Lokal
Share this on:

Soal KTP-El, Warga Diminta Tidak Panik

  • Soal KTP-El, Warga Diminta Tidak Panik
  • Soal KTP-El, Warga Diminta Tidak Panik

SLAWI - Bagi warga Kabupaten Tegal diminta tidak panik tentang masa berlakunya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Sebab, KTP-el berlaku untuk seumur hidup. Hal itu mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 Pasal 64 ayat (7) huruf a yang mengamanatkan bahwa KTP-el untuk warga negara Indonesia masa berlakunya seumur hidup.

?Jadi, kalau ada warga yang memiliki KTP-el dan masa berlakunya sudah habis, itu masih bisa digunakan. Masyarakat jangan panik, karena itu dilindungi undang-undang,? kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Tegal Retno Suprobowati kemarin.

Retno menjelaskan, pada pasal 101 huruf c UU Nomor 24 Tahun 2013 diamanatkan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum UU itu terbit, tetap berlaku seumur hidup. Dengan begitu, KTP-el yang diterbitkan sejak 2011 lalu tetap berlaku seumur hidup.

?Warga tidak usah memperpanjang, walaupun masa berlakunya sudah habis,? terangnya.

Retno tak menampik, sejauh ini banyak warga yang masih bingung tentang aturan tersebut. Tidak sedikit warga yang datang ke kantornya untuk memperpanjang masa berlaku KTP-el.

Namun, setelah dirinya memberikan pemahaman, warga baru tahu jika KTP-el berlaku untuk seumur hidup.

?Sampai sekarang blangko KTP-el memang masih kosong. Jadi untuk sementara, warga menggunakan surat keterangan (suket) untuk administrasi kependudukannya,? ujarnya.

Meski blangko kosong, tapi kantor disdukcapil tidak pernah sepi. Warga tetap membanjiri kantor yang berada di samping Rumah Dinas Wakil Bupati Tegal itu.

Menurut Retno, untuk pelayanan akta kelahiran, setiap hari mencapai 150 orang. Sedangkan kartu keluarga (KK), sedikitnya 500 orang. Sementara untuk perekaman data KTP-el, hanya 100 orang setiap harinya.

?Semuanya menggunakan tanda tangan basah. Jadi, setiap hari saya harus menandatangani ratusan berkas pemohon,? pungkasnya. (yer/fat/muj)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Hati-hati, Jalur Margasari Macet
Hati-hati, Jalur Margasari Macet

Berita Sejenis

Uang Bulanan Macet, 29 Atlet Kota Tegal Hengkang

Uang Bulanan Macet, 29 Atlet Kota Tegal Hengkang

29 atlet menarik diri atau mundur dari Koni Kota Tegal. Para atlet mengaku tidak mendapatkan uang pembinaan dalam setahun terakhir.


Menanggis, Warga Ogah Pindah dari Atas Saluran

Menanggis, Warga Ogah Pindah dari Atas Saluran

Menanggapi rencana penertiban bangunan liar, sejumlah warga yang memiliki bangunan berharap ada kebijakan khusus.


Penyaluran Sudah Selesai, Brebes Masih Nunggak Pembayaran Raskin

Penyaluran Sudah Selesai, Brebes Masih Nunggak Pembayaran Raskin

Bulog Sub Divisi Regional (Divre) VI Pekalongan sudah menyelesaikan penyaluran beras untuk warga miskin 2017 di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.


Suspect Difteri Dirawat Terpisah di RSUD Kardinah

Suspect Difteri Dirawat Terpisah di RSUD Kardinah

Akibat terindikasi difteri, Aska Kiano Raqilla, warga Kelurahan Margadana Kota Tegal harus dirawat intensif di RSUD Kardinah.


Kepergok Nyuri Helm, ABG Ini Lari Tinggalkan Motor Matiknya

Kepergok Nyuri Helm, ABG Ini Lari Tinggalkan Motor Matiknya

Budi Santoso (31), warga Desa Kaligayam Kecamatan Talang Kabupaten Tegal bonyok dihajar warga, setelah kepergok mencuri sebuah helm.


Jangan Panik, Begini Cara Tangkal Wabah Difteri

Jangan Panik, Begini Cara Tangkal Wabah Difteri

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal memastikan bahwa hingga kini belum ditemukan kasus difteri di wilayahnya.


Demi Kepuasan, Pemuda Ini Cabuli 7 Anak setelah Dirayu dan Dikasih Duit

Demi Kepuasan, Pemuda Ini Cabuli 7 Anak setelah Dirayu dan Dikasih Duit

Satreskrim Polres Tegal membekuk Sugiman, warga Desa Balapulang Wetan Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, karena melakukan pencabulan.


Dorong Warga Hingga Tersiram Aspal Panas, Suami Kades Jadi Tersangka

Dorong Warga Hingga Tersiram Aspal Panas, Suami Kades Jadi Tersangka

Polisi menetapkan Imam Rojai (54), suami Kades Desa Dukuhtengah yang mendorong Nasori hingga tersiram aspal panas sebagai tersangka.


Bayi yang Ditemukan di Musala dengan Mulut Dilakban Membaik

Bayi yang Ditemukan di Musala dengan Mulut Dilakban Membaik

Bayi malang yang ditemukan warga di depan Musala Baitul Hikmah RT 5 RW 1 Desa Kajenengan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal akan diadopsi.


Amankan Gereja, Polres Slawi Siagakan 280 Personel

Amankan Gereja, Polres Slawi Siagakan 280 Personel

Menghadapi libur mudik panjang Natal dan Tahun Baru dipastikan lintasan tol transjawa yang berada di wilayah hukum Polres Tegal tidak difungsikan.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!