• Home
  • Berita Lokal
  • Unik, Undangan Nikah Polwan Tertulis Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh Cinta

Lokal
Share this on:

Unik, Undangan Nikah Polwan Tertulis Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh Cinta

  • Unik, Undangan Nikah Polwan Tertulis Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh Cinta
  • Unik, Undangan Nikah Polwan Tertulis Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh Cinta

SLAWI - Bisa jadi apa yang dilakukan Bripda Umi Adillah (23), anggota Unit Laka Lantas Satlantas Polres Tegal tak banyak dilakukan insan lain di jajaran Polri. Dia tetap menyuarakan ajakan akan pentingnya berkeselamatan dalam berkendaraan di atas lembaran undangan hajat pernikahannya.

Perempuan yang akan dipersunting Briptu Apfif Wahyu (25), anggota Sat Intelkam Polres Tegal itu mengemas kartu undangan hajatan nikahnya dengan seruan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas). Seperti 'Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalulintas' dan 'Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan'.

Kapolres AKBP Heru Sutopo SH SIK berikut Kasat Lantas AKP Yoppy Anggi Krisna memberi apresiasi kepada yang bersangkutan, ketika undangan tersebut sampai di meja tugasnya.

"Bentuk kreativitas semacam ini yang belum tentu ada setiap tahun. Dedikasi personel Unit Laka Lantas terhadap kinerjanya, dituangkan dalam undangan hajat pernikahannya yang disebar kepada kolega, dan warga sekitarnya. Otomatis ajakan untuk berbudaya tertib itu juga dibaca oleh masyarakat yang menerima undangan," terangnya bangga, kemarin.

Bripda Umi juga menyisipkan pesan Dikmas Lantas di kartu undangan hajatan pernikahannya dengan kata-kata 'Jatuh di Aspal Tak Seindah Jatuh Cinta', dan 'Gunakan Helm SNI, Jangan Lupa Kita Klik Ya..'.

Dia mengaku, ide mendesain kartu undangan hajatan nikahnya seperti itu atas dorongan hati untuk terus mengajak warga masyarakat Kabupaten Tegal membudayakan tertib berlalulintas untuk menghindari fatalitas.

"Kami menjalin hubungan selama 2 tahun dan pernikahan akan digelar 11 April 2017 mendatang di Gedung Korpri. Kami berdua sama-sama dari Balapulang dan mulai dinas di Polres Tegal tahun 2015, sementara calon suami sejak tahun 2009," terangnya.

Kini kartu undangan tersebut sudah tersebar di seluruh jajaran anggota Polres Tegal, kolega, dan masyarakat Balapulang. (her/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ini Dia Guru Asal Tegal yang Lolos Mengajar di Makkah

Ini Dia Guru Asal Tegal yang Lolos Mengajar di Makkah

Tak menyangka, seorang guru di SMP Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal mendapat tugas untuk mengajar di Luar Negeri yakni di Kota Suci Makkah.


Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur penghubung dua kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan, Sabtu (17/2) lalu.


Jalan Rusak, Warga Tagih Janji Umi Azizah

Jalan Rusak, Warga Tagih Janji Umi Azizah

Ruas jalan di Desa Dukuh Benda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal mengalami kerusakan yang cukup parah. Aspal jalan sudah banyak yang mengelupas.


Begini Jadinya Jika Kakek Nenek Ikut Nikah Massal

Begini Jadinya Jika Kakek Nenek Ikut Nikah Massal

Belasan pasangan mengikuti kegiatan nikah massal yang digelar salah satu Even Organizer (EO) di Kota Tegal.


Tak Melaut, 3.212 Nelayan Dibantu Beras paceklik

Tak Melaut, 3.212 Nelayan Dibantu Beras paceklik

Sebanyak 3.212 nelayan di Kabupaten Tegal menerima bantuan beras paceklik.


Terendam Banjir, Terowongan Kalinyamat Kulon Tak Bisa Dilewati

Terendam Banjir, Terowongan Kalinyamat Kulon Tak Bisa Dilewati

Banjir di sejumlah wilayah di Kota Tegal, juga kembali merendam akses transportasi.


Mahasiswa Minta Calon Kepala Daerah Tak Omdo

Mahasiswa Minta Calon Kepala Daerah Tak Omdo

Audiensi dengan Komisioner KPU yang diminta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Tegal batal dilaksanakan.


Pamit ke Sawah, Nenek Tak Pulang-pulang

Pamit ke Sawah, Nenek Tak Pulang-pulang

Seri (60), petani dari Desa Danareja RT 5 RW 3 Kecamatan Balapulang KabupatenTegal diduga hilang dan hanyut di sungai,


Tak Lolos Verifikasi, Nelayan Cantrang Kota Tegal Protes

Tak Lolos Verifikasi, Nelayan Cantrang Kota Tegal Protes

Sejumlah nelayan kembali menggelar aksi protes didepan kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kota Tegal.


Diminta Bayar Rp160 Juta, Pedagang Pasar Pagi Wadul ke Wali Kota

Diminta Bayar Rp160 Juta, Pedagang Pasar Pagi Wadul ke Wali Kota

Pedagang Pasar Pagi belakangan tak bisa tenang melakukan aktivitasnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!