Lokal
Share this on:

Sering Murung, Tahu-tahu Romli Tewas Gantung Diri

  • Sering Murung, Tahu-tahu Romli Tewas Gantung Diri
  • Sering Murung, Tahu-tahu Romli Tewas Gantung Diri

Warga Bantarkawung Kabupaten Brebes digegerkan dengan penemuan jazad seorang pria yang ditemukan tewas gantung diri kemarin.

BANTARKAWUNG - Warga Desa Bantarkawung Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes digegerkan dengan penemuan jazad seorang pria yang ditemukan tewas gantung diri di sebuah warung di RT 1 RW 3 Dukuh Pakiringan, kemarin.

Korban diketahui bernama Romli (50), warga setempat, nekat mengakiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali yang dikaitkan pada bagian blandar warung milik Ali Mustofa (36), yang juga warga Dukuh Pakiringan. Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pada malam sebelum kejadian, Ramli meminta izin kepada Ali untuk tidur di dalam warungnya.

Karena sudah saling mengenal, Ali tidak berkeberatan dan meninggalkan Romli untuk tidur di dalam warung. Sementara dirinya tidur di kios penjahit yang masih berdekatan dengan warungnya.

"Karena memang sudah sama-sama kenal dan dianggap biasa saja, bahkan pada malam harinya sempat ngobrol sampai sekitar jam 21.00 WIB," ungkap Dayat (41), warga setempat.

Pagi harinya sekitar pukul 05.00 WIB, Ali berangkat ke Pasar Bumiayu untuk berbelanja kebutuhan warung tempat dia berjualan. Namun sekembalinya dari Bumiayu saat hendak memasukan belanjaan ke dalam warung, Ali dikejutkan dengan ditemukannya Romli yang sudah tergantung di dalam warung miliknya.

"Saat itu dia (pemilik warung) tidak berani masuk, tapi langsung melaporkan ke keluarga Romli yang berada tidak jauh dari warungnya," lanjut Dayat.

Dalam waktu sekejap, warga sudah berkerumun di sekitar warung yang letaknya berada di pinggir jalan utama Bantarkawung-Salem ini. Sebagian warga berinisiatif melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Bantarkawung.

"Mungkin dia mengalami depresi, karena belakangan ini sering murung," imbuh Dayat.

Petugas Kepolisian yang datang bersama tim medis Puskesmas Bantarkawung, segera melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korban. Kapolres Brebes ABP Lutfie Sulistiawan melalui Kapolsek Bantarkawung AKP Wawan Dwi Leksono membenarkan kejadian tersebut. Petugas memintai keterangan dari beberapa warga terkait peristiwa tersebut.

"Kita amankan TKP dan mengumpulkan bukti serta keterangan dari warga sebagai saksi, disamping juga pemeriksaan terhadap kondisi jasad dibantu petugas medis," terang Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas medis dengan disaksikan pihak keluarga dan kepolisian, tidak didapati adanya tanda bekas penganiayaan yang mengarah pada tindak kriminal. "Murni bunuh diri, tandanya cukup jelas dari tubuh korban yakni kondisi lidah menjulur dan juga keluarnya sperma serta kotoran," imbuh Wawan.

Hal itu, lanjut Kapolsek, diperkuat dengan keterangan yang diperoleh dari beberapa saksi jika beberapa hari sebelumnya korban sudah pernah melakukan upaya bunuh diri. Di antaranya dengan menabrakan diri ke mobil yang sedang melintas, bahkan juga upaya meminum racun serangga.

Usai dilakukan pemeriksaan, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di sekitar Dukuh Pakiringan. (pri/zul)

Berita Sebelumnya

DIPA Polres Brebes Naik 23 Persen
DIPA Polres Brebes Naik 23 Persen

Berita Sejenis

Hilang di Selokan, Bocah Tujuh Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Pemali

Hilang di Selokan, Bocah Tujuh Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Pemali

Rifaldo (7) anak Awaludin yang sebelumnya dikabarkan Hanyut saat bermain di selokan dekat rumahnya kemarin akhirnya ditemukan.


Main dengan Kakaknya, Balita Tewas Tenggelam di Irigasi

Main dengan Kakaknya, Balita Tewas Tenggelam di Irigasi

Ditinggal sebentar ibunya mengantarkan uang, seorang balita ditemukan sudah terbujur kaku di saluran irigasi.


Pamit Nyuci, Kakek Tewas di Dasar Sungai

Pamit Nyuci, Kakek Tewas di Dasar Sungai

Upaya relawan gabungan untuk mencari Nuridin (70), warga Desa Jatibogor Suradadi yang dikabarkan hanyut di Sungai Cacaban akhirnya membuahkan hasil.


Pencarian Ibu Muda yang Diduga Bunuh Diri Nyemplung Kali Pemali Dihentikan

Pencarian Ibu Muda yang Diduga Bunuh Diri Nyemplung Kali Pemali Dihentikan

Tim SAR Kabupaten Brebes akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap jazad korban insiden ibu dan anak yang hilang di Sungai Pemali.


Jazad Balita Malang Itu Dikenali dari Kaos Hello Kitty dan Anting-antingnya

Jazad Balita Malang Itu Dikenali dari Kaos Hello Kitty dan Anting-antingnya

Ditemukannya jazad Ayudika Asyira Kamis (9/2), akhirnya sedikit membuka tabir dugaan bunuh diri yang membuat geger warga Brebes.


Anak Balitanya Ditemukan Tewas, Ibu Muda yang Diduga Bunuh Diri Nyemplung Kali Pemali Masih Misterius

Anak Balitanya Ditemukan Tewas, Ibu Muda yang Diduga Bunuh Diri Nyemplung Kali Pemali Masih Misterius

Memasuki hari ke-5 proses pencarian terhadap ibu muda dan anak balitanya yang hilang di Sungai Pemali akhirnya membuahkan hasil.


Dor... Tengah Bermain Senapan Angin, Balita di Brebes Tewas Tertembak

Dor... Tengah Bermain Senapan Angin, Balita di Brebes Tewas Tertembak

Nasib nahas menimpa Mohamad Ega Ardiyansyah (5), warga RT 1 RW 2 Desa Kubangputat Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.


Penggembala Itik di Pemalang Tewas Tersambar Petir

Penggembala Itik di Pemalang Tewas Tersambar Petir

Cuaca ekstrim yang terjadi saat ini harus diwaspadi oleh setiap orang.


Astaghfirullohaladzim, Diduga Bunuh Diri, Ibu dan Anak Balitanya Nyemplung ke Sungai Pemali

Astaghfirullohaladzim, Diduga Bunuh Diri, Ibu dan Anak Balitanya Nyemplung ke Sungai Pemali

Seorang ibu muda dan anak balitanya hilang di Sungai Pemali Kabupaten Brebes, Sabtu (4/2).


Sesak Napas setelah Kebanjiran, Nenek 74 Tahun Tewas

Sesak Napas setelah Kebanjiran, Nenek 74 Tahun Tewas

Banjir di wilayah Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal mengakibatkan seoang nenek meninggal dunia, Rabu (1/2) petang.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!