• Home
  • Berita Lokal
  • Tarik Biaya Prona Rp1-7 Juta, Dua Kades di Brebes Tunggu Palu Tipikor

Lokal
Share this on:

Tarik Biaya Prona Rp1-7 Juta, Dua Kades di Brebes Tunggu Palu Tipikor

  • Tarik Biaya Prona Rp1-7 Juta, Dua Kades di Brebes Tunggu Palu Tipikor
  • Tarik Biaya Prona Rp1-7 Juta, Dua Kades di Brebes Tunggu Palu Tipikor

BREBES - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) program operasi nasional agraria (prona) yang dilakukan Kepala Desa Pakijangan Sri Retno Widyawati dan Kepala Desa Larangan Subandi terus berlanjut. Dari informasi yang dihimpun, pemohon Porna di dua desa tersebut ditarik Rp1-7 juta.

Minggu ini, kedua kades yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes rencananya akan diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Brebes Pendi Sijabat mengatakan kedua kades itu saat ini sudah dititipkan di ruang karantina Lapas Kelas IIB Brebes terhitung sejak 6 Juli lalu dengan nomor surat B.663/0.3.30.4/FT.1/07/2017.

?Kedua kades tersebut selama menunggu persidangan di Tipikor Semarang akan kita titipkan di Lapas Kelas IIB selama 20 hari,? ungkapnya saat ditemui usai mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkari ke 71 di Alun-alun Brebes, kemarin.

Dia mengatakan untuk perkara Kades Larangan tercantum dalam berkas bernomor BP/14/11/ 2017/ Reskrim dan Kades Pakijangan BP/ 21/ III/ 2017/ Reskrim. Di Desa Pakijangan, lanjut dia, diketahui dalam prona itu sedikitnya ada 275 peserta dalam program yang diberikan pemerintah pusat itu.

Setiap pemohonnya, lanjut Pendi, sesuai data di lapangan, Kades Pakijangan menarik uang Rp1 juta untuk berkas persyaratan yang dinyatakan lengkap. Sementara pemohon yang belum lengkap, pihak desa meminta uang antara Rp1,5-2 juta.

Berbeda dengan Desa Pakijangan, di Desa Larangan, jumlah warga yang mengajukan Prona sekitar 280 orang. Mereka dimintai uang antara Rp1-7 juta. ?Dari jumlah peserta prona yang ada di dua desa tersebut sebagian sudah ada yang membayar dan sebagian juga ada yang belum membayarnya,? tuturnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Brebes Suprapto mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (kejari) Brebes dalam penahanan kedua kades tersebut. Meski sudah berkoordinasi, pihaknya juga merasa kaget atas informasi penahanan kedua kades itu.

?Iya saya tadi baru dari Kejari terkait kasus ini (prona, Red.). Namun untuk lebih lanjutnya kita masih mendalaminya,? ujarnya.

Meski demikian, dalam kasus itu pihaknya akan memberikan bantuan hukum kepada kedua kades tersebut. Kendati akan memberikan bantuan hukum, pihaknya mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya ke pihak yang berwenang.

?Insya Allah kita akan memberikan bantuan hukum untuk mereka (kedua kades), ini tidak lain untuk meringankan beban hukum mereka,? tuturnya. (ded/fat/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Sebanyak 2.577 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) diterjunkan untuk memutakhir data pemilih pemilihan bupati (pilbup) Tegal mulai Sabtu (20/1) besok.


Izin Melaut Cantrang, Tunggu SE Menteri KKP Diteken

Izin Melaut Cantrang, Tunggu SE Menteri KKP Diteken

Hingga saat ini Kantor Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) belum bisa mengeluarkan izin bagi kapal cantrang.


Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Puluhan warga Desa Lembarawa Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes menggeruduk proyek jalan tol Pejagan-Pemalang yang melintasi desa setempat, Jumat (19/1).


Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal memberi kesempatan dua paslon bupati-wakil bupati yang dokumen persyaratannya belum lengkap untuk melakukan perbaikan.


Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dua aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat dalam politik akhirnya diklarifikasi oleh Panitia Panwaslu Kabupaten Tegal, kemarin.


Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Meski kembali diperbolehkan untuk melaut, namun nelayan cantrang di Kota Tegal mangaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.


Berduaan di Kos, Dua Pasangan Mesum Dikeler

Berduaan di Kos, Dua Pasangan Mesum Dikeler

Lantaran kedapatan tengah berduaan dalam kamar kos-kosan, tiga pasangan tak sah diamankan personel Satpol PP Kota Tegal, Kamis (18/1).


Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Dua nelayan yang tenggelam di Perairan Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, ditemukan tak bernyawa di Perairan Demak, Jawa Tengah.


Selain Diganti Namanya, Karang Birahi Akan Berstandar Nasional

Selain Diganti Namanya, Karang Birahi Akan Berstandar Nasional

Selain akan mengganti namanya, Pemkab Brebes akan kembali melanjutkan renovasi Stadion Karang Birahi yang sudah menelan anggaran Rp10 miliar.


Giliran, Guru di Brebes Borong Bawang dari Petani

Giliran, Guru di Brebes Borong Bawang dari Petani

Tidak hanya PNS di lingkungan Pemkab Brebes, anggota kepolisan, TNI, dan PNS di lingkungan kecamatan, ikut andil membeli bawang merah dari petani.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!