Nasional
Share this on:

Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

  • Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol
  • Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

(Elfany Kurniawan/JawaPos.com) Kepala Korps Brimob Polri, Irjen Murad Ismail

JAKARTA - Kabar bahwa ada seorang anak jenderal yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigdatar M. Adam ternyata benar. Kepala Korps Brimob (Kakorbrimob) Polri Irjen Murad Ismail mengakui bahwa anaknya menjadi salah seorang tersangka dalam kasus tewasnya taruna tersebut.

Ditemui di Komplek Mabes Polri, Murad menjelaskan bahwa anaknya sama sekali tidak ikut memukul ketika terjadi peristiwa tersebut. Hanya saja, dia berada di lokasi tersebut. ?Awalnya, saya sudah membela dia,? tuturnya.

Namun, karena ini proses hukum, tentunya siapa pun harus sama di mata hukum. Dia mengaku, membiarkan proses hukum terhadap anaknya tersebut. ?Kita biarkan sajalah,? paparnya.

Menurutnya, kemungkinan besar anaknya tersebut memang tidak bisa menjadi seorang anggota polisi. ?Mungkin bukan nasibnya menjadi polisi, kamu saja tidak menjadi polisi hidupkan,? candanya.

Yang pasti, anak keduanya itu akan mempertanggungjawabkan apa yang terjadi tersebut. Dia mengatakan, saat ini kondisinya semua harus terbuka, soal anak ini juga terbuka. ?Semua harus terbuka,? paparnya.

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, terkait mutasi Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelzha Dahniel menjadi Gubernur Akpol memang sengaja dilakukan untuk perbaikan Akpol. ?Itu adalah dapur pimpinan Polri, perlu perbaikan,? tuturnya.

Tito juga mengaku sangat menyesali kejadian tewasnya taruna dipukul seniornya tersebut. Pasalnya, seminggu sebelum kejadian itu terjadi, dirinya telah meminta semua budaya kekerasan dihentikan. ?Rupanya malah tidak berhenti,? terangnya.

Karena itulah, dengan terpaksa dari tingkatan Gubernur hingga pengasuh-pengasuh dilakukan pergantian. Dengan pergantian tersebut diharapkan ada perubahan yang mendasar.

?Saya khawatir kalau saat pendidikan memukuli junior, nantinya saat bekerja memukuli tersangka dan tahanan. Yang pasti, semua sebenarnya sudah saya peringatkan,? ungkapnya.

Dia menegaskan, budaya kekerasan harus dihentikan, tidak ada manfaatnya kekerasan dilakukan dalam pendidikan kepolisian. ?Harus berhenti,? tegas mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Perlu diketahui, terdapat 14 tersangka dalam kasus tewasnya taruna akibt pemukulan dari seniornya tersebut. Pemukulan terjadi saat dilakukan pembinaan di Akpol. (idr/jpg)


Berita Sejenis

Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

Dituntut Jaksa Penjara 20 Tahun, Bos Travel Nangis

Anniesa Hasibuan, salah satu terdakwa kasus penipuan berkedok biro haji dan umroh First Travel tidak mampu menyembunyikan kesedihannya.


Usut Tuntas Calo Anggaran

Usut Tuntas Calo Anggaran

Menyusul hasil Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi yang menetapkan empat orang tersangka terkait pemberian gratifikasi.


Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

Setnov Siap Pindah ke Sukamiskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengesekusi terpidana kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto (Setnov).


Pelaku Penyadapan Rini-Sofyan Bisa Diketahui

Pelaku Penyadapan Rini-Sofyan Bisa Diketahui

Kasus penyadapan percakapan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Dirut PLN Sofyan Basyir segera bergulir di kepolisian.


Kasus Guru SMK Tampar Murid Harus Dituntaskan

Kasus Guru SMK Tampar Murid Harus Dituntaskan

Aksi kekerasan di dalam lingkungan sekolah kembali terjadi. Tiga hari terakhir viral video guru salah satu SMK swasata di Purwokerto, Jawa Tengah, menampar muri


Pemberi Gratifikasi Zumi Zola Ditelusuri KPK

Pemberi Gratifikasi Zumi Zola Ditelusuri KPK

Pasca menahan Gubernur Jambi non aktif Zumi Zola Zulkifli, KPK terus mendalami kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Jambi.


Percepat Revisi UU Perkawinan

Percepat Revisi UU Perkawinan

Kasus dua siswa SMP yang memenangkan permohonan ke Pengadilan Agama Bantaeng Sulawesi Selatan untuk melangsungkan pernikahan.


Mahfud MD: Mari Doakan Pak Boediono

Mahfud MD: Mari Doakan Pak Boediono

Mantan Ketua MK Mahfud MD tidak yakin Wakil Presiden RI 2009–2014 Boediono benar-benar terlibat dalam kasus korupsi bailout Bank Century pada 2008.


Sudah Setahun, Kasus Novel Masih Gelap

Sudah Setahun, Kasus Novel Masih Gelap

Kabut misteri masih menyelimuti kasus penyiraman air keras penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.


Mantan Wapres Boediono Terancam Jadi Tersangka

Mantan Wapres Boediono Terancam Jadi Tersangka

Keterlibatan mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono dalam skandal korupsi Bank Century kembali menyeruak.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!