Nasional
Share this on:

Bupati Klaten Diduga Terima Suap Rp2 Miliar

  • Bupati Klaten Diduga Terima Suap Rp2 Miliar
  • Bupati Klaten Diduga Terima Suap Rp2 Miliar

JAKARTA - Bupati Klaten Sri Hartati bakal melewati malam tahun baru di balik jeruji tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia termasuk satu di antara delapan orang yang dibekuk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) kemarin (30/12). Selain Sri, ada empat orang PNS dan tiga sipil yang ditangkap komisi antirasuah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 09.00. Petugas menemukan dua kardus uang yang jumlahnya diperkirakan Rp2 miliar. Ada pula USD 100. Uang tersebut diduga kuat sebagai suap yang diberikan kepada Sri.

’’Diamankan juga sejumlah dokumen dan catatan,’’ kata Febri.

Suap tersebut diduga terkait erat dengan pengisian jabatan di Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pengisian tersebut didasarkan pada peraturan pemerintah tentang perangkat daerah. Dalam penangkapan itu, ada seorang PNS eselon III yang setara kepala dinas.

’’Tiga lainnya PNS,’’ ujarnya.

Ada indikasi, pemberi uang suap itu tidak hanya satu orang. ’’Ada beberapa waktu penerimaan yang berbeda. Indikasinya begitu,’’ kata Febri.

Kemarin Sri dan terduga lainnya diperiksa petugas KPK di Polda Jogjakarta. Setelah itu, perempuan yang juga politikus PDI Perjuangan tersebut dibawa ke Jakarta. KPK punya waktu hingga hari ini untuk meresmikan status mereka, apakah menjadi tersangka atau tidak.

Penyidik punya waktu 24 jam untuk penyelidikan lebih lanjut soal asal muasal uang Rp2 miliar tersebut. Termasuk menelusuri aliran dana lainnya yang diterima Sri.

Sementara itu, PDI Perjuangan langsung menjatuhkan sanksi pemecatan kepada Sri sebagai kader. ’’Terhitung pukul 12.30 WIB siang ini yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota partai. Sanksi pemecatan seketika adalah bukti keseriusan DPP PDIP menegakkan disiplin partai,’’ tegas Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto.

Keputusan pemecatan tersebut merupakan perintah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Selain pemecatan, PDIP memutuskan untuk tidak memberikan bantuan hukum terhadap yang bersangkutan.

’’Sekaligus untuk memberikan efek jera bagi siapa pun yang melakukan tindak pidana korupsi,’’ tandasnya. (dyn/jun/c5/ca/jpg)

Berita Sebelumnya

Maruli: Moral Fauzi Bejat
Maruli: Moral Fauzi Bejat

Berita Sejenis

 Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Untuk kedua kalinya dalam tempo dua minggu terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu.


Polri Tawari KPK Ikut Usut Kasus Novel

Polri Tawari KPK Ikut Usut Kasus Novel

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan polisi telah mengamankan seorang saksi yang diduga mengetahui pelaku penyerangan Novel Baswedan.


Mantan Menkes Kembalikan Uang Korupsi Rp1,35 Miliar

Mantan Menkes Kembalikan Uang Korupsi Rp1,35 Miliar

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah mengembalikan uang yang diduga hasil korupsi senilai Rp1,35 miliar.


Wow... Sewa Ruko Atlantis Jaya Gym Capai Rp1,4 Miliar

Wow... Sewa Ruko Atlantis Jaya Gym Capai Rp1,4 Miliar

Kasus penyediaan jasa prostitusi Atlantis Jaya Gym di Ruko Kokan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terus memanas.


Hmmm... Rp2,5 Miliar untuk Buat SPj Fiktif Kasus E-KTP

Hmmm... Rp2,5 Miliar untuk Buat SPj Fiktif Kasus E-KTP

Delapan saksi hadir dalam sidang lanjutan kasus mega korupsi e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).


Tak Cuma Sembako, Sapi Juga Diduga Dibagikan Jelang Coblosan

Tak Cuma Sembako, Sapi Juga Diduga Dibagikan Jelang Coblosan

Satu hari menjelang pencoblosan Pilgub DKI 2017 putaran kedua kemarin, ada aksi bagi-bagi sembako dan sapi di Kepulauan Seribu.


Wow, Uang Korupsi E-KTP Rp6,5 Miliar Dibawa dengan Naik Ojek

Wow, Uang Korupsi E-KTP Rp6,5 Miliar Dibawa dengan Naik Ojek

Bantahan kelompok legislatif atas dugaan keterlibatannya di skandal mega korupsi e-KTP dilawan jaksa KPK di persidangan, kemarin.


Duh... KPK Ingin Sembunyikan 37 Anggota DPR

Duh... KPK Ingin Sembunyikan 37 Anggota DPR

KPK benar-benar ingin menyimpan rapat-rapat 37 nama anggota DPR (2009-2014) yang diduga menerima aliran korupsi e-KTP.


Daftar Politisi yang Diduga Terlibat Kasus E-KTP Mulai Beredar

Daftar Politisi yang Diduga Terlibat Kasus E-KTP Mulai Beredar

Kegaduhan politik mulai terasa menjelang sidang perdana kasus dugaan korupsi KTP elektronik (E-KTP) Kamis (9/3) lusa.


Wow, Ternyata Aisyah Usapkan Racun ke Wajah Jong-nam

Wow, Ternyata Aisyah Usapkan Racun ke Wajah Jong-nam

Fakta-fakta baru tentang pembunuhan pria Korea Utara (Korut) yang diduga Kim Jong-nam kian terkuak.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!