Nasional
Share this on:

Nasib Unas 2017, Ada di Tangan Jokowi Pekan Ini

  • Nasib Unas 2017, Ada di Tangan Jokowi Pekan Ini
  • Nasib Unas 2017, Ada di Tangan Jokowi Pekan Ini

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik hasil kajian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penyelenggaraan ujian nasional (unas). Setelah mengikuti puncak Hari Guru Nasional (HGN) 2016 dan HUT PGRI ke-71 di Bogor kemarin, Jokowi menyebut kepastian unas tahun depan ditetapkan di rapat kabinet terbatas pekan ini.

Jokowi memberikan penjelasan soal unas itu didampingi Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, dan Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. ’’Insyallah pekan depan (pekan ini, red) sudah ada keputusan terkait penyelenggaraan unas,’’ jelasnya.

Dalam paparan kemarin, Jokowi tidak menyebut istilah penghentian, penghapusan, ataupun moratorium. Dia lebih memilih menggunakan istilah unas akan didesentralisasikan ke daerah-daerah. Jokowi menjelaskan keputusan desentralisasi unas harus dibawa dahulu ke rapat kabinet terbatas (ratas). Dia berharap masyarakat bersabar menunggu putusan resmi dari pemerintah.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan dalam desentralisasi unas nantinya, tidak serta merta seluruh persoalan diserahkan ke daerah. Dia mengatakan tetap ada standar nasional yang harus dipenuhi oleh masing-masing penyelenggara. Urusan standar nasional ini ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Muhadjir menjelaskan desentralisasi unas terkait dengan kewenangan pengelolaan pendidikan sesuai jenjang. Yakni untuk pendidikan dasar (SD dan SMP) ada di tangan pemerintah kabupaten dan kota. Sedangkan jenjang pendidikan menengah (SMA dan SMK) ditangani oleh pemerintah provinsi.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan draft hasil kajian Kemendikbud soal unas sudah disampaikan ke presiden. Saat ratas nanti, Muhadjir akan menyampaikan dampak positif dan negatif moratorium unas. ’’Stres itu hanya dampak sampingan unas saja,’’ jelasnya.

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang hadir di puncak HGN 2016 dan HUT PGRI ke-71 mendukung rencana pemerintah penghentikan unas. ’’Di dalam unas, anak hanya dinilai satu aspek saja. Sebenarnya tidak boleh seperti itu. Harus menyeluruh,’’ tuturnya.

Rita juga mengakui setiap menjelang unas, siswa dan orangtua dibuat gugup, cemas, dan banyak berpikir. Termasuk juga para siswa mati-matian memperbanyak porsi bimbingan belajar (bimbel). Ketika nanti unas dipasrahkan ke daerah, Rita mengatakan ujian akhir harus membuat siswa rileks dan tidak tetap menjaga kejujuran.

Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi juga memberikan dukungan terhadap kebijakan penghapusan sementara unas. Dia mengatakan anggaran unas yang mencapai Rp500 miliar, bisa dialihkan untuk kegiatan yang penting. Seperti renovasi sekolah rusak dan peningkatan kompetensi guru.

Meskipun nantinya unas dipasrahkan ke daerah, Unfah berharap tetap ada panduan atau acuan dari pemerintah pusat. Sehingga setiap daerah tidak sembarangan dalam membuat soal ujian untuk siswanya. (wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

 Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Istri Gubernur Bengkulu Kena OTT, KPK Sita Duit Rp1 Miliar

Untuk kedua kalinya dalam tempo dua minggu terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu.


Ini Daftar Mi yang Ditarik BPOM, karena Mengandung Babi

Ini Daftar Mi yang Ditarik BPOM, karena Mengandung Babi

Lagi-lagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kecolongan. Makanan tak sesuai ketentuan beredar di pasaran.


Jalan Tol Pejagan-Gringsing Dibuka sampai Pukul 18.00

Jalan Tol Pejagan-Gringsing Dibuka sampai Pukul 18.00

Hari ini, jalan tol fungsional (JTF) Brebes Timur-Gringsing dibuka untuk umum.


PMK Diteken, THR dan Gaji ke-13 Cair Minggu Ini

PMK Diteken, THR dan Gaji ke-13 Cair Minggu Ini

Presiden Joko Widodo baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) terkait Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk PNS.


Setiap 10 Km Tol Pejagan-Gringsing Ada Rest Area Darurat

Setiap 10 Km Tol Pejagan-Gringsing Ada Rest Area Darurat

PT Jasa Marga juga mengebut persiapan beroperasinya jalan tol lintas jawa.


Buruan... Tiket Kereta Api Tambahan Kembali Dijual 14 Juni Nanti

Buruan... Tiket Kereta Api Tambahan Kembali Dijual 14 Juni Nanti

Ada kabar gembira bagi calon pemudik yang ingin pulang ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.


Regulasi Lima Hari Sekolah Jangan Bebani Wali Murid

Regulasi Lima Hari Sekolah Jangan Bebani Wali Murid

Jika berjalan sesuai rencana, regulasi sekolah lima hari dalam sepekan akan dirilis Kemendikbud pekan depan.


Soal Kriminalisasi Ulama, Komnas HAM Minta Presiden Turun Tangan

Soal Kriminalisasi Ulama, Komnas HAM Minta Presiden Turun Tangan

Komisi Nasional untuk HAM melayangkan permintaan resmi pada presiden untuk menyelesaikan kriminalisasi ulama terhadap Rizieq Syihab.


Sebelum Ditangkap KPK, Kepala Dinas Setor Rp600 Juta Setahun

Sebelum Ditangkap KPK, Kepala Dinas Setor Rp600 Juta Setahun

KPK akhirnya membeber hasil operasi tangkap tangan (OTT) terbaru yang melibatkan pimpinan DPRD dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Jatim.


Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

Kabar bahwa ada seorang anak jenderal yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigdatar M. Adam ternyata benar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!