Nasional
Share this on:

Alasan PLN Gunakan Mesin Roll Royce Disoal

  • Alasan PLN Gunakan Mesin Roll Royce Disoal
  • Alasan PLN Gunakan Mesin Roll Royce Disoal

JAKARTA - Komisi VI DPR RI meminta Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basyir menjelaskan alasan penggunaan mesin Roll Royce untuk pemeliharaan instalasi. Apalagi disinyalir banyak persoalan yang belakangan mengemuka saat Rolls Royce dimenangkan dalam proyek tersebut.

Karenanya, komisi yang membidangi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mendesak jajaran Direksi PT. PLN Persero agar menyelenggarakan tata kelola perusahaan secara baik dan benar. Antara lain dengan berpedoman pada aturan perundang-undangan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran pimpinan dan Direktur Utama PLN Sofyan Basyir dengan tegas meminta Direksi PT. PLN menerapkan secara benar sistem tata kelola perusahaan yang baik.

?Prinsipnya berupa good governance, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor 01 tahun 2011," pinta Hekal.

RDP yang membahas kinerja PLN di 2016 lalu, juga dijadikan ajang evaluasi. Misalnya terkait kinerja operasional dan keuangan di PT. PLN Persero.

"Banyak sekali permasalahan yang muncul terkait kinerja PT. PLN dalam rangka memenuhi program 35 ribu mega watt yang dicanangkan pemerintah. Antara lain terkait penyimpangan serta persekongkolan," ungkap Hekal.

Itulah sebabnya, Komisi VI meminta penjelasan PLN mengenai dugaan suap Rolls Royce dalam tender proyek pemeliharaan pembangkit listrik Tanjung Batu, Samarinda, Kalimantan Timur. Berdasarkan laporan Serious Fraud Office, konon sejumlah pejabat PLN ditengarai menerima uang komisi, karena berhasil memenangkan Rolls Royce. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Pengalihan APBD untuk THR Disoal

Ujung polemik aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) yang dikeluhkan pemerintah daerah (pemda) masih gelap.


Tergelincir saat Mendarat lalu Mesin Pesawat Copot di Landasan

Tergelincir saat Mendarat lalu Mesin Pesawat Copot di Landasan

Pesawat kargo Jayawijaya Air rute Jayapura-Wamena tergelincir saat mendara di Bandara Wamena kemarin (25/5) sekitar pukul 14.00 WIT.


Pelaku Penyadapan Rini-Sofyan Bisa Diketahui

Pelaku Penyadapan Rini-Sofyan Bisa Diketahui

Kasus penyadapan percakapan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut PLN Sofyan Basyir segera bergulir di kepolisian.


Keamanan Komunikasi Pejabat Lemah

Keamanan Komunikasi Pejabat Lemah

Rekaman pembicaraan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut PT PLN Sofyan Basir menunjukkan letoynya keamanan komunikasi seorang pejabat.


Pengadaan Kantong Sembako Gunakan Dana Operasional Presiden

Pengadaan Kantong Sembako Gunakan Dana Operasional Presiden

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno angkat bicara terkait polemik pembagian sumbangan oleh Presiden Joko Widodo.


Netralitas KPK terhadap Zumi Zola Disoal

Netralitas KPK terhadap Zumi Zola Disoal

Netralitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan.


Antre Cek Saldo, Nasabah BRI Mulai Resah

Antre Cek Saldo, Nasabah BRI Mulai Resah

Kasus raibnya dana nasabah Bank BRI mulai membuat resah. Para nasabah itu terlihat mengantre di mesin-mesin ATM.


Jejak Rekam Calon Deputi Penindakan dan Dirdik KPK Disoal

Jejak Rekam Calon Deputi Penindakan dan Dirdik KPK Disoal

Setelah mendapat desakan, KPK akhirnya membuka daftar nama yang akan mengisi posisi deputi penindakan dan direktur penyidikan (dirdik).


Deportasi Abdul Somad, PBNU Bantah Intervensi KBRI Hongkong

Deportasi Abdul Somad, PBNU Bantah Intervensi KBRI Hongkong

KJRI Hongkong hingga saat ini belum mendapatkan keterangan resmi alasan deportasi terhadap da’i kenamaan Abdul Somad pada Sabtu (23/12) lalu.


Kejar Terus Alasan Pencekalan Jenderal Gatot

Kejar Terus Alasan Pencekalan Jenderal Gatot

Spekulasi bermunculan terkait alasan yang menyebabkan pelarangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke Amerika Serikat (AS).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!