Nasional
Share this on:

Pembebasan Lahan Beres, Tol Batang-Semarang Siap Dilalui Lebaran

  • Pembebasan Lahan Beres, Tol Batang-Semarang Siap Dilalui Lebaran
  • Pembebasan Lahan Beres, Tol Batang-Semarang Siap Dilalui Lebaran

BATANG - Pembebasan lahan menjadi fokus pemerintah untuk mengebut proyek tol trans Jawa maupun Sumatera. Kemarin, Presiden Joko widodo mampir ke proyek tol Batang-Semarang di Kabupaten Batang, Jateng. Lahan-lahan yang masih belum bebas segera dibayar agar proyek tidak terhambat.

Dalam peninjauan kemarin, sebagian ruas tol sudah dibeton. Tebing-tebing setinggi 10 meter di samping kanan-kiri telah dikepras dan diratakan. Tampak tol tersebut memanjang dari barat ke timur, yang sebagian lainnya belum disentuh alat berat.

Alhamdulillah, hari ini khusus yang di Batang 100 persen pembebasan lahan selesai, ujar presiden.

Sementara, untuk lahan di Kendal dan Semarang maksimal akhir Februari sudah tuntas pembebasannya. Kalau pembebasan rampung, maka konstruksi nanti kebut-kebutan, dua sif, tiga sif, lanjutnya. Sehingga, benar-benar siap dan bisa dilewati pemudik saat momen lebaran mendatang.

Meski demikian, saat pengoperasian nanti, tol sepanjang 75 kilometer tersebut diprediksi belum sempurna betul. Meski, sudah layak untuk dioperasikan.

Menurut Jokowi, rencana tol itu sudah ada sejak 1996, tapi tidak kunjung digarap. Dengan pengoperasian tol tersebut, maka pemudik dari Jakarta dan Jabar bisa lanjut ke Semarang, tidak hanya terhenti di Brebes.

Jokowi menjamin tidak ada kendala dalam hal pendanaan. Sebab, pemerintah sudah memiliki dana talangan senilai Rp 32 triliun untuk menyelesaikan ruas-ruas tol yang diprogramkan. Dana tersebut, sebagian besar akan terpakai untuk pembebasan lahan. Selebiihnya untuk membangun ruas jalan tol.

Menteri PUPR (pekerjaan umum dan perumahan rakyat) Basuki Hadimuljono menjelaskan, tol tersebut nanti akan berujung di wilayah Kecamatan Ngaliyan, Semarang bagian Barat. Walaupun fungsional, namun sudah dilapisi beton, terangnya. Dengan demikian, kendaraan diprediksi sudah bisa melewatinya dengan mulus.

Secara total, selama 2017 pemerintah akan menyelesaikan tol sepanjang 392 kilometer di seluruh Indonesia. Bila digabung dengan ruas tol yang selesai 2016, totalnya menjadi 567,9 km. Untuk selanjutnya, pada 2018 akan bertambah lagi menjadi 1.182,7 km, dan menjadi 1.851,4 km pada akhir 2019.

Khusus tol Trans Jawa, tahun ini ada beberapa ruas yang selesai. Selain Batang-Semarang, ruas Pemalang-Batang juga bakal tuntas. Kemudian, ada tol Bawen-Salatiga, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, dan Surabaya-Mojokerto. Secara keseluruhan, ada 34 ruas tol yang akan selesai tahun ini. Selebihnya akan diselesaikan pada 2018.

Di hari yang sama, Presiden juga mendatangi lokasi serah teraima ganti rugi lahan di kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Sejumlah warga menunggu giliran bertransaksi dengan pemerintah. Nilai tanahnya mulai puluhan juta rupiah hingga di atas Rp1 miliar.

Namun, rupanya tidak semua sepakat dengan harga tanah yang hendak dibayarkan oleh pemerintah. Salah satunya Muflikhun, warga Desa Kandeman. Di hadapan Presiden, dia membentangkan kertas HVS dengan tulisan bahwa dia belum sepakat dengan harga yang ditawarkan.

Dia menjelaskan, ada 33 pemilik lahan yang belum sepakat dengan harga. Persoalannya, mereka merasa dibedakan dengan desa lainnya, yakni Desa Mentosari. Desa kami lebih strategis dari Mentosari, tapi harganya lebih tinggi di sana, tutur pria 25 tahun itu.

Sebagai gambaran, harga tanah tertinggi di Desa Kandeman hanya Rp450 ribu per meter persegi. Sementara, di Desa Mentosari tanah warga dihargai Rp1.310.000 per meter persegi. Menurut dia, kelebihan Desa Mentosari adalah desa tersebut berada di tepi jalan raya dan akan menjadi lokasi pintu masuk dan keluar tol.

Tapi Desa Kandeman itu di Pantura, menjadi jantung kecamatan, dan sudah ditetapkan menjadi kawasan industri sejak 2011, lanjutnya.

Rencananya, hari ini akan dilakukan mediasi kembali di Pendapa Kabupaten Batang. Warga Desa Kandeman berharap, harga lahan di desa tersebut bisa lebih tinggi dari yang ditawarkan. Minimal, sama dengan harga lahan di Desa Mentosari, karena lokasinya sama-sama strategis. Bahkan warga berani mengklaim Kandeman lebih strategis.

Sebagaimana diberitakan, pengaturan arus mudik 2017 dijanjikan bakal lebih baik dari 2016. Dengan beroperasinya tol Batang-Semarang, aparat kepolisian punya opsi lebih banyak untuk mengatur arus lalu lintas.

Kendaraan yang keluar dari Brebes Timur atau Brexit akan berkurang karena sebagian akan langsung melanjutkan perjalanan ke timur melalui jalur tol. (byu/and/nw/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

8 Desember, Tarif Sembilan Tol Naik Lagi

Per 8 Desember mendatang, sembilan ruas tol akan berlakukan tarif baru.


Tiga Ruas Tol Siap Dioperasionalisasikan

Tiga Ruas Tol Siap Dioperasionalisasikan

Ruas terakhir dari tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) akan diresmikan dalam waktu dekat.


Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Siapkan Ramp Chek

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Siapkan Ramp Chek

Selain lebaran, arus lalu lintas yang cukup padat juga terjadi saat Natal dan tahun baru.


KPK Siap Hadapi Setnov

KPK Siap Hadapi Setnov

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi perlawanan kubu pengacara Ketua DPR Setya Novanto terkait dugaan pemalsuan surat.


Seribu Aktuaris Malaysia Siap Serbu Indonesia

Seribu Aktuaris Malaysia Siap Serbu Indonesia

Konon aktuaris adalah profesi dengan gaji menggiurkan di Indonesia.


Dideadline sampai Besok, Pemerintah Ancam Blokir WhatsApp

Dideadline sampai Besok, Pemerintah Ancam Blokir WhatsApp

Aplikasi WhatsApp harus siap bernasib sama seperti telegram. Kemenkominfo memastikan bakal memblokir akses WA di Indonesia.


Jokowi: Tol Non Tunai Masih Transisi

Jokowi: Tol Non Tunai Masih Transisi

Sejumlah problem di gate tol tidak menyurutkan optimisme pemerintah dalam penerapan pembayaran non tunai.


Ada Unsur Kecerobohan, Waskita Bisa Kena Skorsing

Ada Unsur Kecerobohan, Waskita Bisa Kena Skorsing

Kementerian PUPR menemukan ada faktor kecerobohan pada kecelakaan yang terjadi di proyek konstruksi flyover tol Pasuruan-Probolinggo akhir pekan lalu.


Pilar Tol Ambruk, Polisi Periksa 14 Saksi

Pilar Tol Ambruk, Polisi Periksa 14 Saksi

Satreskrim Polres Pasuruan Kota memeriksa 14 saksi dalam kejadian runtuhnya girder untuk flyover di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.


Tenang, Top-up E-Toll Bisa di Tol

Tenang, Top-up E-Toll Bisa di Tol

Sepekan lagi, kebijakan pembayaran tol dengan uang elektronik akan diterapkan sepenuhnya. Sejauh ini, angkanya mencapai 88 persen.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!