Nasional
Share this on:

Pak Presiden, Teknis Pendidikan Tidak Bisa Diseragamkan

  • Pak Presiden, Teknis Pendidikan Tidak Bisa Diseragamkan
  • Pak Presiden, Teknis Pendidikan Tidak Bisa Diseragamkan

Wakil Ketua KPAI Susanto.

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Presiden Jokowi untuk segera bertindak menanggapi kontroversi Lima Hari Sekolah yang tengah menghangat.

?Presiden harus segera mengambil langkah, membiarkan polemik berlarut-larut bisa berdampak buruk bagi anak,? kata Susanto, Ketua KPAI dalam pernyataan resminya, kemarin.

Susanto menyebut bahwa pihaknya telah melakukan telaah terhadap Permendikbud Nomor 23 tahun 2017 tentang hari sekolah.

Menurut KPAI, teknis pendidikan tidak dapat disama ratakan. dalam pasal 51 UU nomor 20 tahun 2013 tentang Sisdiknas, disebutkan bahwa pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan dengan menejemen berbasis sekolah/madrasah.

?Sejak ada UU Sisdiknas, maka daerah memiliki otonomi penuh, termasuk memilih lama belajar,? katanya.

Seharusnya menurut Susanto teknis pembelajaran menjadi domain kewenangan Pemprov dan pemerintah Kabupatne/Kota. Sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Selain itu, kata Susanto, 40 Jam per minggu berpotensi melanggar UU perlindungan anak. Hak anak untuk memiliki waktu yang seimbang untuk bertemu dengan orang tua maupun bermain dan belajar dengan teman sebaya di luar jam pelajaran tidak tercukupi.

Dalam hemat KPAI, Pemerintah seharusnya lebih berkonsentrasi untuk memenuhi 8 standar nasional pendidikan berupa pemerataan fasilitas, sarana dan prasarana, pendidik yang berkualitas, serta sekolah ramah anak. (tau/jpg)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Sebentar Lagi Beras Impor 500 Ribu Ton Datang

Sebentar Lagi Beras Impor 500 Ribu Ton Datang

Impor beras yang dibuka pemerintah untuk stabilkan harga dan menambah stok tidak bisa selesai dalam waktu dekat.


Pelaku Sodomi di Pesantren Lampung Bisa Dikebiri

Pelaku Sodomi di Pesantren Lampung Bisa Dikebiri

Ketua Komisi Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait akan kembali kunjungi pesantren AI di Lampung.


Sekarang, PNS Bisa Cuti Dampingi Istri Melahirkan

Sekarang, PNS Bisa Cuti Dampingi Istri Melahirkan

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melansir aturan baru tentang tata cara pemberian cuti PNS.


Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

Pemilihan gubernur Jawa Timur mulai panas. Kabar paling anyar adalah mundurnya Abdullah Azwar Anas.


Tertipu, 1.800 Calon Jamaah Umrah Gagal Terbang

Tertipu, 1.800 Calon Jamaah Umrah Gagal Terbang

Kasus penipuan travel umrah Hannien Tour (HT) membuka fakta bahwa kejahatan umrah tidak melulu terjadi di paket umrah murah.


Ayo KPK, Kejar Terus Sjamsul Nursalim

Ayo KPK, Kejar Terus Sjamsul Nursalim

KPK diminta tidak tebang pilih terkait penanganan skandal dugaan korupsi surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI).


Saat Bangsa Kacau, Semua Rindukan Gus Dur

Saat Bangsa Kacau, Semua Rindukan Gus Dur

Peringatan sewindu wafatnya Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tadi malam berlangsung istimewa.


2018, Istana Bebas Banjir

2018, Istana Bebas Banjir

Mulai 2018, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta tidak perlu lagi khawatir kebanjiran.


Jelang Libur Panjang, Pengerjaan Tol Elevated Dihentikan Sementara

Jelang Libur Panjang, Pengerjaan Tol Elevated Dihentikan Sementara

Tidak hanya sektor perhubungan laut yang menjadi perhatian menjelang libur Natal dan tahun baru.


Dari Registrasi SIM Card, Operator Bisa Hemat Rp2-2,5 Triliun

Dari Registrasi SIM Card, Operator Bisa Hemat Rp2-2,5 Triliun

Sejak program registrasi bergulir, jumlah peredaran sim card menurun jadi 300-400 juta.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!