Nasional
Share this on:

Honor Guru Non-PNS Bisa Ditalangi dari SPP

  • Honor Guru Non-PNS Bisa Ditalangi dari SPP
  • Honor Guru Non-PNS Bisa Ditalangi dari SPP

Ada secercah cahaya bagi guru-guru non-PNS SMA/SMK sederajat yang hingga kini masih gigit jari soal honor yang belum diterima.

JAKARTA - Ada secercah cahaya bagi guru-guru non-PNS SMA/SMK sederajat yang hingga kini masih gigit jari soal honor yang belum diterima. Muncul usulan honor bisa diberikan melalui dana iuran atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (spp).

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menyampaikan, solusi itu tak jadi masalah untuk ditempuh. Asal, pihak sekolah memberikan penjelasan secara detil pada pihak wali murid dan dinas pendidikan.

”Harus dijelaskan pula tentang kebutuhan dana ini. Lalu, diterangkan kebutuhan soal guru tersebut. mengapa sangat dibutuhkan di sekolah,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, keberadaan guru-guru non PNS ini tak jadi masalah bila memang sejak awal terdata di pemerintah daerah kabupaten/kota. Sistem honornya tinggal dialihkan dari pemerintah daerah kabupaten/kota ke provinsi.

”Itu sudah pasti. Tinggal dialihkan. Tapi yang jadi masalah adalah mereka yang direkrut sendiri oleh kepala sekolah tanpa diketahui oleh dinas pendidikan setempat,” ungkapnya.

Karenanya, untuk menghindari perosalan berlanjut maka pihak sekolah diminta secara aktif melaporkan ke pemerintah provinsi. Sehingga, bisa kemudian dilakukan verifikasi data terkait guru-guru non-pns ini.

”Provinsi juga harus segera lakukan verifikasi dan validasi data. Berapa jumlah honorer yang ada di daerah. apakah memang jumlah sesuai dengan kebutuhan atau justru terlalu banyak. Karena harus ada penyesuaian juga dengan APBD mereka,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum PGRI Abduhzen menambahkan, honor juga bisa diambil dari dana BOS yang diberikan pada masing-masing sekolah. Dia mengatakan, dalam dana tersebut ada platform yang membenarkan penggunaannya untuk honor para guru non PNS.

”BOS ini kan tetap ada walau sekolah sudah dialihkan ke provinsi. Bisa menggunakan itu,” ujarnya.

Dana BOS sendiri biasa dikucurkan tiga bulan sekali. Untuk awal tahun biasa diturunkan pada Januari. Tahun ini sendiri besar anggaran BOS untuk siswa SMA/SMK mencapai sekitar Rp13,1 juta.

Menurutnya, persoalan tenaga guru honorer ini harus jadi perhatian pemerintah juga. Karena, sudah banyak tenaga guru PNS yang pensiun. Dalam satu tahun, jumlahnya mencapai 60-70 ribu di seluruh Indonesia.

”Pada 2020 diperkirakan mencapai 316 ribu. Karena ada moratorium, ya terpaksa pakai honorer kan? Honorer ini tak jarang juga diambil dari mereka yang pensiun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Widodo Sigit Pudjianto mengatakan, pengalihan urusan SMA/SMK ke provinsi memiliki semangat yang baik. Saat merevisi UU Pemda tiga tahun lalu, upaya tersebut dilakukan atas dasar keprihatinan atas kualitas sekolah tingkat SMA di berbagai daerah.

“Kualitas SMA misalnya di Bogor dengan Mataram itu tidak sama,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah pusat merasa perlu melakukan pembenahan agar terjadi pemerataan. Namun dalam prakteknya, hal itu menjadi berat jika beban memajukan pendidikan dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten/kota. Sehingga dirasa perlu untuk dibagi tugas ke pemerintah provinsi.

“SD, SMP Kabupaten, SMA Provinsi, lalu perguruan tinggi pemerintah pusat,” imbuhnya.

Lalu apa jaminan akan lebih baik? Sigit menjelaskan, urusan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi secara teknis lebih mudah dengan pemerintah pusat. Sebab secara jenjang lebih dekat dan jumlahnya yang tidak terlalu banyak. Sehingga diharapkan pembinaan yang dilakukan kementerian pendidikan bisa lebih intensif.

Diakuinya, dalam membangun paradigm tersebut, pemerintah tidak melakukan atas dasar satu dua peristiwa di kota tertentu. Melainkan atas evaluasi di seluruh Indonesia. “Ya Surabaya memang mampu menciptakan pendidikan SMA yang baik. Tapi daerah lain kan belum tentu,” pungkasnya. (mia/far/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penyerapan Dandes Belum Optimal

Penyerapan Dandes Belum Optimal

Penyerapan dana desa belum bisa meningkatkan perekonomian dan pembangunan desa.


Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Dalam latihan pendahulan PPRC TNI memang hanya satu meriam Giant Bow yang bermasalah.


Empat Prajurit Gugur, Jokowi Tetap ke Natuna

Empat Prajurit Gugur, Jokowi Tetap ke Natuna

Kabar duka datang dari lokasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).


Kapal Pencuri Seribu Ton Bisa Diseret ke Indonesia

Kapal Pencuri Seribu Ton Bisa Diseret ke Indonesia

Kapal MV Chuang Hong 68 yang kedapatan mencuri harta karun di lepas perairan Kepulauan Riau ditangkap.


Naik Dari Rp329 jadi 1.352, Jangan Kaget Rekening Listrik Melonjak

Naik Dari Rp329 jadi 1.352, Jangan Kaget Rekening Listrik Melonjak

Tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA kembali naik terhitung mulai Senin lalu (1/5).


Kasus SKL BLBI, Rizal Ramli Diperiksa

Kasus SKL BLBI, Rizal Ramli Diperiksa

KPK tampaknya ingin mengusut tuntas skandal mega korupsi Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dari akarnya.


Siap-siap, Komisi Kejaksaan Segera Periksa Jaksa Kasus Ahok

Siap-siap, Komisi Kejaksaan Segera Periksa Jaksa Kasus Ahok

Kejanggalan penuntutan jaksa penuntut umum (JPU) sidang dugaan penistaan agama disinyalir tidak terlepas dari peran Jaksa Agung HM. Prasetyo.


Mau Haji Lagi? Tunggu 10 Tahun Mendatang ya...

Mau Haji Lagi? Tunggu 10 Tahun Mendatang ya...

Masyarakat tidak bisa lagi berangkat haji berkali-kali dalam tempo yang singkat.


Ibunya Ditodong di Angkot, Anaknya Tertusuk Punggungnya

Ibunya Ditodong di Angkot, Anaknya Tertusuk Punggungnya

Risma Oktaviani patut bersyukur bisa selamat dari maut. Dia tak akan pernah melupakan penyanderaan yang dialaminya putranya, malam itu.


Hihihiu, Ternyata Kucing Juga Bisa Curi Pakaian Dalam

Hihihiu, Ternyata Kucing Juga Bisa Curi Pakaian Dalam

Jangan pernah tertipu dengan penampilan. Prinsip itu ternyata berlaku juga buat kucing.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!