Nasional
Share this on:

Taruna Akpol yang Meninggal Masih Ngobrol dengan Ibunya 6 Jam Sebelumnya

  • Taruna Akpol yang Meninggal Masih Ngobrol dengan Ibunya 6 Jam Sebelumnya
  • Taruna Akpol yang Meninggal Masih Ngobrol dengan Ibunya 6 Jam Sebelumnya

Dua orang perwira kepolisian datang ke kediaman Brigdatar Muhammad Adam di Jalan Penghulu, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Dua orang perwira kepolisian datang ke kediaman Brigdatar Muhammad Adam di Jalan Penghulu, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan subuh kemarin (17/5). Ibunda Alharhum, Adria Nova, diceritakan begitu shock mendengar kematian putra bungsunya tersebut.

Adria Nova ditemani putri sulungnya Ananda Riva Ramadhani langsung bertolak ke Semarang pagi itu juga untuk menjemput Jenazah Adam alias Nando di RS Bhayangkara semarang. Di rumah duka sudah tampak berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan Almarhum.

“Pesawatnya mungkin sampai (mendarat, Red.) sekitar jam 10 nanti malam,” kata Gustinawati, Adik dari Ibu Almarhum Nando.

Gustina sendiri belum banyak tahu tentang apa yang terjadi pada keponakannya kecuali informasi yang didengarnya dari media. “Sadis kalau memang benar (dikeroyok) 12 orang,” katanya.

Nando masih sempat berkomunikasi dengan Ibundanya pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB via Line. Kata Gustina, Nando biasanya memang menyempatkan diri untuk ngobrol dengan sang Ibu.

“Cerita tentang asrama dan teman-temannya,” katanya.

Sejak masih belia, sifat kepemimpinan sudah terlihat dalam diri Nando. Ia memegang jabatan sebagai Ketua OSIS di SMAN 29 Jakarta Selatan. Selain pandai bergaul, sikapnya terlihat lebih dewasa daripada teman-temannya yang lain.

“Waktu dia jadi ketua OSIS, hampir tidak pernah ada tawuran di sekolahnya,” tutur Gustina.

Menjadi seorang polisi memang sudah keinginan Nando sejak SMA. Lagipula, keluarga Nando dari pihak ibu rata-rata adalah anggota kepolisian. Keluarga Almarhum berharap agar pihak-pihak yang menyebabkan meninggalnya Nando segera diadili.

Gustina juga menyesalkan maraknya kematian siswa di lembaga pendidikan kepolisian maupun militer indonesia. “Kejadian ini kok sering sekali, dari sekian banyak kenapa korbannya ponakan saya,” ujar Gustina sambil mengelus dada. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Korban Bom Kampung Melayu: Bekas Jahitan Masih Terasa Linu

Korban Bom Kampung Melayu: Bekas Jahitan Masih Terasa Linu

Tubuh Tasdik Saputra masih terbaring di ruang 709 Rumah Sakit Budhi Asih, Kramat Jati, Jakarta Timur.


Awas! Bahan untuk Bikin Peledak Ada di Dapur

Awas! Bahan untuk Bikin Peledak Ada di Dapur

TATP (triacetone triperoxide). Material itulah yang menurut Wakapolri Komjen Syafruddin digunakan sebagai bahan peledak bom di Kampung Melayu.


Hari Ini, Alasan Pencabutan Banding Ahok Akan Terungkap

Hari Ini, Alasan Pencabutan Banding Ahok Akan Terungkap

Keluarga Basuki T. Purnama (Ahok) mencabut memori banding yang sudah diajukan Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika kemarin.


Terkait Penutupan Diskotek, Pemprov DKI Tak Tegas

Terkait Penutupan Diskotek, Pemprov DKI Tak Tegas

Desakan penutupan tempat hiburan malam di DKI Jakarta yang terbukti membiarkan adanya peredaran narkoba, semakin menguat.


Rumah Tidak Dihuni, Pemerintah Akan Cabut KPR Subsidi

Rumah Tidak Dihuni, Pemerintah Akan Cabut KPR Subsidi

Pemerintah akan menindak tegas debitur program rumah subsidi untuk MBR yang kedapatan melakukan pelanggaran.


Raja Belanda Nyambi Jadi Pilot Komersial

Raja Belanda Nyambi Jadi Pilot Komersial

Jarang ada orang yang menyimak pengumuman di pesawat. Kecuali soal delay.


Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Empat Prajurit TNI Gugur, Giant Bow Bisa Jadi Diganti

Dalam latihan pendahulan PPRC TNI memang hanya satu meriam Giant Bow yang bermasalah.


Seluruh Meriam Giant Bow Ditarik Mundur

Seluruh Meriam Giant Bow Ditarik Mundur

Investigasi insiden yang menyebabkan empat prajurit Yon Arhanud 1/Divisi Infateri 1 Kostrad gugur dalam latihan berlanjut.


Saksi Penembakan Rumah Anggita DPR Bunuh Diri

Saksi Penembakan Rumah Anggita DPR Bunuh Diri

Anggota Polri yang melakukan bunuh diri menggunakan senjata api kembali terjadi.


Tiga Hakim yang Sidangkan Ahok Dimutasi

Tiga Hakim yang Sidangkan Ahok Dimutasi

Promosi tiga hakim yang turut menyidang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menunai tanda tanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!