Lokal
Share this on:

Tolak Taxi On Line, Sopir Angkot Datangi Kantor Dishub

  • Tolak Taxi On Line, Sopir Angkot Datangi Kantor Dishub
  • Tolak Taxi On Line, Sopir Angkot Datangi Kantor Dishub

SLAWI - Keresahan sejumlah sopir angkot akan kabar kehadiran taxi on line di wilayah Kabupaten Tegal memuncak. Kamis (6/4) mereka menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, untuk menolak kehadiran angkutan berbasis aplikasi itu.

Mereka mendatangi kantor Dishub sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa serta angkot masing-masing. Selanjutnya, mereka bergerak ke kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Suwatno (60), salah seorang pengemudi angkot, mengatakan dirinya mendapat informasi akan adanya taksi online yang akan beroperasi di Kabupaten Tegal. Kabar tersebut diperkuat adanya surat pengajuan izin prinsip angkutan umum ke Dinas Penanaman Modal Kabupaten Tegal.

"Kami sopir angkot se Kabupaten Tegal menolak adanya angkutan on line. Kami keberatan kalau sampai pemkab menyetujui pengajuan ijin tersebut," kata Suwatno.

Sebab, kata Suwarno, keberadaan taksi online dipastikan akan menurunkan pendapatan sopir angkot seperti dirinya. Karenanaya, kalau taksi online tersebut tetap berjalan, pihaknya beserta sopir lainnya akan melakukan aksi mogok.

Pengemudi angkot lainnya, Danuri (50) mengatakan, meski taxi on line belum beroperasi, namun pendapatannya sudah mengalami penurunnan. Apalagi kalau sudan ada taxi on line, maka pendapatannya bisa menurun drastis.

"Saat ini pendapatan saya hanya Rp100 ribu dalam sekali beroperasi. Padahal biasanya mencapai Rp150 ribu. Pendapatan tersebut belum dikurangi uang setoran ke pemilik angkot dan bahan bakar," jelasnya. (muj/guh/zul)


Berita Sejenis

Jambret Kalung Ibu-ibu, Penjambret Sekarat Dimassa

Jambret Kalung Ibu-ibu, Penjambret Sekarat Dimassa

Aksi penjambretan terjadi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, tepatnya di dekat Kantor Kelurahan Tunon Kota Tegal, Senin (19/2) pagi.


Picu Longsor, Warga Tolak Penambangan

Picu Longsor, Warga Tolak Penambangan

Warga Desa Wisnu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang menggeruduk Balai Desa Wisnu untuk menyampaikan aspirasinya.


Tak Lolos Verifikasi, Nelayan Cantrang Kota Tegal Protes

Tak Lolos Verifikasi, Nelayan Cantrang Kota Tegal Protes

Sejumlah nelayan kembali menggelar aksi protes didepan kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kota Tegal.


Pedagang-Dinas Bersitegang, DPRD Minta Semua Berpikir Jernih

Pedagang-Dinas Bersitegang, DPRD Minta Semua Berpikir Jernih

Ratusan pedagang Pasar Margasari menggerudug kantor dewan. Mereka menolak menempati lapangan Gesing sebagai tempat relokasi yang disiapkan Pemkab Tegal.


SLO Belum Terbit, Nelayan Kembali Geruduk Kantor PSDKP

SLO Belum Terbit, Nelayan Kembali Geruduk Kantor PSDKP

Meski telah mengikuti verifikasi berkas kapal yang digelar Kementrian Kelautan dan Perikanan, namun hingga saat ini SLO yang dinanti belum terbit.


31 Pemilik Kapal Tolak Ganti Cantrang

31 Pemilik Kapal Tolak Ganti Cantrang

KKP mencatat ada sekitar 156 pemilik kapal yang siap beralih alat tangkap cantrang ke alat tangkap yang sesuai dengan harapan pemerintah.


Proses Verifikasi Kapal Cantrang Diprotes Nelayan

Proses Verifikasi Kapal Cantrang Diprotes Nelayan

Ratusan nelayan cantrang menggelar aksi protes saat pelaksanaan verifikasi kapal di Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP), Kamis (1/2).


Pengajuan KIR ASK Online Ditolak

Pengajuan KIR ASK Online Ditolak

Sopir angkutan sewa khusus (ASK) online di Kota Tegal harus gigit jari, ketika mengajukan permohonan uji KIR kendaraan.


Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Margasari Demo

Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Margasari Demo

Ratusan pedagang Pasar Margasari, Senin (29/1) pukul 13.30 WIB menggeruduk DPRD Kabupaten Tegal.


Anggota DPRD Dilarang Pakai Jeans dan Baju Bebas

Anggota DPRD Dilarang Pakai Jeans dan Baju Bebas

Kebijakan baru mulai diterapkan oleh pimpinan dewan bagi anggotanya. Setiap berangkat ke kantor dilarang memakai celana jeans dan baju bebas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!