Nasional
Share this on:

Pedang Pemberian Raja Salman Untuk Kapolri Dicek KPK

  • Pedang Pemberian Raja Salman Untuk Kapolri Dicek KPK
  • Pedang Pemberian Raja Salman Untuk Kapolri Dicek KPK

Pedang pemberian Raja Salman Abdulaziz al-Saud untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian diserahkan ke KPK, kemarin.

JAKARTA - Pedang pemberian Raja Salman Abdulaziz al-Saud untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin. Penyerahan itu merupakan bentuk kepatuhan orang nomor satu di Polri itu untuk melaporkan gratifikasi.

Koordinator Sekretaris Pribadi Kapolri Kombes Dadang Hartanto yang menyerahkan pedang itu ke KPK. Pedang itu diberikan Raja Salman pada Sabtu kemarin.

”Saya datang dengan maksud menyampaikan laporan gratifikasi, ini merupakan bentuk kepatuhan Pak Kapolri,” kata Dadang di gedung KPK, kemarin.

Dadang mengatakan, pedang tersebut tidak berlapis emas seperti informasi yang beredar selama ini. Pedang itu hanya cendera mata biasa berwarna perak. Hanya, bungkus pedang sepanjang 1 meter itu saja yang berwarna keemasan.

”Informasi yang berkembang, cendera mata ini pedang emas,” tuturnya.

Harga pedang tersebut, kata Dadang, diperkirakan hanya mencapai Rp 10 juta. Namun, untuk kepastian nominal itu, pihak kepolisian menyerahkan kepada KPK agar diteliti. Baik itu material bahan pedang sampai harga aslinya.

”Nanti akan dicek, dalam beberapa hari ke depan akan dinilai KPK. Apakah dikembalikan atau tetap di sini adalah keputusan KPK,” imbuhnya.

Setiap cendera mata yang didapatkan pejabat Polri akan diinventarisasi untuk institusi Polri. Selanjutnya, cendera mata itu akan dipajang di museum, ruang perjamuan, atau di ruang tamu gedung Polri.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan pemberian pedang merupakan pertukaran cendera mata biasa. Sebab, saat menerima pedang, kapolri juga menyerahkan plakat kepada Raja Salman sebagai gantinya. Hanya, lantaran harga pedang ditaksir besar, maka sewajarnya dilaporkan ke KPK.

”Mengenai keaslian ini emas atau tidak, nanti akan dicek di bagian gratifikasi, biasanya butuh waktu 10-15 hari menyelesaikan laporan,” ungkapnya.

Setelah dicek, KPK akan menentukan apakah pedang itu bisa disimpan di museum Polri atau tidak. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Akhirnya Syarat Rp25 Juta untuk Buat Paspor Dicabut

Akhirnya Syarat Rp25 Juta untuk Buat Paspor Dicabut

Pemerintah akhirnya mencabut persyaratan Rp 25 juta untuk pembuatan paspor setelah mendapatkan tekanan dari masyarakat.


Duh... KPK Ingin Sembunyikan 37 Anggota DPR

Duh... KPK Ingin Sembunyikan 37 Anggota DPR

KPK benar-benar ingin menyimpan rapat-rapat 37 nama anggota DPR (2009-2014) yang diduga menerima aliran korupsi e-KTP.


Lihat Ini, Berkas Perkara Dua Terdakwa E-KTP Setinggi 2,5 Meter

Lihat Ini, Berkas Perkara Dua Terdakwa E-KTP Setinggi 2,5 Meter

Kasus korupsi e-KTP yang saat ini ditangani KPK memasuki babak baru. Sejumlah nama top mulai disebut-sebut ikut terlibat.


Korupsi E-KTP Seret Sejumlah Nama, KPK Gerak Cepat

Korupsi E-KTP Seret Sejumlah Nama, KPK Gerak Cepat

Gerak cepat KPK mengusut tuntas skandal korupsi kartu tanda penduduk (KTP) elektronik (e-KTP) tengah dinanti.


Raja Salman Tinggalkan Bali, Penerbangan Delay 45 Menit

Raja Salman Tinggalkan Bali, Penerbangan Delay 45 Menit

Kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Indonesia berakhir kemarin.


Sebelum ke Bali, Raja Salman Mampir ke Brunei

Sebelum ke Bali, Raja Salman Mampir ke Brunei

Setelah agenda kunjungan kenegaraan yang padat di Jakarta, hari ini Raja Salman dan rombongannya akan berlibur.


Hari Ini Raja Salman Sambangi Masjid Istiqlal

Hari Ini Raja Salman Sambangi Masjid Istiqlal

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia akan dimanfaatkan pula untuk membahas isu-isu toleransi dan keberagaman.


Raja Salman Bakal Disambut Tari Saman dan Zapin Melayu serta Disuguhi Ikan Bakar

Raja Salman Bakal Disambut Tari Saman dan Zapin Melayu serta Disuguhi Ikan Bakar

Kehadiran Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan dijadikan ajang promosi budaya Indonesia.


Catat, Raja Salman Tiba Besok Siang

Catat, Raja Salman Tiba Besok Siang

Sejumlah agenda padat menanti Raja Salman bin Abdulazis Al Saud sejak mulai tiba di Indonesia besok.


 Fantastis, Raja Salman Booking Hotel Bintang Lima dengan Tarif Sewa Kamar Rp 133 juta per Malam

Fantastis, Raja Salman Booking Hotel Bintang Lima dengan Tarif Sewa Kamar Rp 133 juta per Malam

Kunjungan Kenegaraan Raja Saudi, Salman bin Abdulazis Al Saud, bakal membawa rombongan yang gemuk.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!