Lokal
Share this on:

Terminal Dikelola Pusat, 10 Pegawai Ditarik dan 12 Dilepas

  • Terminal Dikelola Pusat, 10 Pegawai Ditarik dan 12 Dilepas
  • Terminal Dikelola Pusat, 10 Pegawai Ditarik dan 12 Dilepas

TEGAL - Meski belum ada kejelasan resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Kota Tegal menegaskan sudah menarik 10 personel dan melepas 12 personel lainnya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil per Maret 2017.

Bahkan, dalam keputusan pelimpahan status personel terminal juga meliputi 30 tenaga honorer yang hingga kini masih menjadi tanggungan Pemerintah Kota Tegal sampai ada keputusan resmi dari pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Tegal Johardi mengungkapkan, dari jumlah total semula 52 personel dengan komposisi 22 PNS dan 30 tenaga honorer per Maret 2017 pihaknya menyatakan sudah menarik 10 PNS untuk menambah formasi pegawai di lingkungan Pemkot Tegal.

Sedangkan, untuk teknis tugas dan fungsi pengelolaan terminal pihaknya mengaku sudah tidak berpartisipasi mengingat kebijakan terpusat langsung ke Dirjen Perhubungan Darat khususnya pelimpahan kewenangan terminal tipe A.

"Yang jelas, nasib 42 personel terminal sudah kami siapkan untuk pelimpahan ke pusat," jelasnya.

Terkait kelanjutan nasib dan gaji, kata Johardi, ke-42 personel terminal hingga saat ini masih menjadi tanggung jawab daerah karena belum ada kejelasan resmi dalam proses pelimpahan kewenangan pengelolaan terminal.

Menurutnya, meski belum ada kejelasan pihaknya mengaku sudah menyerahkan sepenuhnya proses P3D Terminal Tipe A sejak 2015 lalu namun hingga kini masih menunggu pengalihan untuk penanggung jawab nasib personel terminal.

"Untuk sementara, gaji personel terminal masih ditanggung Pemkot Tegal sampai ada keputusan resmi," imbuhnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

UNBK Tambah Beban Sekolah
UNBK Tambah Beban Sekolah

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pejabat Pemkab Tegal Minta Beras Maknyuss Digudangkan

Pejabat Pemkab Tegal Minta Beras Maknyuss Digudangkan

Terkait beredarnya beras merek Maknyuss Dinas Perindustirian Koperasi UKM Kabupaten Tegal melakukan pantauan di sejumlah swalayan dan distributor.


Selisih Batas Narik, Dua Paguyuban Ojek Nyaris Bentrok

Selisih Batas Narik, Dua Paguyuban Ojek Nyaris Bentrok

Dua paguyubanb atau kelompk ojek, uakni Jakra Barokah Kelurahan Mulyoharjo dan Ojek Bringin Muda Kelurahan Pelutan di Kabupaten Pemalang nyaris bentrok.


16 Pasis Seskoad Teliti Kondisi Tegal

16 Pasis Seskoad Teliti Kondisi Tegal

16 perwira siswa (pasis) dan tiga pendamping Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melakukan penelitian di wilayah Kodim 0712/Tegal.


Persempit Ruang Gerak Penjahat, Polisi Gelar Operasi Jaran Candi

Persempit Ruang Gerak Penjahat, Polisi Gelar Operasi Jaran Candi

Gelar Operasi Sikat Jaran Candi 2017 yang terfokus memberanggus kejahatan jalanan baik curas, curat, dan curanmor bakal digulirkan.


Diduga Belum Kantongi HO, Pembangunan Pom Bensin Didemo

Diduga Belum Kantongi HO, Pembangunan Pom Bensin Didemo

Sejumlah massa melakukan konvoi dan unjuk rasa terkait pembagunan SPBU di Jl Raya Belik-Randudongkal Pemalang.


Terlibat HTI, PNS dan Pamong Harus Mundur

Terlibat HTI, PNS dan Pamong Harus Mundur

Pancasila merupakan ideologi negara yang sudah final dan tidak bisa diubah.


Setahun, Jumlah Janda di Brebes Ada 4.108 Orang

Setahun, Jumlah Janda di Brebes Ada 4.108 Orang

Luas wilayah dan kepadatan penduduk di Kabupaten Brebes rupanya berbanding lurus dengan berbagai problematika kehidupan warganya.


Puluhan Sopir Angkutan Kota Mogok

Puluhan Sopir Angkutan Kota Mogok

Masuknya Gojek di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal membuat gerah sopir angkutan kota dan tukang ojek tradisional.


Sudah Minta Maaf, Kasus Komentar Anggota DPRD di Facebook Berlanjut

Sudah Minta Maaf, Kasus Komentar Anggota DPRD di Facebook Berlanjut

Permintaan dan pernyataan maaf oleh Rofii Ali atas dugaan kasus pencemaran dan fitnah terhadap ormas Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal sudah dilakukan.


Mediasi Organda dan Gojek Belum Ada Titik Temu

Mediasi Organda dan Gojek Belum Ada Titik Temu

Protes Organisasi Angkutan Darat (Organda) dengan angkutan berbasis aplikasi online Gojek, dimediasi oleh Kepolisian, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!