Nasional
Share this on:

Asing Tak Boleh Masuk ke Perikanan Tangkap

  • Asing Tak Boleh Masuk ke Perikanan Tangkap
  • Asing Tak Boleh Masuk ke Perikanan Tangkap

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pertambahan jumlah stok ikan hingga mencapai 20 Juta ton dalam 3 tahun ke depan. Hal tersebut akan diwujudkan dengan kebijakan-kebijakan berupa pelarangan alat tangkap yang merusak, memberantas illegal fishing, hingga membatasi industri perikanan tangkap hanya untuk konsumsi dalam negeri.

Di hadapan ratusan karyawan KKP, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjamin bahwa sumber daya kelautan dan perikanan (SDKP) Indonesia akan dibuka khusus untuk nelayan domestik.

“Presiden sudah memutuskan, bahwa khusus sektor perikanan tangkap, modal dan perusahaan asing tidak boleh masuk,” kata pemilik maskapai penerbangan Susi Air ini, kemarin.

Susi mengakui, bahwa penerapan kebijakan ini tidak akan mudah. Beberapa kekuatan korporasi besar yang selama ini menikmati hasil laut Indonesia secara monopoli, baik asing maupun dalam negeri tidak akan sepenuhnya siap dengan perubahan aturan ini.

Ia juga menyebut beberapa investor mengkritisi kebijakannya menenggelamkan kapal yang terbukti melakukan ilegal fishing sebagai point ketidaknyamanan berinvestasi di Indonesia. “Menurut saya ini tidak logis, situ mau invest atau nyolong?” katanya di hadapan audien.

Untuk meningkatkan produksi perikanan dalam negeri, tak cukup dengan memberantas illegal fishing, Susi mengungkapkan bahwa para nelayan juga harus didorong untuk lebih rajin memanfaatkan dan mengeksplorasi Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP).

Termasuk juga memanfaatkan beberapa WPP yang masih jarang dieksplorasi seperti WPP seperti lautan Arafura dan Natuna. Susi menjamin bahwa kapal-kapal Indonesia bebas untuk memasuki perairan Natuna.

“Kita juga dorong nelayan kita untuk menuju high seas (perairan terbuka, Red.)” katanya.

Selama ini, kata Susi para nelayan banyak melakukan praktek transhipment di perairan terbuka tersebut. Yakni menjual hasil tangkapan pada kapal asing di tengah lautan. Praktek ini, kata Susi merugikan Indonesia karena para pemilik kapal asing tersebut bebas menjalankan bisnis tanpa khawatir membayar pajak, peraturan, dan batas quota penangkapan ikan di perairan Indonesia.

“Perairan Indonesia khusus untuk rakyat Indonesia, silahkan menangkap ikan dan berbisnis di situ,” pungkas perempuan asal Pangandaran, Jabar ini. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pembacokan Hermansyah, Polisi Buktikan Tak Ada Keterlibatan Aparat

Pembacokan Hermansyah, Polisi Buktikan Tak Ada Keterlibatan Aparat

Polisi mematahkan asumsi dari beberapa kelompok yang beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan polisi dalam kasus Hermanysah.


Heli Basarnas Tabrak Tebing di Temanggung, Tiga Tewas

Heli Basarnas Tabrak Tebing di Temanggung, Tiga Tewas

Tak pernah terbayangkan oleh Mirotun (30) dan 16 orang lainnya bila kegiatan wisata mereka berujung petaka.


Aturan Tarif dan Kuota Tak Siap

Aturan Tarif dan Kuota Tak Siap

Implementasi Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 26 Tahun 2017 tidak dalam trayek dipertanyakan.


 Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Untuk kedua kalinya dalam tempo dua minggu terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu.


Ini Daftar Mi yang Ditarik BPOM, karena Mengandung Babi

Ini Daftar Mi yang Ditarik BPOM, karena Mengandung Babi

Lagi-lagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kecolongan. Makanan tak sesuai ketentuan beredar di pasaran.


Gatot Sebut 16 Titik Rawan Ancaman ISIS

Gatot Sebut 16 Titik Rawan Ancaman ISIS

Konflik Marawi, Mindanao, Filipina membuka peluang kelompok teroris terafiliasi ISIS masuk Indonesia.


Sebelum Ditangkap KPK, Kepala Dinas Setor Rp600 Juta Setahun

Sebelum Ditangkap KPK, Kepala Dinas Setor Rp600 Juta Setahun

KPK akhirnya membeber hasil operasi tangkap tangan (OTT) terbaru yang melibatkan pimpinan DPRD dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Jatim.


Singapura Tahan Ustad Solmed 10 Jam

Singapura Tahan Ustad Solmed 10 Jam

Ustad Sholeh Mahmoed Nasution atau yang beken disapa Ustad Solmed mengalami perlakuan tak mengenakkan di Bandara Changi, Singapura.


Pemerintah Jamin Brexit Tak Macet Lagi

Pemerintah Jamin Brexit Tak Macet Lagi

Infrastruktur baru penunjang mudik lebaran dipastikan dapat dilalui sepekan sebelum lebaran.


Polusi Tangkap Buzzer Penyebar Ujaran Kebencian

Polusi Tangkap Buzzer Penyebar Ujaran Kebencian

Polri mulai bergerak untuk menangkap buzzer yang memperkeruh suasana dengan ujaran kebencian.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!