Nasional
Share this on:

Terbukti Menyuap, Teman Bisnis Ipar Jokowi Divonis 3 Tahun

  • Terbukti Menyuap, Teman Bisnis Ipar Jokowi Divonis 3 Tahun
  • Terbukti Menyuap, Teman Bisnis Ipar Jokowi Divonis 3 Tahun

JAKARTA - Rekan bisnis Arif Budi Sulistyo (adik ipar Presiden Joko Widodo), Ramapanicker Rajamohanan Nair pasrah menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin (17/4). Country Director PT EK Prima (EKP) Ekspor Indonesia tersebut divonis 3 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 5 bulan penjara.

Ketua majelis hakim John Halasan Butar-Butar menyebut Rajamohanan terbukti menyuap Kasubdit Pemeriksaan Bukti Permulaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Handang Soekarno sebesar Rp1,9 miliar. Suap itu terkait pengurusan masalah pajak PT EKP.

?Yang meringankan, terdakwa mengakui terus terang dan menyesali perbuatannya,? ujar John.

Vonis hakim memang lebih ringan dibanding dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yakni, 4 tahun penjara. Jaksa pun masih pikir-pikir dengan vonis tersebut.

?Kami masih pikir-pikir dulu,? ujar ketua tim JPU KPK Ali Fikri kepada Jawa Pos (induk radartegal.com). Pertimbangan-pertimbangan hakim atas vonis itu masih akan dipelajari.

Lantas bagaimana dengan keterkaitan adik ipar Jokowi di perkara tersebut? Ali menyatakan secara umum analisa JPU mengenai peran Arif diakui hakim. Majelis hakim menyebut bahwa kasus suap yang terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada November lalu itu merupakan ujung dari rangkaian besar yang dimulai dari Arif, selaku rekan bisnis Rajamohanan.

Nah, dari situ, jaksa bakal berupaya mengungkap lebih jauh peran para saksi yang terlibat dalam rangkaian besar itu di sidang terdakwa Handang.

Langkah tersebut untuk mengungkap siapa saja sebenarnya yang masuk daftar penerima uang Rp1,9 miliar dari Rajamohanan. Sejauh ini, fakta persidangan belum satu pun yang mengungkap secara nyata kemana saja uang tersebut dialirkan.

?Jadi kan pertimbangan hakim sudah jelas bahwa maksud dari pemberian ini adalah ke Pak Handang dan Pak Haniv (Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus),? terang Ali. Dari pertimbangan itu, fakta pemberian uang ke Haniv yang belum terungkap di persidangan. ?Dari rangkaian faktanya, nanti akan mengarah ke sana (Haniv, Red),? imbuhnya.

Menurut Ali, peran Haniv dan para saksi lain, termasuk ipar Jokowi sebagai penghubung sulit dilepaskan dari rangkaian peristiwa suap. Apalagi, commitment fee yang disepakati antara Handang dan Rajamohanan berjumlah Rp6 miliar. Artinya, masih ada sisa Rp4 miliar yang belum diberikan ke Handang.

?Makanya ini nanti akan kami dalami lagi sebenarnya uang itu untuk siapa saja,? tuturnya. (tyo/jpg)



Berita Sejenis

Pertegas TNI Tidak Boleh Berpolitik Praktis

Pertegas TNI Tidak Boleh Berpolitik Praktis

Jelang peringatan ulang tahun ke-72 TNI hari ini (5/10), militer dinilai ingin kembali ke ranah politik.


Di Depan Gatot, Jokowi Tegaskan Dirinya Panglima Tertinggi

Di Depan Gatot, Jokowi Tegaskan Dirinya Panglima Tertinggi

Polemik pengadaan senjata yang mencuat beberapa waktu belakangan menjadi objek kegaduhan.


Jokowi: Kekejaman PKI Jangan Terulang Lagi

Jokowi: Kekejaman PKI Jangan Terulang Lagi

Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, kemarin (1/10).


Wow... Antrean Haji Sudah Tembus 36 Tahun

Wow... Antrean Haji Sudah Tembus 36 Tahun

Kuota haji 2017 sudah kembali normal. Indonesia dapat jatah 211 ribu, plus kuota tambahan 10 ribu jamaah.


Sekarang Sarjana Nontarbiyah Bisa Jadi Guru Agama

Sekarang Sarjana Nontarbiyah Bisa Jadi Guru Agama

Persaingan untuk menjadi guru agama Islam tahun depan bakal semakin ketat. Pasalnya Kementerian Agama (Kemenag) membuat regulasi baru.


Pemerintah Garansi Harga Komoditas Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Garansi Harga Komoditas Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Kementerian Pertanian menjamin stok sembako utama stabil sampai akhir tahun 2017 baik pada masa Natal maupun Tahun Baru.


Gedung Penuh, Putri Presiden Jokowi Menikah Rabu

Gedung Penuh, Putri Presiden Jokowi Menikah Rabu

Misteri pernikahan anak kedua Presiden Joko Widodo Kahiyang Ayu akhirnya terpecahkan juga.


Pimen Kiye, 3,4 Juta Jiwa Penduduk Indonesia Masih Buta Aksara

Pimen Kiye, 3,4 Juta Jiwa Penduduk Indonesia Masih Buta Aksara

Program keaksaraan pemerintah berjalan cukup baik. Saat ini untuk usia produktif (15-59 tahun) populasi orang buta aksara di Indonesia tinggal 2,07 persen.


Presiden Jokowi Marah Dirjen Hubla Tertangkap Korupsi

Presiden Jokowi Marah Dirjen Hubla Tertangkap Korupsi

Kasus dugaan korupsi yang kembali terbongkar di Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub membuat marah Presiden Joko Widodo.


Tok, Tok! Dimas Kanjeng Divonis Dua Tahun Lagi

Tok, Tok! Dimas Kanjeng Divonis Dua Tahun Lagi

Dimas Kanjeng Taat Pribadi bakal lebih lama menghuni penjara.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!