Nasional
Share this on:

Yusril Akan Dampingi Dahlan

  • Yusril Akan Dampingi Dahlan
  • Yusril Akan Dampingi Dahlan

Yusril Ihza Mahendra resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Dahlan Iskan dalam kasus PT Panca Wira Usaha (PWU).

JAKARTA - Yusril Ihza Mahendra resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Dahlan Iskan dalam kasus PT Panca Wira Usaha (PWU). Dalam keterangan persnya di Jakarta kemarin, Yusril menyatakan dia dan timnya akan mendampingi Dahlan pada sidang kedua besok (6/12). Sejumlah bukti sudah disiapkan pihaknya.

Dari yang dipelajari pihaknya, Yusril menyimpulkan tuduhan utama terhadap Dahlan bukanlah korupsi, melainkan administrasi. ’’Persoalannya adalah Pak Dahlan dituduh melanggar prosedur,’’ terangnya. Yakni, menjual aset PT PWU di Kediri dan Tulungagung tanpa persertujuan DPRD Jawa Timur.

Yusril menjelaskan, secara keseluruhan, sebenarnya kasus Dahlan dapat dikatakan sederhana. ’’Tapi kelihatannya dicari-cari kayak begitu,’’ lanjutnya.

Meskipun dakwaannya ada dua, primair dan subsidair, tapi hakikat persoalannya sama. Pasal-pasalnya juga tidak berbeda jauh. Yakni, pasal 2 ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang terkait dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain, sehingga merugikan keuangan negara.

Pertama, mengenai kerugian negara yang disampaikan BPKP. Dia mengatakan bahwa yang selalu dicari oleh auditor, baik BPK maupun BPKP adalah kerugian. Keuntungan negara tidak pernah diaudit. ’’Tanah yang di Tulungagung dijual, oh ini rugi. Tapi ketika dibelikan yang baru, ini untung, kan nggak pernah (dihitung),’’ terang Yusril.

Dia menjelaskan, aset menganggur PT PWU di Kediri dan Tulungagung memang dijual karena tidak produktif. Dahlan membentuk tim untuk menilai aset-aset itu dan kemudian dijual. Setelah mendapatkan dana segar, digunakan untuk membeli aset tanah lagi di Karangpilang Surabaya.

Tanah yang dibeli itu adalah lahan yang membuat aset PT PWU sebelumnya bolong-bolong karena sebagian masih dimiliki warga. Setelah dibeli, asetnya menjadi komplet dan nilainya ekonomisnya langsung melonjak. Dengan demikian, secara faktual sangat menguntungkan perusahaan.

Secara keseluruhan itu merupakan tindakan bisnis. Tanah di Kediri dan Tulungagung dijual untuk melengkapi aset yang ada di Surabaya. Dengan begitu, perusahaan menjadi sangat untung. Untuk harga tanah sendiri, diputuskan oleh tim penilai dan penjual aset.

’’Pak Dahlan sebagai dirut adalah decision maker, dia bukan policy maker,’’ucapnya. Ketika tim appraisal sudah menentukan harga, maka aset kemudian dilepas.

Mengapa pada akhirnya Dahlan didakwa melakukan korupsi, rupanya persoalannya hanya pada prosedur. Sebenarnya, tutur Yusril, sebagai perseroan PT PWU tidak perlu izin DPRD untuk penjualan aset. Rupanya, dalam perda ada klausul harus dengan persetujuan DPRD.

Dahlan sendiri sebenarnya sudah mengajukan izin tersebut kepada DPRD. Isinya, memohon izin untuk menjual aset di Kediri dan Tulungagung. Penjualan itu dimaksudkan untuk membeli aset baru di Karangpilang. Permohonan itu lalu dijawab dengan surat yang ditandatangani Ketua DPRD Jatim saat itu, Bisri Abdul Jalil.

Hanya saja, Kejati menganggap surat itu sebagai surat pribadi meskipun menggunakan kop DPRD Jatim. Sebagai mantan anggota DPR, dia tahu bahwa dalam pembahasan di dewan, setelah disetujui memang diserahkan kepada Ketua untuk diteken.

’’Yang teken itu ya ketua DPR, jadi bukan anggota DPR satu persatu teken begitu,’’ tuturnya.

Karena itu, dari sisi prosedur sebetulnya sudah benar. Lagipula, bila mengajukan surat ke DPRD, pasti yang dituju adalah pimpinan. Sebagai pihak yang meminta izin, tidak mungkin bagi Dahlan mempertanyakan bagaimana proses di internal DPRD sehingga akhirnya keluar surat persetujuan.

Karena itu, pihaknya akan membuktikan bahwa apa yang dilakukan Dahlan memang sudah sesuai prosedur. Kemudian, harus didengar pula keterangan ahli bidang hukum tata negara dan administrasi negara apakah surat tersebut sudah representative mewakili DPRD atau tidak.

Disinggung mengenai jumlah ahli yang dihadirkan, Yusril menyatakan masih akan melihat perkembangan di persidangan. Namun, untuk membuktikan hal itu, setidaknya perlu dua ahli untuk dihadirkan di persidangan. Dalam pasal 184 KUHAP, keterangan ahli merupakan alat bukti yang sah di pengadilan.

Di luar itu, tentu pihaknya akan melampirkan semua bukti berupa dokumen yang menyatakan bahwa Dahlan sudah meminta persetujuan DPRD. Ahli akan menilai apakah surat tersebut sudah sah atau tidak.

Yusril menambahkan, pihaknya akan benar-benar serius dalam menangani kasus Dahlan.

Apalagi, Dahlan sangat kooperatif dalam menjelaskan semua hal yang dia ketahui terkait kasusnya. (byu/jpg)

Berita Sebelumnya

Car Free Day ala Parpol Tuai Kritik
Car Free Day ala Parpol Tuai Kritik

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ibunya Ditodong di Angkot, Anaknya Tertusuk Punggungnya

Ibunya Ditodong di Angkot, Anaknya Tertusuk Punggungnya

Risma Oktaviani patut bersyukur bisa selamat dari maut. Dia tak akan pernah melupakan penyanderaan yang dialaminya putranya, malam itu.


Ditutut 6 Tahun, Tuntutan Dahlan Tak Sesuai Fakta Sidang

Ditutut 6 Tahun, Tuntutan Dahlan Tak Sesuai Fakta Sidang

Pengabdian dan segala pembelaan Dahlan Iskan benar-benar tidak mampu meluluhkan nurani jaksa penuntut umum Kejati Jatim.


Mudik Nanti, Empat Jembatan Layang Sudah Beres

Mudik Nanti, Empat Jembatan Layang Sudah Beres

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni empat jembatan layang jalur Pantura akan bisa digunakan pada musim mudik 2017.


Sebelum ke Bali, Raja Salman Mampir ke Brunei

Sebelum ke Bali, Raja Salman Mampir ke Brunei

Setelah agenda kunjungan kenegaraan yang padat di Jakarta, hari ini Raja Salman dan rombongannya akan berlibur.


Hari Ini Raja Salman Sambangi Masjid Istiqlal

Hari Ini Raja Salman Sambangi Masjid Istiqlal

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia akan dimanfaatkan pula untuk membahas isu-isu toleransi dan keberagaman.


Raja Salman Bakal Disambut Tari Saman dan Zapin Melayu serta Disuguhi Ikan Bakar

Raja Salman Bakal Disambut Tari Saman dan Zapin Melayu serta Disuguhi Ikan Bakar

Kehadiran Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan dijadikan ajang promosi budaya Indonesia.


Putaran Kedua, Figur Paslon jadi Kunci Kemenangan

Putaran Kedua, Figur Paslon jadi Kunci Kemenangan

Hampir pasti Pilkada DKI Jakarta akan memasuki putaran kedua yang mulai bergulir awal Maret.


Sidang Dahlan, Dakwaan Terbantahkan

Sidang Dahlan, Dakwaan Terbantahkan

Sikap jaksa yang memaksakan kasus PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim untuk menjerat Dahlan Iskan semakin jelas terlihat di persidangan.


Soal Plesetan Pancagila, Chief of Army Australia Akan Temui Kasad dan Panglima

Soal Plesetan Pancagila, Chief of Army Australia Akan Temui Kasad dan Panglima

Chief of Army Australia akan datang ke Indonesia untuk menindaklanjuti persoalan hubungan kerja sama militer dengan Indonesia.


Semester Depan, Sehari Full Belajar Pendidikan Karakter

Semester Depan, Sehari Full Belajar Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter akan masuk bahan ajar sekolah di Indonesia mulai semester depan.



Berita Hari Ini

Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!