• Home
  • Berita Lokal
  • Tekan Inflasi di Ibukota, Pemprov DKI Jakarta Borong Bawang Brebes

Lokal
Share this on:

Tekan Inflasi di Ibukota, Pemprov DKI Jakarta Borong Bawang Brebes

  • Tekan Inflasi di Ibukota, Pemprov DKI Jakarta Borong Bawang Brebes
  • Tekan Inflasi di Ibukota, Pemprov DKI Jakarta Borong Bawang Brebes

Pasokan bawang merah yang kerap langka di pasaran Jakarta kerap memicu terjadinya inflasi.

BREBES - Pasokan bawang merah yang kerap langka di pasaran Jakarta kerap memicu terjadinya inflasi, tak ingin itu sering terjadi Pemprov DKI Jakarta bakal jemput bola untuk mencukupi kebutuhan produk holtikuktura tersebut.

"Kedepan kami akan langsung beli ke petani bawang dan cabai di Brebes untuk mencukupi kebutuhan pasar agar bisa menekan inflasi," ucap Wakil Ketua TPID DKI Jakarta Doni P. Joewono usai menggelar pertemuan dengan Bupati Brebes dan jajaranya di Pendopo Bupati, kemarin.

Dia mengungkapkan, saat ini Jakarta sangat membutuhkan semua pasokan bahan pertanian, termasuk bawang merah dan cabai. Kurangnya pasokan membuat tingkat inflasi daerah naik dan berpengaruh pada sektor lain.

"Kebutuhan bawang merah dan cabai di Jakarta satu hari saja antara 80-90 ton. Harapanya agar dengan penjajagan seperti ini bisa memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan dua komoditas itu," jelasnya.

Dia yang datang bersama rombongan unsur Pemprov DKI Jakarta beserta DPRD dan PD Pasar Jaya, serta TPID DKI Jakarta untuk memastikan kesiapan dari kebijakan jemput bola tersebut. Jika Jakarta bisa beli bawang dan cabai langsung ke petani, diyakini juga akan membantu menjaga stabilitas harga di tingkat petani, sekaligus untuk menyelamatkan harga saat panen raya.

"Soal harga disesuaikan dengan ketentuan yang nantinya dan akan ditetapkan. Tapi yang pasti tidak akan sampai merugikan petani sekalipun saat masa panen raya. Misalnya ketika harga bawang di Brebes, supaya tidak turun ya dibeli," ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya juga sudah menyiapkan gudang penyimpanan bawang merah dengan kapasitas yang cukup besar. Nantinya, juga dilengkapi dua unit mesin penyimpanan canggih dengan total kapasitas per mesin dapat menyimpan hingga 20 ton.

"Gudang besar sedang dibangun untuk menyimpan bawang merah dan cabai yang bisa tahan selama enam bulan. Yang nantinya (bahan) diambil ketika masa paceklik sehingga ketika dikeluarkan bisa untuk stablisasi harga di Jakarta, bisa memotong rantai tengkulak,” tegas dia.

Bupati Brebes Idza Priyanti menyatakan kesiapannya untuk memenuhi permintaan dari Pemprov DKI Jakarta itu. Brebes merupakan penghasil komoditas bawang merah terbesar di Jawa Tengah dan penyuplai 40 persen kebutuhan nasional.

Jumlah produksi bawang merah di sini, terang Isda, mencapai 350 ribu ton per tahun. "Kami membuka tangan lebar rencana kerjasama ini karena bisa saling menguntungkan Brebes dan Jakarta, soal stok kami optimis bisa memenuhinya," ujarnya. (ism/har/zul)

Berita Sebelumnya

Talut Sungai di Ciseureuh Jebol
Talut Sungai di Ciseureuh Jebol

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Anggaran untuk Bayar Utang, 10 Paket Senilai Rp29 Miliar Gagal Lelang

Anggaran untuk Bayar Utang, 10 Paket Senilai Rp29 Miliar Gagal Lelang

10 rencana proyek kegiatan pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan Kabupaten Brebes dipastikan urung direalisasikan.


Siang-siang Ngamar di Hotel, Tujuh Pasangan Mesum Dirazia, Ada PNS-nya

Siang-siang Ngamar di Hotel, Tujuh Pasangan Mesum Dirazia, Ada PNS-nya

Tujuh pasangan bukan suami istri kepergok ngamar di siang bolong saat Satpol PP Labupaten Brebes menggelar operasi pekat, kemarin.


Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan menjelang datangnya bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih cukup stabil.


2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Brebes kembali mengadakan job fair pada 21-22 April di Aula Universitas Muhadi Setiabudi (Umus).


Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan akan menindak tegas jika ada anggota Polri di Polres Brebes yang terbukti berani "bermain-main".


Salat Subuh Berjamaah, Warga Tegal Doakan Keselamatan NKRI

Salat Subuh Berjamaah, Warga Tegal Doakan Keselamatan NKRI

Menyikapi pelaksanaan Pilkada DKI yang berlangsung, Rabu (19/4) hari ini, ribuan umat muslim menggelar sholat subuh dan istihotsah bersama.


Pengacara ZF: Kliennya Pria Normal, Bukan LGBT

Pengacara ZF: Kliennya Pria Normal, Bukan LGBT

Pengaduan Ririn Apriyanti terhadap Anggota DPRD Brebes, ZF ke Badan Kehormatan DPRD dinilai tidak berdasar.


Terkendala Cuaca, Tol Brebes-Pemalang Dikebut Tiga Shift

Terkendala Cuaca, Tol Brebes-Pemalang Dikebut Tiga Shift

Proyek jalan tol Trans Jawa seksi III dan IV ruas Brebes-Pemalang yang melintas di Kabupaten Tegal hingga kini masih berlangsung.


Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

Anggota FPKB DPRD Kabuptane Brebes Mustolah memperkirakan wilayah Bumiayu dan sekitarnya masih akan diwarnai kemacetan saat arus mudik.


Cegah Penyusup Gagalkan Pilkada DKI, Polisi Sekat Pantura

Cegah Penyusup Gagalkan Pilkada DKI, Polisi Sekat Pantura

Pelaksanaan pencoblosan Pilkada DKI berpotensi disusupi oknum tak bertanggung jawab dari berbagai daerah termasuk wilayah Jawa Tengah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!