Nasional
Share this on:

Mudik Nanti, Empat Jembatan Layang Sudah Beres

  • Mudik Nanti, Empat Jembatan Layang Sudah Beres
  • Mudik Nanti, Empat Jembatan Layang Sudah Beres

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni empat jembatan layang (overpass) jalur Pantai Utara (Pantura) akan bisa digunakan pada musim mudik 2017.

Jembatan layang tersebut yaitu, Jembatan Layang Dermoleng dan Kretek di Brebes dan Jembatan Layang Klonengan dan Kesambi di Tegal, Jawa Tengah. Empat jembatan laying tersebut difungsikan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di jalur Pantura.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VII Herry Marzuki mengatakan bahwa hingga saat ini, progress pembangunannya sudah masuk 20-30 persen dan diharapkan akan selesai pada Juni mendatang. Herry mengatakan, dengan progres yang masih on the track itu, empat jembatan layang tersebut sudah akan bisa dilalui nanti.

”Nanti insya Allah sudah bisa fungsional. Jalannya sudah jadi, tapi mungkin masih belum diaspal. Masih pakai rigit. Tapi tetap bisa dilalui,” katanya kepada Jawa Pos (induk eadartegal.com), kemarin.

Hal tersebut dibenarkan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto. Dia mengaku optimis pembangunan empat jembatan layang itu berjalan sesuai jadwal dan dapat fungsional pada arus mudik Lebaran tahun ini. Keyakinannya tersebut didasarkan kendala yang dianggap krusial seperti pengadaan lahan, pemindahan utilitas listrik PLN dan palang pintu perlintasan kereta api telah berhasil diatasi.

“Ada dua tempat yang memang alami keterlambatan dari jadwal perencanaan, sebesar tiga persen, namun saya yakin kita masih bisa mengejarnya,” terangnya.

Lebih lanjut Arie mengatakan khusus untuk jembatan layang Dermoleng akan bisa rampung 100 persen pada saat mudik nanti. Namun Arie juga menyampaikan kondisi lebih rumit ada pada konstruksi jembatan layang Klonengan. Meskipun yakin akan fungsional, Arie menyatakan ada beberapa hal yang perlu segera ditangani.

Satu hal yang menganjal adalah sewa menyewa lahan kereta api, namun Arie berjanji Senin pekan depan akan bertemu dengan Dirjen Kereta Api dan Dirut PT KAI untuk menyelesaikan masalah tersebut.

”Kalaupun kami harus menyewa tidak masalah, tetapi mungkin seharusnya tidak menyewa ya karena kan untuk kepentingan masyarakat,” sambungnya.

Terkait keberadaan saluran air di sisi kanan dan kiri jalan yang menjadi lokasi pembangunan akan dilakukan penanganan agar tidak menyebabkan genangan atau rembesan ke spot pekerjaan. Manajemen pengaturan lalu lintas dilakukan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja bagi para pekerja maupun masyarakat sekitar. (and/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hati-hati, Enam Kecelakaan di Tol Brebes-Batang Akibat Pemudik Ngebut

Hati-hati, Enam Kecelakaan di Tol Brebes-Batang Akibat Pemudik Ngebut

Jalan tol fungsional yang dioperasionalkan untuk membantu melancarkan arus mudik mulai memakan korban.


Jelang Mudik, Target Flyover Kretek di Brebes Malah Mundur

Jelang Mudik, Target Flyover Kretek di Brebes Malah Mundur

Target pembangunan flyover untuk mengurai kemacetan di Brebes mundur.


Sekolah Lima Hari Mulai Bertahap

Sekolah Lima Hari Mulai Bertahap

Kebijakan hari belajar lima hari dalam sepekan sudah mendapatkan lampu hijau dari Mendikbud Muhadjir Effendy.


Puncak Arus Mudik Diprediksi 23 Juni

Puncak Arus Mudik Diprediksi 23 Juni

Puncak arus mudik lebaran 2017 diprediksi pada H-2 pada 23 Juni dan gelombang kedua H-1 atau 24 Juni 2017.


Pemerintah Jamin Brexit Tak Macet Lagi

Pemerintah Jamin Brexit Tak Macet Lagi

Infrastruktur baru penunjang mudik lebaran dipastikan dapat dilalui sepekan sebelum lebaran.


13 Exit Disiapkan di Tol Pantura

13 Exit Disiapkan di Tol Pantura

Sebanyak 13 pintu keluar tol disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di ruas tol Pantura untuk musim mudik kali ini.


Hari Ini, Alasan Pencabutan Banding Ahok Akan Terungkap

Hari Ini, Alasan Pencabutan Banding Ahok Akan Terungkap

Keluarga Basuki T. Purnama (Ahok) mencabut memori banding yang sudah diajukan Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika kemarin.


Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Dalam latihan pendahulan PPRC TNI memang hanya satu meriam Giant Bow yang bermasalah.


Seluruh Meriam Giant Bow Ditarik Mundur

Seluruh Meriam Giant Bow Ditarik Mundur

Investigasi insiden yang menyebabkan empat prajurit Yon Arhanud 1/Divisi Infateri 1 Kostrad gugur dalam latihan berlanjut.


Empat Prajurit Gugur, Jokowi Tetap ke Natuna

Empat Prajurit Gugur, Jokowi Tetap ke Natuna

Kabar duka datang dari lokasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!