Nasional
Share this on:

Siswa Berpose Merokok di Samping Guru Ditelusuri KPAI

  • Siswa Berpose Merokok di Samping Guru Ditelusuri KPAI
  • Siswa Berpose Merokok di Samping Guru Ditelusuri KPAI

JAKARTA - Kabar tak sedap mengenai siswa SMA yang berani merokok di kelas bahkan berpose di samping guru sampai ke telingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka pun mengaku bakal segera turun untuk melakukan penyelidikan dan mencari solusi dari insiden tersebut.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati pihaknya memang belum mendapatkan laporan resmi terkait kejadian tersebut. Karena itu, pihaknya mengaku bakal mengambil inisiatif untuk menelusuri kasus ini. Sebab, informasi yang beredar masih rancu dan belum obyektif.

Memang harus diselidiki lebih lanjut. Karena kami juga tidak tahu konteks saat itu dan apakah hal tersebut benar terjadi di samping guru, ungkapnya, kemarin.

Meski begitu, dia mengaku sangat menyayangkan adanya kejadian dimana siswa merokok di ruang kelas. Menurutnya, sekolah harusnya beperan aktif untuk mencegah pelajar berlaku seperti itu. Apalagi, jika sampai siswa berani melakukan tindakan tersebut di hadapan guru.

Jangan anggap remeh siswa merokok. Karena kalau dibiarkan terus itu bisa jadi awal terhadap kecanduan narkoba, tegasnya.

Menurutnya, dalam konteks apapun, sekolah punya andil terhadap perilaku siswa dalam kasus ini. Karena itu, pihaknya jelas bakal meminta pertanggungjawaban sebagai salah satu solusi kasus ini. Prinsipnya, guru itu tugasnya itu melakukan pendidikan. Kalau sampai begini kami harus tahu apa benar, ungkapnya.

Kabar tersebut memang cukup memicu kemarahan masyarakat. Pasalnya, dalam beberapa foto tersebut terlihat seorang murid berpose dalam foto di bangku depan kelas. Salah satunya, pose dia sedang menghisap rokok dengan kacamata hitam yang tergantung di belahan seragam. Parahnya, dia pun sempat berposes mengangkat kaki meskipun disampingnya ada guru.

Sedangkan, sang guru terlihat tenang-tenang saja sambil memegang buku. Menurut informasi yang beredar, kejadian tersebut terjadi di SMA di wilayah Makasar, Sulawesi Selatan. (bil/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tingkat Kelulusan Siswa Masih Tinggi

Tingkat Kelulusan Siswa Masih Tinggi

Pengumuman kelulusan jenjang SMA sederajat disampaikan kemarin (3/5).


Mulai Tahun Ini, Prioritaskan Pengangkatan Guru Honorer

Mulai Tahun Ini, Prioritaskan Pengangkatan Guru Honorer

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa instansinya bakal menjadikan persoalan guru sebagai prioritas untuk diselesaikan


Kasus Guru SMK Tampar Murid Harus Dituntaskan

Kasus Guru SMK Tampar Murid Harus Dituntaskan

Aksi kekerasan di dalam lingkungan sekolah kembali terjadi. Tiga hari terakhir viral video guru salah satu SMK swasata di Purwokerto, Jawa Tengah, menampar muri


Pemberi Gratifikasi Zumi Zola Ditelusuri KPK

Pemberi Gratifikasi Zumi Zola Ditelusuri KPK

Pasca menahan Gubernur Jambi non aktif Zumi Zola Zulkifli, KPK terus mendalami kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait sejumlah proyek di Jambi.


Percepat Revisi UU Perkawinan

Percepat Revisi UU Perkawinan

Kasus dua siswa SMP yang memenangkan permohonan ke Pengadilan Agama Bantaeng Sulawesi Selatan untuk melangsungkan pernikahan.


Begini Model Baru Perhitungan Skor Ujian SBM PTN

Begini Model Baru Perhitungan Skor Ujian SBM PTN

Siswa SMA/MA yang mulai ujian hari ini, diantaranya ada yang berniat masuk PTN.


Alhamdulillah, Akhirnya Guru Honorer Bisa Jadi PNS atau PPPK

Alhamdulillah, Akhirnya Guru Honorer Bisa Jadi PNS atau PPPK

Kabar gembira untuk guru honorer yang selama ini mengajar di sekolah.


Duh, Tingkat Pengangguran Lulusan SMK paling Tinggi

Duh, Tingkat Pengangguran Lulusan SMK paling Tinggi

Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipertanyakan. 11 persen dari 7 juta penganggur di seluruh indonesia adalah siswa lulusan SMK.


Kemendikbud Data Guru Honorer yang Akan Dijadikan CPNS

Kemendikbud Data Guru Honorer yang Akan Dijadikan CPNS

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mendata jumlah guru honorer di seluruh Indonesia.


75 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur

75 Guru Besar Desak Ketua MK Mundur

Desakan agar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengundurkan diri semakin menggema.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!