Lokal
Share this on:

Terobos Penjagaan Satpol PP, Massa Duduki Balaikota Tegal

  • Terobos Penjagaan Satpol PP, Massa Duduki Balaikota Tegal
  • Terobos Penjagaan Satpol PP, Massa Duduki Balaikota Tegal

TEGAL - Usai menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD, massa dari sejumlah elemen bersama pimpinan dan anggota Dewan melakukan long march menuju Balaikota Tegal. Setibanya di Jl. Ki Gede Sebayu, Satpol PP melarang mereka masuk ke dalam komplek Pemkot Tegal dengan menutup pintu gerbang utama menuju balikota.

Meski telah melalui mediasi yang berjalan alot, pintu gerbang yang merupakan akses utama menuju Pendapa Ki Gede Sebayu tak kunjung dibuka. Tak ayal, kondisi tersebut sempat memancing amarah peserta aksi.

Sebagian pendemo ada yang nekat memanjat pintu gerbang dan nyaris ricuh. Beruntung, kedua belah pihak mampu menahan diri, sehingga kericuhan dapat dihindarkan.

Sementara berlangsung mediasi antara pimpinan DPRD dengan Kepala Satuan Polisi PP Y. Yusmana berlangsung, sebagian mahasiswa berhasil masuk ke dalam area balaikota. Usai pimpinan Dewan keluar dari Gedung Satpol PP, mereka pun lantas menuju pendapa untuk menggelar orasi.

Di sana mereka ditemui Wakil Walikota HM. Nursholeh, Ketua DPRD, dan sejumlah anggota Dewan. Saat menemui massa Wakil Walikota menegaskan pihaknya mendukung penuh aksi yang dilakukan mahasiswa dalam memperjuangkan nasib Akper Pemkot Tegal.

?Namun, kami minta mahasiswa untuk tetap tenang dalam menjalankan aksinya,? pintanya.

Anggota DPRD Sisdiono Ahmad mengatakan jajaran Dewan mendukung sepenuhnya untuk merger demikian juga Wakil Walikota. Karenanya, DPRD akan mengambil mekanisme sebagai anggota DPRD.

?Wali kota meminta RDP dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2017 mendatang. Jadi percayakan kepada kami. Kami akan lakukan yang terbaik untuk Akper,? tandasnya.

Ketua DPRD Kota Tegal H. Edy Suripno SH MH mengatakan pihaknya mendengar dan melihat keinginan mahasiswa dalam memperjuangkan Akper dan pendidikan. Karenanya, dewan mengajak agar semua pihak bersama-sama berjuang untuk persoalan akper tersebut.

?Kita tunggu untuk RDP mendatang, jika memang tidak ada titik temu atau belum ada keputusan, maka kami akan menggunakan hak sebagai anggota DPRD,? jelasnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Mahasiswa Akper Pemkot Tegal Sri Fajar Anggraeni menegaskan mahasiswa sangat kecewa terkait belum jelasnya nasib akper hingga hari ini. Karenanya, pihaknya akan terus mengawal RDP, Jumat (24/3) mendatang.

?Kita juga akan terus menggelar aksi semacam ini sehingga sudah ada kejelasan nasib kami,? ungkapnya. (muj/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ada Tol, Pemkab Tegal Bisa Tingkatkan Ekonomi dan Wisata

Ada Tol, Pemkab Tegal Bisa Tingkatkan Ekonomi dan Wisata

Pemkab Tegal diminta mulai mempersiapkan infrastruktur pendukung seiiring keberadaan jalan tol Trans Jawa yang saat ini sedang dibangun.


Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Pemilih di Pilbup Tegal Tembus 1,2 Juta Orang

Sebanyak 2.577 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) diterjunkan untuk memutakhir data pemilih pemilihan bupati (pilbup) Tegal mulai Sabtu (20/1) besok.


Ke Bidan, Warga di Tegal Harus Berjalan 10 Kilometer

Ke Bidan, Warga di Tegal Harus Berjalan 10 Kilometer

Zaman now bagi warga Dusun Karangsari Desa Wotgalih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal tetap saja susah.


Coklit Data Pemilih, Bakal Calon Menjadi yang Pertama Didatangi

Coklit Data Pemilih, Bakal Calon Menjadi yang Pertama Didatangi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal akan memulai proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pilkada, Sabtu (20/1) besok.


Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

Ada Kekurangan Dokumen, Calon Tak Bisa Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal memberi kesempatan dua paslon bupati-wakil bupati yang dokumen persyaratannya belum lengkap untuk melakukan perbaikan.


Satpol PP Gencar Operasi Preman Jalanan

Satpol PP Gencar Operasi Preman Jalanan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang secara rutin menggelar oparasi premanisme.


Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dipanggil Panwaslu, Kades Mangkir

Dua aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat dalam politik akhirnya diklarifikasi oleh Panitia Panwaslu Kabupaten Tegal, kemarin.


Bejat! Anak 6 Tahun Disodomi Tetangganya

Bejat! Anak 6 Tahun Disodomi Tetangganya

Sungguh bejad perbuatan yang dilakukan oleh MAY, warga Panggung Tegal Timur.


Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Meski kembali diperbolehkan untuk melaut, namun nelayan cantrang di Kota Tegal mangaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.


Abrasi Parah, Anggota Dewan Minta Giatkan Penanaman Mangrove

Abrasi Parah, Anggota Dewan Minta Giatkan Penanaman Mangrove

Abrasi di kawasan pantai utara (pantura) Kabupaten Tegal terus terjadi.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!