Nasional
Share this on:

Luar Biasa, Empat Perampok sadis di Pulomas Beraksi Hanya 16 Menit

  • Luar Biasa, Empat Perampok sadis di Pulomas Beraksi Hanya 16 Menit
  • Luar Biasa, Empat Perampok sadis di Pulomas Beraksi Hanya 16 Menit

Ridwan Sitorus alias Ius Pane tak berkutik saat ditampilkan di hadapan publik di Mapolda Metro Jaya kemarin.

JAKARTA - Ridwan Sitorus alias Ius Pane tak berkutik saat ditampilkan di hadapan publik di Mapolda Metro Jaya kemarin. Dia adalah salah seorang pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Jakarta, yang menewaskan enam orang pada 27 Desember lalu.

’’Nyesel banget. Saya tobat. Maafin saya,’’ kata Ius di hadapan Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan.

Dalam rekaman CCTV, terlihat peran Ius saat beraksi di rumah almarhum Dodi Triono. Ius menyeret Diona Andra Putri, putri Dodi, dari lantai 2 kamarnya ke kamar mandi di lantai 1.

Ius juga sempat memukul pipi Diona, lantaran korban berteriak minta tolong. Siswi SMA Al Azhar itu pun terdiam.

Iriawan menjelaskan, kronologi perampokan mengacu pada rekaman CCTV yang ada di atas garasi. Kejadiannya sangat cepat. ’’Mereka beraksi hanya 16 menit. Mulai pukul 14.26 sampai 14.42,’’ ujarnya.

Para pelaku tiba di rumah korban pada Senin (26/12) sekitar pukul 12.30. Mereka naik mobil Suzuki Ertiga. Para tersangka tersebut memiliki peran masing-masing.

Alfin Berinus Sinaga mengendarai mobil dan menjaga situasi sekitar. Ramlan Butarbutar sebagai kapten. Sementara itu, Ius Pane dan Erwin Situmorang sebagai eksekutor perampokan.

Ius Pane adalah orang pertama yang masuk ke rumah korban. Disusul Ramlan dan Erwin yang bersenjata golok serta pistol. Mereka menggiring Yanto, sopir Dodi, ke dalam rumah.

Setelah itu, satu demi satu korban dimasukkan ke kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter yang ada di bawah tangga ke lantai 2. Termasuk Dodi yang datang terakhir.

’’Pak Dodi ini lehernya didekap sama pelaku dan dimasukkan ke kamar mandi dengan korban lainnya,’’ kata Iriawan.

Setelah itu, para pelaku langsung beraksi dan mengambil barang-barang berharga. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dan lima korban luka.

Polisi menyita barang bukti uang tunai belasan juta rupiah, jam tangan mewah, golok, dua senjata api, dan empat lembar mata uang asing. (gum/c17/ca/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Peras Rp1,5 Miliar, kok Fauzi Hanya Dituntut Dua Tahun

Peras Rp1,5 Miliar, kok Fauzi Hanya Dituntut Dua Tahun

Komitmen memberantas kejahatan korupsi di internal Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menjadi tanda tanya besar.


TNI Tambah Pasukan di Luar Jawa

TNI Tambah Pasukan di Luar Jawa

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto resmi menduduki kursi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).


Tembak Mati, Percepat Indonesia Bebas Narkotika

Tembak Mati, Percepat Indonesia Bebas Narkotika

Polri makin garang memerangi pengedar narkotika. Terbukti, hanya dalam 18 hari pada awal 2017, sudah ada empat pengedar yang meregang nyawa.


Fauzi Hanya Cokot Abdullah, Jaksa Lain Aman

Fauzi Hanya Cokot Abdullah, Jaksa Lain Aman

Sidang kasus pemerasan dalam penanganan perkara korupsi pelepasan tanah kas desa (TKD) di Kalimook, Sumenep, memasuki babak akhir.


Suap Pengisian Jabatan Diyakini Tak hanya di Klaten

Suap Pengisian Jabatan Diyakini Tak hanya di Klaten

Potensi suap pengisian jabatan diduga kuat tidak hanya terjadi di Kabupaten Klaten.


Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Sadis Empat Orang

Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Sadis Empat Orang

Meski berhasil mengamankan rekaman CCTV, tidak berarti polisi akan dengan mudah mengidentifikasi pelaku pembunuhan sadis Pulomas.


Pembunuh Bawa Power Supply yang Dikira Penyimpan Rekaman CCTV

Pembunuh Bawa Power Supply yang Dikira Penyimpan Rekaman CCTV

Polisi mulai mengungkapkan satu persatu data dan fakta pembunuhan dan perampokan sadis di rumah Dodi Triono.


Dua Pembunuh Sadis di Rumah Mewah Pulomas Ditangkap Polisi di Bekasi

Dua Pembunuh Sadis di Rumah Mewah Pulomas Ditangkap Polisi di Bekasi

Selang sehari pembantaian sadis di sebuah Rumah Mewah di Pulomas, polisi berhasil menangkap dua pelaku.


Polisi Masih Gelap Soal Motif Pembunuhan di Pulomas

Polisi Masih Gelap Soal Motif Pembunuhan di Pulomas

Misteri pembunuhan dengan cara penyekapan sebelas orang di Pulomas Jakarta Timur masih bersaput misteri.


Pembunuhan Satu Keluarga di Pulomas, Pelaku Diduga Lebih dari Seorang

Pembunuhan Satu Keluarga di Pulomas, Pelaku Diduga Lebih dari Seorang

Pembunuhan sadis satu keluarga menggemparkan publik, kemarin. Polisi menduga, pelakunya berjumlah tiga orang.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!