• Home
  • Berita Lokal
  • Wali Kota Tegal Ingatkan Tugas Berat Satpol PP Jaga Citra dan Wibawa Pemda

Lokal
Share this on:

Wali Kota Tegal Ingatkan Tugas Berat Satpol PP Jaga Citra dan Wibawa Pemda

  • Wali Kota Tegal Ingatkan Tugas Berat Satpol PP Jaga Citra dan Wibawa Pemda
  • Wali Kota Tegal Ingatkan Tugas Berat Satpol PP Jaga Citra dan Wibawa Pemda

Bangunan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Tegal yang menelan biaya hingga Rp3 miliar akhirnya diresmikan, Selasa (10/1).

TEGAL - Bangunan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Tegal yang menelan biaya hingga Rp3 miliar akhirnya diresmikan, Selasa (10/1). Peresmian langsung dilakukan Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Plt Kepala Satpol PP Kota Tegal Y Yusmana mengatakan pembangunan gedung Satpol PP dimulai 11 Juli sampai 21 Desember 2016 lalu. Pembangunannya dilaksanakan PT Findomuda Desaincipta dari Jakarta dengan anggaran Rp3.894.100.000. Kemudian pengawasannya dilakukan PT Vasthudita Konsultan Tehnik dari Pekalongan dengan anggaran sebesar Rp106.414.000.

“Anggaran bersumber dari APBD tahun 2016, oleh karenanya melalui kesempatan baik ini kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Wali Kota Tegal,” paparnya.

Menurut Yusmana, bangunan Kantor Satpol PP memiliki dua lantai. Lantai 1 akan digunakan untuk bidang ketentraman dan ketertiban, penegakan perundang-undangan daerah, perlindungan masyarakat, dan pemadam kebakaran. Sedangkan untuk lantai 2, akan digunakan untuk ruang kepala, rapat, dan sekretariat.

“Dengan diresmikannya kantor ini, maka jajaran Satpol PP memiliki 2 bangunan kantor. Pertama bangunan yang baru diresmikan dan kantor Pemadam Kebakaran. Sesuai SOTK yang baru pemadam kebakaran digabung dengan Satpol PP,” ungkapnya.

Wali Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno mengatakan pembangunan gedung yang tepat waktu diharapkan akan memperbarui semangat kerja Satpol PP untuk melakukan penegakan perda dan menjaga ketentraman sehingga mewujudkan Kota Tegal yang kondusif. Selanjutnya, adanya SOTK baru diharapkan seluruh jajarannya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan benar.

“Tugas Satpol PP mendatang lebih berat, sebab kita akan melakukan penertiban dengan aturan yang benar. Jika kita tidak menertibkan dengan mekanisme yang sesuai, akan sulit untuk melakukan pembangunan,” paparnya.

Menurut Wali Kota, Satpol PP punya tugas menjaga wibawa dan citra pemerintah daerah. Ke depan akan ada lebih banyak lagi pembangunan sarana dan prasarana sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Pembangunan tersebut dilakukan untuk menuju good and clean government,” tegasnya. (muj/zul)


Berita Sejenis

Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Meski belum ditemui oleh pihak PT Waskita dan para pemilik Koari masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa tetap menyampaikan tuntutannya.


Jempol... Operasional RT/RW di Kota Tegal Akan Disetarakan UMK

Jempol... Operasional RT/RW di Kota Tegal Akan Disetarakan UMK

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengapresiasi tas dukungan masyarakat Kecamatan Tegal Barat, untuk membangun Kota Tegal.


Terganggu, Warga Desa Tonggara Tuntut PT. Waskita Hentikan Eksplorasi

Terganggu, Warga Desa Tonggara Tuntut PT. Waskita Hentikan Eksplorasi

Warga Desa Tonggara Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal, Kamis (23/3), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Desa Tonggara.


Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Polemik dan isu terkait penutupan Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal akhirnya selesai.


2016, PAI Incar Pendapatan Rp1,3 Miliar

2016, PAI Incar Pendapatan Rp1,3 Miliar

Sebagai Kota Bahari, Kota Tegal memiliki Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) untuk menarik wisatawan.


Mulai 1 April, Dua Trip Kereta Api Kaligung Berangkat dari Brebes

Mulai 1 April, Dua Trip Kereta Api Kaligung Berangkat dari Brebes

Grafik perjalananan kereta (gapeka) mengalami perubahan, utamanya di Kota Tegal dan mulai diterapkan 1 April mendatang.


Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi

Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi

Pengunjung Obyek Wisata Guci di Kabupaten Tegal harus bersiap-siap merogoh koceknya lebih dalam.


Senggolan saat Joget, Pengunjung Diskotek Dipermak Lima Pemuda

Senggolan saat Joget, Pengunjung Diskotek Dipermak Lima Pemuda

Hanya gara-gara saling bersenggolan saat berada di sebuah diskotik di Kota Tegal, lima orang pemuda mengeroyok Ibnu Umar Sidiq.


Terjaring Razia, Tiga PSK dan Dua Penjual Miras Dikurung Sebulan

Terjaring Razia, Tiga PSK dan Dua Penjual Miras Dikurung Sebulan

Polsek Comal mengamankan tiga pekerja seks komersial (PSK) melalui razia operasi penyakit masyarakat (pekat), akhir pekan lalu.


Pindah Lagi PKL, Bupati Masih Tunggu Rekomendasi Dewan

Pindah Lagi PKL, Bupati Masih Tunggu Rekomendasi Dewan

Bupati Tegal Enthus Susmono menyetujui dipindahnya para PKL dari Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa) menuju ke Jalan Letjen Suprapto Slawi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!