Lokal
Share this on:

Tak Pakai Helm dan Bawa SIM, Pengendara Motor Diajak Berdoa

  • Tak Pakai Helm dan Bawa SIM, Pengendara Motor Diajak Berdoa
  • Tak Pakai Helm dan Bawa SIM, Pengendara Motor Diajak Berdoa
  • Tak Pakai Helm dan Bawa SIM, Pengendara Motor Diajak Berdoa
  • Tak Pakai Helm dan Bawa SIM, Pengendara Motor Diajak Berdoa

TEGAL - Tindakan yang dilakukan salah seorang personel Satlantas Polres Tegal Kota ini patut diacungi jempol. Saat mengamankan lalu lintas pagi kemarin, dia tak hanya menilang pengguna sepeda motor yang tak menggunakan helm dan membawa SIM C.

Namun, petugas itu juga menasehati dan mengajak pengendara pelanggar itu berdoa. Cara inipun kontan mengundang apresiasi berbagai kalangan dan ditanggapi positif masyarakat pengguna jalan di Kota Tegal.

Sebagian warga menganggapnya sangat bagus untuk mendidik masyarakat, supaya tertib berlalu lintas. Apalagi edukasi semacam itu dianggap langka, karena kebanyakan polisi hanya menilang pengendara yang melanggar.

Adalah Brigadir H Partogi Hutapea. Polisi yang sehari-hari bertugas di Unit STNK Kantor Samsat itu, seperti biasanya bertugas mengatur arus lalu lintas di Jl Veteran. Saat itulah, dia melihat pengendara sepeda motor Yamaha Mio GT warna merah maron G 4908 EN, Danu Prasetyo (18), melintas.

?Pengendara sepeda motor tak memakai helm dan kaca spion yang terpasang cuma satu. Kemudian saya hentikan,? ucap Brigadir Partogi Hutapea.

Saat ditanyakan SIM C dan STNK, ternyata Danu yang mengaku tinggal di wilayah Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur,Kota Tegal itu belum memiliki SIM C dan tak membawa STNK. Karena tak membawa surat-surat penting itu, Brigadir Partogi mengatakan, sepeda motor tersebut terpaksa diamankan.

Pengendaranya pun ditindak langsung alias diberi surat bukti pelanggaran (tilang). Danu pun pasrah. Mungkin karena kesalahannya banyak diketahui polisi yang menilangnya. Dia berprasangka akan kena damprat habis-habisan oleh aparat tersebut.

Tapi syak wasangka itu langsung sirna saat ?Bang Partogi?, sapaan akrab personel Polantas tersebut menepuk lembut punggung Danu lalu menasihati agar tak mengulangi perbuatannya. Danu pun siap menerima kesalahan yang dilakukan dan bersedia ditilang. Apalagi sampai kendaraannya diamankan di kantor polisi.

Pemandangan selanjutnya, dialog akrab antara pelanggar lalu lintas yang masih berusia remaja dan polisi itu terlihat cukup gayeng dan penuh keakraban. Sampai-sampai sang pelanggarnya berterus terang ingin cepat dapat pekerjaan dan dapat uang agar bisa membayar pembuatan SIM C. Melihat ketulusan dan keterusterangan sang pelanggar, Brigadir Partogi tersenyum.

Dia kemudian mengajak sang pelanggar lalu lintas yang ditilang untuk berdoa bersama. ?Ya, saya doakan keluarganya agar mendapat berkah. Yang melanggar juga tidak mengulangi perbuatannya dan selamat sampai tujuan saat berkendaraan serta semoga lekas cepat dapat pekerjaan,? ucap Partogi. Sejumlah rekan-rekannya yang bertugas di Jl Veteran dan melihat adegan tersebut ada yang tertawa terkekeh-kekeh.

Beberapa lainnya hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala. Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Sri Ningsih Iriani pun menilai positif cara yang diterapkan oleh salah seorang anak buahnya itu. Apalagi yang dihadapi adalah anak muda yang kerap seenaknya dalam berkendara.

?Ya, ya ini positif dan kreatif dalam menangani pelanggar lalu lintas.

Ini layak dicontoh personel yang lain,? tutur dia.

Bang Partogi pun mengungkapkan, sebenarnya tidak semua pelanggar lalu lintas yang ditemui diajak berdoa bersama. Dia tetap pilih-pilih. Jika masih berusia remaja, dia selain akan tetap menilang, juga menasihati dan mengajak berdoa bersama. (SM/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ingin Tahu Status Kepemilikan Mobil atau Motor Anda? Unduh Saja Aplikasi PIBEN

Ingin Tahu Status Kepemilikan Mobil atau Motor Anda? Unduh Saja Aplikasi PIBEN

Mencari informasi seputar BPKB kini tak perlu repot-repot. Cukup unduh aplikasi Penelusuran Informasi BPKB Online (PIBEN) melalui andorid.


Begini Prosesi Pelarungan Ancak Kepala Kerbau ke Tengah Waduk Cacaban

Begini Prosesi Pelarungan Ancak Kepala Kerbau ke Tengah Waduk Cacaban

Pengelola dan warga yang tinggal di sekitar Waduk Cacaban Kabupaten Tegal menggelar sedekah bumi, Kamis (19/10).


Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Sebanyak 5.000 santri dari sejumlah ponpes di Kabupaten Brebes akan menggelar upacara bendera bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).


Tegal Hadiningrat Bagus untuk Warga Kabupaten Tegal

Tegal Hadiningrat Bagus untuk Warga Kabupaten Tegal

Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdaus Assyairozi saat ditanya soal slogan Hadiningrat, pihaknya mengaku sangat setuju dan mendukungnya.


Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Ratusan pencari kerja berebut sejumlah posisi yang ditawarkan sejumlah perusahaan dalam kegiatan Job fair dan Pameran Pendidikan, kemarin.


Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Satpol PP Kabupaten Tegal akan menggencarkan razia izin usaha di sejumlah wilayah. Ditengarai masih banyak pelaku usaha yang tak mengantongi izin.


Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Sebagai abdi negara, sudah sepatutnya PNS bekerja melayani kepentingan masyarakat.


Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur flyover Kretekm Kecamatan Paguyangan.


Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Warga desa yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tidak punya hak pilih untuk melakukan pencoblosan.


Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Warga dari dalam dan luar Kecamatan Kramat yang namanya dicatut untuk mencairkan pinjaman pada PNPM UPK Kramat mengaku kecewa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!