Nasional
Share this on:

Lebaran 2017, Pemudik Bisa Lewat Tol Jakarta sampai Semarang

  • Lebaran 2017, Pemudik Bisa Lewat Tol Jakarta sampai Semarang
  • Lebaran 2017, Pemudik Bisa Lewat Tol Jakarta sampai Semarang

JAKARTA - Tiga ruas jalan tol yang menghubungkan Jakarta-Semarang sudah bisa dilalui pemudik pada musim mudik Lebaran 2017. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjami bahwa pada Juni mendatang, tol baru itu akan bisa beroperasi meskipun pembangunannya belum selesai.

?Secara keseluruhan berdasarkan aspek prasarana, mudik tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2016,? kata Basuki melalui keterangan resminya, kemarin.

Basuki mengatakan, ketiga ruas jalan tol tersebut, yakni tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang. Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol, yakni PT Jasa Marga, PT Waskita, dan PT Sumber Mitra Jaya sepakat untuk menjaga ritme pekerjaan dan bisa selesai tepat waktu untuk fungsional. Sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan arus mudik lebaran tahun ini.

Basuki yang tengah meninjau proyek pengerjaan tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang menilai bahwa ruas tol tersebut sudah bisa fungsional. Dia menjelaskan, saat ini progres konstruksi pembangunan ruas jalan tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25 persen dan pembebasan lahannya mencapai 98 persen.

Meski ditargetkan rampung keseluruhan pada Desember 2017, namun diharapkan secara fungsional dapat dilalui pada arus mudik tahun ini. Menurutnya, dengan berfungsinya jalan tol trans Jawa sampai Semarang, alternatif untuk rekayasa lalu lintas semakin banyak karena arus lalu lintas terpecah tidak lagi terfokus di Brebes Timur seperti tahun lalu.

?Kalau nanti di Ngaliyan itu berfungsi, arus dapat terpecah di Brebes untuk langsung menuju Purwokerto. Jadi sudah banyak alternatif untuk rekayasa lalu lintas," ujar Basuki.

Seperti diketahui jalan tol Pejagan-Pemalang memiliki panjang 57,5 kilometer dan terdiri dari 4 seksi. Untuk seksi 1 dan 2 hingga keluar Brebes Timur telah dioperasikan pada Juni 2016 lalu. Sedangkan untuk ruas tol Pemalang-Batang memiliki panjang 39 kilometer.

Ruas tol Pemalang-Batang ini, kata, Basuki, punya kualitas tanah yang agak sulit untuk dibangun sehingga butuh treatment khusus. ?Istilahnya soft soil. Dan tadi sudah disepakati dilakukan dengan metode vacuum,? tambah Basuki.

Basuki mengatakan. Proses vacuum itu akanmulai dilakukan pada akhir Januari. Apabila tidak selesai, akan dicari solusi lainnya sehingga saat musim mudik 2017 tetap dapat berfungsi. Saat ini progres konstruksi ruas tol Pemalang-Batang mencapai 6,63 persen dan pembebasan lahan mencapai 80,80 persen.

Sementara itu, berdasarkan tinjauan, Basuki mengatakan bahwa ruas toal Batang-Semarang sudah bisa dilalui di beberapa lokasi. ?Sehingga meski ditargetkan baru akan beroperasi pada Desember 2018, sudah bisa digunakan pada arus mudik tahun ini,? terangnya.

Ruas yang memiliki panjang 75 kilometer tersebut, terdiri dari 5 seksi. Progres konstruksinya telah mencapai 10,95 persen dan pembebasan lahan mencapai 65,15 persen. Dengan begitu, secara keseluruhan, pada 2017, Kementerian PUPR akan menambah jalan tol sepanjang 392 kilometer.

Sebelumnya, pada 2016, Kementerian PUPR telah menabah 44 kilometer jalan tol. ?Jadi proyeksi total sampai dengan 2017 adalah 567,9 kilometer jalan tol yang beroperasi," tutur Basuki.

Selanjutnya untuk 2018 Basuki menargetkan jalan tol yang beroperasi menjadi 1.182,7 kilometer dan di 2019 menjadi 1.851,4 kilometer. ?Dengan demikian, target kita membangun 1.000 kilometer jalan tol dalam waktu 5 tahun ke depan dapat tercapai. Mudah-mudahan dapat melebihi target hingga 1.851,4 kilometer,? ungkapnya.

Berdasarkan data, terdapat 34 seksi jalan tol yang akan diresmikan pengoperasiannya sepanjang tahun 2017. (and/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Setnov tidak bisa berkelit ketika ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto memerintahkan JPU KPK membaca surat dakwaan, kemarin (13/12).


Produktivitas Indonesia Kalah Empat Kali Lipat dari Jepang

Produktivitas Indonesia Kalah Empat Kali Lipat dari Jepang

Balai latihan kerja (BLK) yang diambil pemerintah daerah dinilai masih belum bisa meningkatan produktivitas para pekerja.


Hmmm... Proyek Kereta Cepat Maju Mundur Maju Mundur Cantik

Hmmm... Proyek Kereta Cepat Maju Mundur Maju Mundur Cantik

Setelah sempat dijanjikan rampung pada November 2017, desain proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya akhirnya mundur lagi ke bulan Maret.


KPK: Setnov Lebih Terhormat Ikuti Sidang

KPK: Setnov Lebih Terhormat Ikuti Sidang

Upaya praperadilan Setya Novanto (Setnov) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akhirnya pupus.


UU ASN Akan Direvisi, Honorer K2 Bisa Jadi Segera Diangkat PNS

UU ASN Akan Direvisi, Honorer K2 Bisa Jadi Segera Diangkat PNS

Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan direvisi Januari 2018 mendatang.


Stop Dulu Kirim Mahasiswa ke Mesir

Stop Dulu Kirim Mahasiswa ke Mesir

Kondisi keamanan Mesir masih belum kondusif. Sejak ditetapkannya state of emergency di Mesir pada April 2017.


8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

Per 8 Desember mendatang, sembilan ruas tol akan berlakukan tarif baru.


Mendikbud: Saweran untuk Tambah Gaji Guru Honorer

Mendikbud: Saweran untuk Tambah Gaji Guru Honorer

Pemerintah belum bisa mengatasi persoalan minimnya gaji guru honorer.


Tiga Ruas Tol Siap Dioperasionalisasikan

Tiga Ruas Tol Siap Dioperasionalisasikan

Ruas terakhir dari tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) akan diresmikan dalam waktu dekat.


Fitur Cek NIK Sudah Bisa Diakses

Fitur Cek NIK Sudah Bisa Diakses

Fitur pengecekan nomor induk kependudukan (NIK) sudah bisa diakses.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!