• Home
  • Berita Lokal
  • Tipu 30 Orang yang Hendak Ibadah Umrah, Pria Ini Dibekuk Polisi

Lokal
Share this on:

Tipu 30 Orang yang Hendak Ibadah Umrah, Pria Ini Dibekuk Polisi

  • Tipu 30 Orang yang Hendak Ibadah Umrah, Pria Ini Dibekuk Polisi
  • Tipu 30 Orang yang Hendak Ibadah Umrah, Pria Ini Dibekuk Polisi

Puluhan calon jamaah umrah diduga menjadi korban penipuan WP (37), warga Jalan Sawo Barat RT 1 RW 7 Kelurahan Kraton Kota Tegal.

TEGAL - Puluhan calon jamaah umrah diduga menjadi korban penipuan WP (37), warga Jalan Sawo Barat RT 1 RW 7 Kelurahan Kraton Kota Tegal. Akibatnya, selain batal berangkat ke Tanah Suci, mereka juga menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota AKBP Semmy R Thabaa melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol HM Syahri mengatakan terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan dua calon jamaah umrah, yakni H. Rosidin dan Hj. Darimah, warga Kemuren, Sidakaton, Kabupaten Tegal. Korban mengaku batal berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci, meski telah membayar uang Rp50 juta.

"Korban melaporkan jika keduanya gagal berangkat ke Tanah Suci, setelah menyerahkan sejumlah uang ke biro perjalanan tersebut," jelasnya.

Menurut Kapolsek, awalnya korban bersama istrinya dijanjikan akan diberangkatkan pada Desember 2016 lalu. Pelaku berjanji memberangkatkan jamaah yang mendaftar lewat biro perjalanan Nazuuroh Ijabah Utama yang berlokasi di komplek Ruko Sultan Agung Square Kota Tegal ke Tanah Suci untuk beribadah umrah.

"Namun, sampai sekarang belum diberangkatkan, hingga akhirnya korban bermaksud meminta uangnya kembali. Tapi setelah diminta mengembalikan uangnya, oknum tersebut tidak dapat memenuhi kewajibanya itu," paparnya.

Berbekal laporan tersebut, kata Syachri, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk ditempat persembunyiannya.

"Untuk barang bukti yang diamankan adalah kuitansi bukti pembayaran dan peryataan kesanggupan tersangka memberangkatkan para calon jamaah. Saat ini dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 378 KUHPidana dan pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Ditambahkan, jumlah calon jamaah yang terdaftar di biro perjalanan yang dipimpin tersangka dan belum diberangkatkan per Desember 2016, sebanyak 30 orang. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ditutup Permanen, WTS yang Terverifikasi Akan Terima Rp5 Juta

Ditutup Permanen, WTS yang Terverifikasi Akan Terima Rp5 Juta

Menjelang penutupan, tim dari Kemensos melakukan verifikasi terhadap sejumlah WTS yang menghuni lokalisasi di Pantura Kabupaten Tegal.


Polisi Siapkan 1.000 Lebih Personel Amankan Mudik dari Brebes Hingga Semarang

Polisi Siapkan 1.000 Lebih Personel Amankan Mudik dari Brebes Hingga Semarang

Rombongan tim dari Mabes Polri kembali mengecek kesiapan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi III dan IV, kemarin.


Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Rasa penasaran warga untuk melihat langsung fosil Kingkong di Situs Purbakala Semedo terkendala akses jalan ke kawasan tersebut yang rusak parah.


Disenggol Truk, Dua Siswa SMK Terkapar, Seorang Tewas

Disenggol Truk, Dua Siswa SMK Terkapar, Seorang Tewas

Kecelakaan kembali terjadi di jalur Pantura. Kali ini, dua siswa SMK Bahari Kota Tegal menjadi korban tabrak lari.


Wow... Ternyata Kingkong Pernah Ada di Tegal

Wow... Ternyata Kingkong Pernah Ada di Tegal

Kera raksasa yang kondang disebut Kingkong, ternyata pernah hidup di Kabupaten Tegal.


Awas! Seleksi Pamong Rawan Kolusi

Awas! Seleksi Pamong Rawan Kolusi

Seleksi pamong atau perangkat desa yang sedang dilakukan di sejumlah desa di Kabupaten Tegal dinilai rawan kolusi.


Antisipasi Mudik Lebaran, Jalingkut Mulai Disiapkan

Antisipasi Mudik Lebaran, Jalingkut Mulai Disiapkan

Jalan lingkar utara (jalingkut) mulai dipersiapkan untuk jalur alternatif mudik tahun ini.


Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

Belajar dari musibah yang menewaskan sejumlah pendaki di Gunung Prahu, warga yang melakukan pendakian di Gunung Slamet diminta untuk waspada.


Ganti Rugi Tahap Pertama Rp17,3 Miliar, Mulai Dibayar

Ganti Rugi Tahap Pertama Rp17,3 Miliar, Mulai Dibayar

Warga pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan flyover Kretek Desa Taraban Paguyangan mulai menerima pembayaran uang ganti rugi.


Banyak Aset Tak Bersertifikat, Brebes Kesulitan Raih WTP

Banyak Aset Tak Bersertifikat, Brebes Kesulitan Raih WTP

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Brebes Musthollah menyoroti puluhan aset pemerintah setempat berupa tanah yang belum bersertifikat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!