Lokal
Share this on:

Tetap Melintas di Jalur Tengah, Polisi Akan Tilang Truk Besar

  • Tetap Melintas di Jalur Tengah, Polisi Akan Tilang Truk Besar
  • Tetap Melintas di Jalur Tengah, Polisi Akan Tilang Truk Besar

BREBES - Larangan bagi truk atau angkutan barang dengan dua sumbu atau lebih melintas di jalur selatan (Tegal-Purokerto), nampaknya tidak dihiraukan oleh para pengemudi. Terbukti, hingga kini truk besar itu masih melintas di jalur tersebut.

Padahal jalur Tegal-Purwokerto itu saat ini sedang dilakukan perbaikan berat di sejumlah titik. Akibatnya, truk besar itu kerap memincu terjadinya kemacetan yang kini semakin dikeluhkan masyarakat. Keadaan tersebut seperti yang terjadi, Minggu malam (12/3) lalu.

Kemacetan parah di jalur Tegal-Purwokerto terjadi sejak ruas pertigaan Prupuk (Kabupaten Tegal) hingga Linggapura (Kabupaten Brebes). Itu terjadi akibat truk besar mogok ditengah ruas jalan yang tengah di cor beton. Kondisi tersebut diperparah dengan mogoknya sebuah wales yang digunakan untuk pekerjaan tersebut.

Kemacetan yang terjadi sejak pukul 22.00 itu berlangsung hingga Senin (13/3) dini hari. Bahkan, kendaraan yang sudah terjebak di jalan yang sedang diperbaiki tidak bisa memutar arah untuk mengambil jalur alternatif. Itu karena jalan yang digunakan satu lajur. Sedang lajur lainnya sedang dalam pengerjaan pengecoran.

"Saya sudah terjebak kurang lebih dua jam. Kalau antri ada perbaikan jalan wajar, tapi ini udah macet total," keluh Heri, salah seorang pengguna jalan

Dia mengaku, akan pulang ke Paguyangan dari Kota Tegal. Jika perjalanan normal paling lama ditempuh dua jam. Namun akibat macet itu dirinya sudah tertahan hingga tiga jam di ruas Prupuk, Kabupaten Tegal.

"Meski ada perbaikan jalan tapi tidak separah ini, biasanya cukup ditempuh dengan tiga jam sudah nyampe di rumah," terang warga Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan itu.

Hal senada dikeluhkan Bahrul, warga Linggapura, Kecamatan Tonjong. Dia sudah terjebak jalan tersebut selama tiga jam. Ia juga sangat menyayangkan masih adanya truk besar yang melintas.

Padahal pihak terkait sudah melarang untuk melintas sementara di jalur Tegal-Purwokerto karena ada perbaikan jalan. Papan larangan melintas juga sudah terpasang di sejumlah titik, tetapi semua itu tidak digubris.

"Saya harap truk yang melintas untuk ditindak tegas, jadi tidak menyebabkan kemacetan seperti ini," katanya.

Kasat Lantas Polres Brebes AKP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, sosialisasi dan himbauan terkait kebijakan larangan melintas bagi truk lebih dari dua sumbu telah dilaksanakan. Karena itu, bagi truk yang tetap melintas ditindak tegas dengan sanksi tilang.

"Untuk truk besar yang digunakan terkait proyek tol, perbaikan jalan dan pembangunan flyover memang ada dispensasi. Tapi, untuk truk besar di luar kepentingan itu, sudah kami tindak tegas dengan tilang," ujarnya melalui Whatsapp, kemarin. (ded/har/zul)



Berita Sejenis

Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Dua nelayan yang tenggelam di Perairan Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, ditemukan tak bernyawa di Perairan Demak, Jawa Tengah.


Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polres Tegal mewanti-wanti kepada masyarakat untuk lebih bijak saat berkampanye pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Tegal di media sosial (medsos).


 Tronton Seruduk Truk Parkir, Sopir Selamat

Tronton Seruduk Truk Parkir, Sopir Selamat

Sebuah truk tronton pengangkut keramik mengalami kecelakaan di jalan pantura Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (17/1).


Selain Diganti Namanya, Karang Birahi Akan Berstandar Nasional

Selain Diganti Namanya, Karang Birahi Akan Berstandar Nasional

Selain akan mengganti namanya, Pemkab Brebes akan kembali melanjutkan renovasi Stadion Karang Birahi yang sudah menelan anggaran Rp10 miliar.


Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng

Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng

Hingga awal 2018, gizi buruk di Kabupaten Brebes masih menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah.


Nglurug Jakarta Lagi, Nelayan Tegal Bawa Sejuta Surat untuk Jokowi

Nglurug Jakarta Lagi, Nelayan Tegal Bawa Sejuta Surat untuk Jokowi

Meski telah bertemu dengan presiden RI Joko Widodo kemarin, ribuan nelayan kembali akan mendatangi Jakarta Selasa (16/1) sore ini.


2019, KTP, KK, dan Akta Kelahiran Gratis

2019, KTP, KK, dan Akta Kelahiran Gratis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal akan menghilangkan pembuatan izin gangguan (HO).


 Pilgub Jateng Perlu Rp1,3 Triliun

Pilgub Jateng Perlu Rp1,3 Triliun

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 ternyata menelan anggaran yang cukup besar.


Presiden Akan Serahkan 5,500 Sertifikat Pada Warga

Presiden Akan Serahkan 5,500 Sertifikat Pada Warga

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Tegal dipusatkan di lapangan Desa Dukuhsalam Kecamatan Slawi, Senin (15/1) pukul 15.00 WIB.


Refreshing ala Setwan, Nyanyi Sambil Makan Siang Bersama

Refreshing ala Setwan, Nyanyi Sambil Makan Siang Bersama

Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan fresh tidak harus butuh modal besar.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!