Nasional
Share this on:

Penembak Mahasiswa Ternyata Oknum Anggota Brimob

  • Penembak Mahasiswa Ternyata Oknum Anggota Brimob
  • Penembak Mahasiswa Ternyata Oknum Anggota Brimob

JEMBER - Penembak mahasiswa Unmuh Jember, Dedy (25), akhirnya tertangkap. Polisi berhasil meringkus pelaku berinisial BM, anggota Den A Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim.

Pelaku tidak hanya berupaya melarikan diri. Namun, ada upaya mengaburkan jejak. Salah satu indikasinya, velg pink yang menjadi identitas awal mobil pelaku sudah diubah menjadi hitam.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengakui, pelaku penembakan adalah oknum anggota Brimob. Dia tak menyebut nama lengkap pelaku. Hanya inisial BM yang disampaikan kepada wartawan.

Radar Jember (Jawa Pos Group) pun menelusuri identitas pelaku di Sistem Informasi Personal Polda Jatim. Diketahui, nama lengkap pelaku Bismy Mahesa Bagus Bella Permadhana. Pada 30 Mei 2017 nanti, Bismy berumur 25 tahun.

Bismy yang juga dipanggil Bisma baru 1 Januari 2017 naik pangkat dari brigadir dua (bripda) menjadi brigadir satu (briptu). Bismy bergabung dalam kesatuan Brimob dengan pangkat Bripda pada 26 Februari 2013.

Kapolda menjelaskan, Sabtu dini hari (11/3), saat penembakan terjadi, pria dengan tinggi badan 176 cm tersebut sedang keluar bersama adik dan teman-temannya. Saat melintas di Jalan Sultan Agung, Jember, mobil Honda Jazz yang ditumpanginya beriringan dengan Suzuki Swift yang sebelumnya disebut-sebut sebagai mobil pelaku.

Saat dia melintas, tiba-tiba ada pengendara motor bebek bernopol EA 2617 SF yang berusaha menyalip. Namun, satu di antara dua pengendara motor protes dengan nada keras sampai kemudian cekcok di tengah jalan.

”Mobil kemudian dihadang motor korban,” jelasnya.

Korban yang saat itu bersama Brigpol Rama Adi Gunawan Andani, anggota Polsek Tamanan, Bondowoso, datang menghampiri mobil yang ditumpangi pelaku dan tiga orang temannya.

Tidak sekadar cekcok, aksi adu fisik pun sempat terjadi. Penumpang di dalam mobil panik, karena merasa diserang pengendara motor. ”Adik tersangka dipukuli korban Dedy dari dalam mobilnya,” ungkapnya.

Bahkan, sempat terjadi perebutan senjata api milik pelaku. Saat rebutan, senjata api milik kepolisian itu tiba-tiba meletus dan pelurunya mengarah ke bagian kepala korban.

Kapolda menegaskan, pelaku terancam sanksi berat hingga pemecatan. Namun, polisi belum berani menyimpulkan karena penyidikan masih berjalan. ”Tersangka bisa dijerat pasal 338 jo 359 tentang kelalaian atau bisa juga karena faktor kesengajaan menghilangkan nyawa orang lain,” tambahnya.

Namun, Kapolda memastikan kejadian di lapangan spontanitas. Meski demikian, polisi akan serius menuntaskan kasus penembakan dengan seadil-adilnya.

Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Misalnya, mobil Honda Jazz, pistol dan sisa lima peluru, serta motor bebek yang dikendarai korban bersama barang bukti lainnya. (rul/jum/ras/c10/oki/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

KH Hasyim Muzadi Wafat
KH Hasyim Muzadi Wafat

Berita Sejenis

Jika Terbukti Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Terancam Dipecat

Jika Terbukti Pesta Sabu, Tiga Oknum Polisi Terancam Dipecat

Tiga anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jateng, diamankan petugas Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Jateng.


Kuliah Mahasiswa Bidik Misi Molor, PTN Tomboki Uang Beasiswa

Kuliah Mahasiswa Bidik Misi Molor, PTN Tomboki Uang Beasiswa

Mahasiswa peserta program beasiswa pendidikan mahasiswa miskin (bidik misi) ditanggung biaya kuliahnya.


Dosen Anggota HTI, Tetap Jadi PNS atau Dipecat

Dosen Anggota HTI, Tetap Jadi PNS atau Dipecat

Pemerintah secara resmi telah mencabut izin organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


Sekali Kawal Sabu, Oknum Polisi Terima Rp125 Juta

Sekali Kawal Sabu, Oknum Polisi Terima Rp125 Juta

Bandar terus berupaya memasukkan narkotika, bahkan dengan merekrut aparat.


Broadcast Otak Mengecil karena Radiasi Ponsel, ternyata Hoax

Broadcast Otak Mengecil karena Radiasi Ponsel, ternyata Hoax

Belakangan banyak orang tua sedang risau. Itu karena tersebarnya pesan bahwa radiasi sinyal HP menyebabkan pengecilan otak dan memicu kanker.


Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

Kakorbrimob Akui Anaknya Tersangka Kasus Taruna Akpol

Kabar bahwa ada seorang anak jenderal yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigdatar M. Adam ternyata benar.


Saksi Penembakan Rumah Anggita DPR Bunuh Diri

Saksi Penembakan Rumah Anggita DPR Bunuh Diri

Anggota Polri yang melakukan bunuh diri menggunakan senjata api kembali terjadi.


Direkomendasi Rutan Lalu Disetujui Kemenkumham, Ahok pun Dipindah

Direkomendasi Rutan Lalu Disetujui Kemenkumham, Ahok pun Dipindah

Pemindahan penahanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ternyata atas dasar rekomendasi pihak rutan yang disetujui Kemenkumham.


Cipinang Didemo Pendukungnya, Ahok Dipindah ke Tahanan Mako Brimob

Cipinang Didemo Pendukungnya, Ahok Dipindah ke Tahanan Mako Brimob

Setelah divonis dua tahun Ahok tidak lagi ditahan di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur.


Presiden Sudah Tahu Musibah yang Menimpa Novel Baswedan

Presiden Sudah Tahu Musibah yang Menimpa Novel Baswedan

Teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ternyata sudah sampai ke Presiden Joko Widodo.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!