Lokal
Share this on:

Talut Sungai di Ciseureuh Jebol

  • Talut Sungai di Ciseureuh Jebol
  • Talut Sungai di Ciseureuh Jebol

Baru selesai dibangun beberapa bulan yang lalu, sayap talut jembatan di Desa Cisereuh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes jebol.

BREBES - Baru selesai dibangun beberapa bulan yang lalu, sayap talut jembatan di Desa Cisereuh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes jebol. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan, lantaran sayap talut yang jebol berdekatan dengan jembatan penghubung dari desa satu ke desa yang lain.

Camat Ketanggungan La Ode Vindar Aris Nugroho mengungkapkan, jebolnya tanggul terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, kondisi tanggul langsung jebol akibat tidak kuat menahan derasnya aliran sungai selama musim hujan kemarin.

"Dari laporan yang saya terima, kejadian longsornya sayap habis Isya'an mas," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon gengamnya.

La Ode menilai, jebolnya sayap talut tersebut jika tidak segera diperbaiki akan berdampak pada yang lain. Pasalnya, lokasi yang berdekatan dengan jembatan dikhawatirkan akan berdampak pada keberadaan jembatan yang berada tak jauh dari lokasi robohnya talut.

Sebab, jembatan tersebut merupakan satu-satunya penghubung antara desa lain yang ada di sekitarnya. "Harapannya sih bisa segera diperbaiki, soalnya akan berdampak pada orang banyak jika sampai mengenai jembatan," terangnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan ada beberapa titik lain di Kecamatan Ketanggungan yang jebol akibat terkikis selama musim hujan kemarin. Salah satunya yakni jembatan di Dukuh Bantarsari, Desa Cikeusal Kidul yang jebol 15 Februari lalu dengan Jembatan Narogrog, Pedukuhan Gogol-Jalawastu yang juga jebol dalam waktu bersamaan.

"Tahun lalu juga ada Jembatan Dukuh Gintung di Desa Dukuhtengah yang jebol akibat tergerus air. Jadi totalnya ada empat tempat yang jebol," terangnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Eko Andalas mengatakan, jebolnya sayap talut merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat. Pasalnya, kata dia, sayap talut itu baru selesai beberapa bulan yang lalu.

"Kalau tidak salah ini masih dalam tahap pemeliharaan jadi masih kewenangan pemborong dan DPU Kabupaten Brebes," ungkapnya.

Di lain tempat, Direktur Fajar Utama Karya (Faka) Slamet Riyadi yang juga selaku rekanan mengklaim ambruknya sebagian sayap talut di Desa Ciseureh bukan karena kualitas. Melainkan, ada proses pengerjaan lain, yakni proses pemadatan di pinggir talut untuk akses jalan masyarakat sekitar.

"Kalau pengerjaan memang sudah selesai dan jebolnya sayap talut juga bukan lantaran kualitas pembuatan tapi ada pemadaatan di pinggir talut," jelasnya.

Slamet mengaku, dalam proses pemadatan tersebut kondisi sayap talut diperkirakan masih basah. Diduga juga, kata dia, petugas pemadatan yang kurang hati-hati dalam proses pekerjaan menjadi salah satu faktor utamanya.

"Tapi tetap kita akan bertanggungjawab atas kejadian ini," pungkasnya. (ded/har/zul)


Berita Sejenis

Belum Berizin, Warga Protes Keberadaan Alat Berat

Belum Berizin, Warga Protes Keberadaan Alat Berat

Sepanjang aliran Sungai Comal banyak dimanfaatkan warga untuk menggali batu dan pasir untuk dijadikan sumber mata pencaharian.


Pamit ke Sungai, Eh... Malah Nekat Kendat

Pamit ke Sungai, Eh... Malah Nekat Kendat

Warga Desa Ragatunjung Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes dikejutkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh Sutoyo (36).


Mayat Tanpa Busana Ditemukan Penambang Pasir di Sungai Kaligung

Mayat Tanpa Busana Ditemukan Penambang Pasir di Sungai Kaligung

Sesosok mayat misterius tanpa busana ditemukan di area Sungai Kaligung Desa Lebaksiu Kidul Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Minggu (26/3).


Sugiyanto: Dua Minggu Jembatan Blanak Tak Selesai, Cari Saya

Sugiyanto: Dua Minggu Jembatan Blanak Tak Selesai, Cari Saya

Belum rampungnya pengerjaan jembatan sungai Si Belis di Jalan Blanak Kelurahan Tegalsari Kota Tegal terus dikeluhkan warga sekitar.


Duh... Tiga Sungai di Kota Tegal Tercemar Bakteri Berbahaya

Duh... Tiga Sungai di Kota Tegal Tercemar Bakteri Berbahaya

Air tawar sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan manusia. Tanggal 22 Maret setiap tahun diperingati sebagai Hari Air Sedunia.


Hendak ke Sawah, Petani Temukan Mayat Misterius

Hendak ke Sawah, Petani Temukan Mayat Misterius

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di tepi Sungai Cigunung ukuh Jetak Desa Sindangwangi Bantarkawung Brebes.


Rawan Jebol, Tanggul Kritis Sungai Pemali Mulai Dibronjong

Rawan Jebol, Tanggul Kritis Sungai Pemali Mulai Dibronjong

Tanggul Sungai Pemali di Desa Tengki, Kecamatan Brebes akhirnya segera ditangani karena kondisinya paling kritis.


Seberangi Sungai dengan Gedebog Pisang, Kakek Hanyut di Sungai Pemali

Seberangi Sungai dengan Gedebog Pisang, Kakek Hanyut di Sungai Pemali

Seorang pria lanjut usia dilaporkan hanyut di Sungai Pemali di Desa Poncol Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.


Diterjang Saluran, Dinding Rumah yang Ditempati Dua Keluarga Jebol

Diterjang Saluran, Dinding Rumah yang Ditempati Dua Keluarga Jebol

Rumah yang dihuni dua keluarga di Dukuh Carus Gorang RT 1 RW 5 Desa Sumbaga Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal rusak parah.


Banjir Brebes, 5.200 Orang Masih Mengungsi

Banjir Brebes, 5.200 Orang Masih Mengungsi

Jumlah pengungsi di hari kedua pasca banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Pemali di Desa Terlangu Kabupaten Brebes, berangsur berkurang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!