• Home
  • Berita Lokal
  • Siswa Madrasah Aliyah yang Diduga Hanyut Dua Hari, Ditemukan di Bawah Jembatan

Lokal
Share this on:

Siswa Madrasah Aliyah yang Diduga Hanyut Dua Hari, Ditemukan di Bawah Jembatan

  • Siswa Madrasah Aliyah yang Diduga Hanyut Dua Hari, Ditemukan di Bawah Jembatan
  • Siswa Madrasah Aliyah yang Diduga Hanyut Dua Hari, Ditemukan di Bawah Jembatan

BUMIAYU - Joko Purnomo (16), siswa Kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ma'arif Plompong di Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, yang hilang selama dua hari akhirnya ditemukan.

Saat ditemukan di bawah Jembatan Kali Keruh Bumiayu, Minggu (15/1), kondisinya sangat lemah. Sehingga dia pun terpaksa dievakuasi ke RSUD Bumiayu.

Sebelumnya, Joko diduga terjatuh dari Jembatan Plompong dan terbawa derasnya arus Kali Keruh, Jumat (13/1), sekitar pukul 18.30 WIB. Kecurigaan warga itu, setelah melihat posisi sepeda motor korban, yang tergeletak di atas jembatan Dengan posisi miring.

Warga yang curiga korban terpeleset dan jatuh ke sungai, langsung melakukan pencarian. Warga juga dibantu tim SAR, namun korban tak juga ditemukan.

Tiba-tiba, Minggu (15/1) sekitar pukul 14.00 WIB, anak-anak Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu yang sedang bermain di sungai, dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh manusia. Saat didekati ternyata manusia bercelana panjang hitam dan tak mengenakan pakaian itu masih hidup.

Hanya saja kondisinya sangat lemah dan terdapat luka di sekujur tubuhnya. Oleh warga, korban lalu dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Desa Plompong Fatoni membenarkan korban yang ditemukan di bawah Jembatan Kali Keruh Bumiayu adalah warganya, yang tinggal di Dukuh Gempong RT 7 RW 6.

"Korban belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya masih lemah dan lemas," ungkapnya. (muj/zul)


Berita Sejenis

Kelebihan Umur, Empat Siswa SMP Negeri di Brebes Terancam Dikeluarkan

Kelebihan Umur, Empat Siswa SMP Negeri di Brebes Terancam Dikeluarkan

Empat siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Brebes terancam tidak bisa melanjutkan pendidikannya.


Awas, Ada Cacing Hati di Hewan Kurban

Awas, Ada Cacing Hati di Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi tiba, warga tentu mulai bersiap membeli hewan kurban. Tapi jangan asal beli hewan ya.


Transaksi Sabu, Dua Wanita Muda dan Satu Pria Diringkus di Perumahan Mewah Texin

Transaksi Sabu, Dua Wanita Muda dan Satu Pria Diringkus di Perumahan Mewah Texin

Jual beli sabu di komplek perumahan mewah kawasan Texin diendus Satnarkoba Polres tegal.


Jamaah Haji Kota Tegal Akan Ziarah ke Makam Rasululloh

Jamaah Haji Kota Tegal Akan Ziarah ke Makam Rasululloh

Hingga saat ini jamaah haji asal Kota Tegal yang tergabung di kloter 41 masih berada di Kota Madinah.


Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menegaskan di era teknologi saat ini, banyak peluang yang dapat dimanfaatkan.


Jamaah Haji Kota Tegal Masih di Madinah

Jamaah Haji Kota Tegal Masih di Madinah

Memasuki hari keempat kedatangannya, jamaah haji asal Kota Tegal masih berada di Kota Madinah.


Belum Sebulan, 15 Kasus Kebakaran Sudah Terjadi di Kabupaten Tegal

Belum Sebulan, 15 Kasus Kebakaran Sudah Terjadi di Kabupaten Tegal

Bulan Juli tahun ini, di wilayah Kabupaten Tegal sudah ada 15 kasus kebakaran yang disebabkan oleh faktor kelalaian.


Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Seorang pria tak dikenal ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sisi jalur pantura, tidak jauh dari akses pintu Tol Gandulan Kecamatan Taman, Pemalang.


Liga 3 PSSI Jateng Sudah Berjalan, Bantuan Pemkab Tegal Masih Nol

Liga 3 PSSI Jateng Sudah Berjalan, Bantuan Pemkab Tegal Masih Nol

Kendati sudah dua kali laga lanjutan Liga 3 PSSI Jawa Tengah, Persatuan Sepakbola Kabupaten Tegal (Persekat) selalu menang.


Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

Penyebab robohnya pagar pembatas yang menyebabkan meninggalnya Wasmun, ketua Gapoktan Sumurpanggang Kecamatan Margadana akhirnya diketahui.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!