• Home
  • Berita Nasional
  • Foto Terduga dan Kendaraan Pengintai Novel Sudah Ada, Ayo Tangkap Pak Polisi

Nasional
Share this on:

Foto Terduga dan Kendaraan Pengintai Novel Sudah Ada, Ayo Tangkap Pak Polisi

  • Foto Terduga dan Kendaraan Pengintai Novel Sudah Ada, Ayo Tangkap Pak Polisi
  • Foto Terduga dan Kendaraan Pengintai Novel Sudah Ada, Ayo Tangkap Pak Polisi

JAKARTA - Harapan besar publik agar kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan cepat terungkap mesti dipendam sementara. Sebab, pihak kepolisian sampai saat ini belum berhasil menyergap lokasi persembunyian dua orang terduga pengintai rumah Novel.

Padahal, polisi sudah mendapat foto terduga pengintai lengkap dengan identitas kendaraannya. Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Mapolda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan, sejauh ini terduga pengingai itu masih dalam pengejaran.

Dia pun masih menutup rapat-rapat di mana lokasi pengejaran yang dimaksud. ”Masih dalam pengejaran. Belum tertangkap juga. Nanti kalau saya utarakan kabur dong,” ungkapnya kepada Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Bagaimana dengan saksi? Arggo menyebut pihaknya belum menggagendakan penambahan saksi. Saksi yang diperiksa penyidik masih 16 orang. ”Saksi belum ada penambahan,” tambah dia.

Argo meminta publik untuk tetap tenang. Dia menyebutkan, penyidik tidak diam. Penyidikan terus berjalan. ”Biarkan penyidik bekerja dulu,” terang mantan Kabidhumas Polda Jawa Timur ini.

Kinerja polisi yang cenderung lambat itu memang disebabkan minimnya barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Juga tidak ada saksi fakta saat kejadian penyiraman air keras berlangsung.

Rekaman closed circuit television (CCTV) di rumah Novel yang dianalisa penyidik pun tidak membantu banyak proses penyidikan tersebut. Aktivis Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar menilai tidak ada keseriusan aparat penegak hukum untuk membongkar kasus-kasus teror yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi.

Pihaknya pun pesimistis pelaku dan aktor intelektual penyiraman terhadap Novel bisa tertangkap. ”Dalam kasus tidak berprikemanusiaan seperti ini publik jangan berekspektasi terlalu besar,” ujarnya.

Kasus teror yang menimpa ikon antikorupsi memang belum ada satupun yang terungkap. Misal dialami aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satrya Langkun pada Juli 2010 silam. Tama diserang orang tidak dikenal di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan saat dini hari.

Penyerangan itu diduga berkaitan dengan profil Tama yang lantang mengungkap rekening janggal jenderal polisi waktu itu. Sekian banyak ancaman yang dialami Novel selama menjadi penyidik KPK juga belum ada yang terungkap.

Padahal, pengungkapan itu bisa menjadi pintu masuk untuk aparat terkait mengungkap siapa pelaku teror. Apalagi, bila ternyata terungkap adanya pihak luar yang memang menyimpan dendam terhadap Novel.

”Semua itu tidak jelas rimba dam penuntasannya,” sindirnya. (tyo/sam/jun/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tol Jakarta-Probolinggo Tak Putus 2019 Nanti

Tol Jakarta-Probolinggo Tak Putus 2019 Nanti

Penambahan 1.800 kilometer jalan tol hingga 2019 sudah di depan mata. Satu persatu ruas tol trans jawa maupun trans sumatera diselesaikan.


Wow... Korban www.nikahsirri.com Sudah Tembus 3 Ribu Orang

Wow... Korban www.nikahsirri.com Sudah Tembus 3 Ribu Orang

Sepak terjang Aris Wahyudi (AW) bersama www.nikahsirri.com harus berakhir.


Awas! Waspadai Nikah Sirri dan Lelang Perawan Online

Awas! Waspadai Nikah Sirri dan Lelang Perawan Online

Sekelompok orang yang menyebut Partai Ponsel mendeklarasikan program Nikah Sirri dan Lelang Perawan berbasis aplikasi online.


BNN Tangkap Kapal Penyelundup Sabu dan Ekstasi

BNN Tangkap Kapal Penyelundup Sabu dan Ekstasi

Secara bertubi-tubi bandar narkotika terus menyasar Indonesia.


JK: Modus Koruptor Makin Canggih

JK: Modus Koruptor Makin Canggih

Maraknya kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret sejumlah kepala daerah mengundang keprihatinan Wakil Presiden Jusuf Kalla.


Pemerintah Garansi Harga Komoditas Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Garansi Harga Komoditas Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Kementerian Pertanian menjamin stok sembako utama stabil sampai akhir tahun 2017 baik pada masa Natal maupun Tahun Baru.


Dipicu Hoax, Massa Kepung Gedung YLBHI

Dipicu Hoax, Massa Kepung Gedung YLBHI

Pengepungan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) Jakarta pada Sabtu (16/9) dan Minggu (17/9) malam menuai kecaman.


Sejumlah Mobil Mewah Aset Djoko Susilo Akan Dilelang KPK

Sejumlah Mobil Mewah Aset Djoko Susilo Akan Dilelang KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali membuka lelang eksekusi barang rampasan kasus rasuah. Mayoritas aset yang dilelang berupa kendaraan.


Kelulusan Ujian Komputer CPNS Minim

Kelulusan Ujian Komputer CPNS Minim

Seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis komputer CPNS 2017 baru berlangsung di Kementerian Hukum dan HAM.


Kasus First Travel, Polisi Sita Sejumlah Tas Mewah Anniesa

Kasus First Travel, Polisi Sita Sejumlah Tas Mewah Anniesa

Bareskrim terus berupaya mengumpulkan aset Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan yang diduga dibeli dengan uang jamaah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!