Nasional
Share this on:

Alhamdulillah, NU-Muhammadiyah Kompak Idul Adha 12 September

  • Alhamdulillah, NU-Muhammadiyah Kompak Idul Adha 12 September
  • Alhamdulillah, NU-Muhammadiyah Kompak Idul Adha 12 September

JAKARTA - Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1437 Hijriah dipastikan bakal dilaksanakan serentak oleh seluruh masyarakat Indonesia pada Senin (12/9). Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Agama (Kemenag) saat sidang isbat awal Zulhijah 1437 Hijiriah tadi malam (1/9).

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia sampai petang kemarin berada dibawah ufuk. Tepatnya di kisaran minus 1 derajat 13 menit 29 detik sampai 0 derajat 5 menit 58 detik. ”Artinya hilal sulit atau mustahil bisa dilihat,” jelasnya saat konferensi pers di kantor Kemenag di Jakarta.

Perhitungan hisab tersebut kemudian dikonfirmasi dengan rukyat yang dilakukan para petugas di sejumlah titik di wilayah Indonesia. Hasilnya, tidak ada satupun yang berhasil melihat hilal. ”Itu artinya, besok atau mulai malam ini kita tidak bisa masuk pada 1 Zulhijah, besok masih tanggal 30 Dzulqa’dah (Zulkaidah, Red),” tuturnya.

Dari hasil perhitungan tersebut, Lukman berkeyakinan awal Zulhijah bertepatan dengan hari Sabtu (3/9). Dengan begitu, perayaan Idul Qurban 2016 bisa dilaksanakan 10 hari kemudian atau Senin (12/9). ”Tanggal 10 Zulhijah bisa dipastikan bertepatan dengan 12 September 2016,” tegasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi mengatakan, dua organisasi masyarakat (ormas) besar Indonesia, yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga memiliki perhitungan yang sama terhadap penetapan awal Zuljhijah. ”Begitu pula dengan ormas-ormas yang lain, perhitungannya sama,” tuturnya.

Dengan begitu, dia memastikan seluruh umat Islam di Indonesia, khususnya warga NU dan Muhammadiyah juga akan melaksanakan ibadah Idul Qurban serentak pada Senin (12/9). ”Saya sempat mendengar bahwa NU-Muhammadiyah juga akan qurban bersama-sama, ini sangat luar biasa dan akan menyatukan hati bersama-sama,” ungkapnya. (tyo/zul/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Libur Idul Adha 72 Orang Tewas Kecelakaan

Libur Idul Adha 72 Orang Tewas Kecelakaan

Kecelakaan kendaraan bermotor masih marak saat libur long weekend Hari Raya Idul Adha.


Mulai Idul Adha, HET Beras Rp9.450 Per Kilogram

Mulai Idul Adha, HET Beras Rp9.450 Per Kilogram

Setelah dua minggu melakukan pembahasan tertutup, Kementerian Perdagangan kemarin (24/8) mengumumkan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras.


Gerindra Keluar dari Pansus Angket

Gerindra Keluar dari Pansus Angket

Pansus Hak Angket KPK mulai tidak kompak. Tidak semua fraksi yang telah bergabung dalam panitia khusus itu bertahan.


Awas! Jelang, Lebaran Banyak Uang Palsu Beredar

Awas! Jelang, Lebaran Banyak Uang Palsu Beredar

Menjelang Idul Fitri, peredaran uang palsu (upal) menjadi perhatian.


Stok Aman, Tidak Ada Alasan Harga Sembako Naik

Stok Aman, Tidak Ada Alasan Harga Sembako Naik

Kementerian Pertanian menjamin bahwa tidak akan ada kenaikan harga pada berbagai komoditas bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.


Alhamdulillah... Awal Puasa dan Lebaran Kompak

Alhamdulillah... Awal Puasa dan Lebaran Kompak

Prediksi bahwa tahun ini awal puasa atau 1 Ramadan dan 1 Syawal kompak ternyata tidak meleset.


Soal Penghentian Kerjasama Militer, Pemerintah Belum Kompak

Soal Penghentian Kerjasama Militer, Pemerintah Belum Kompak

Isu pemutusan kerjasama militer antara Indonesia dengan Australia diklarifikasi pemerintah, kemarin.


Digugat Dahlan, Jaksa Kompak Mangkir Sidang Praperadilan

Digugat Dahlan, Jaksa Kompak Mangkir Sidang Praperadilan

Gembar-gembor penyidik pidana khusus Kejati Jatim yang menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan Dahlan Iskan hanya omong kosong.


Waspadai La Nina, Intensitas Hujan Tinggi

Waspadai La Nina, Intensitas Hujan Tinggi

Potensi banjir dan tanah longsor di berbagai daerah semakin tinggi hingga akhir September.


Abu Sayyaf Deadline Pemerintah 20 September

Abu Sayyaf Deadline Pemerintah 20 September

Abu Sayyaf kembali mengumumkan tenggat waktu baru kepada pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan sejumlah WNI yang menjadi tawanannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!