Otomotif
Share this on:

Pikap Baru Super Cab, Jajal Pasar Otomotif Indonesia

  • Pikap Baru Super Cab, Jajal Pasar Otomotif Indonesia
  • Pikap Baru Super Cab, Jajal Pasar Otomotif Indonesia

BARU - Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Sokon (DFSK-Dongfeng Sokon) meluncurkan mobil niaga Super Cab. (dewi maryani/jpg)

JAKARTA - Satu lagi pabrikan asal Tiongkok yang menjajal pasar otomotif Indonesia, PT Sokonindo Automobile yang ada di Indonesia, sudah mulai melakukan pemasaran awal dengan memperkenalkan model pertamanya yaitu mobil pick-up “Super Cab”. Produk Sokonindo ini menawarkan kendaraan niaga berkualitas tinggi kepada para konsumen di helatan Jakarta Fair, Kemayoran, Jakarta.

Super Cab ditawarkan dengan dua pilihan mesin, yakni 1.500 cc bensin dan 1.300 turbo diesel. ''Kami berikan pilihan konsumen di segmen pikap dengan produk kami. Selain tersedia dalam dua pilihan mesin, Sokon Super Cab juga punya beberapa kelebihan, yakni ruang kabin yang lebih besar, '' jelas Marketing General Manager Sokonindo Automobile Du Xian Jun di Jakarta.

Menurut Du Xian Jun, kedua kendaraan niaga yang diluncurkan memiliki kelebihan untuk para calon konsumennya di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN yang memiliki potensi besar untuk pembangunan.

Berangkat dari hal tersebut, Sokonindo melakukan banyak investasi untuk membangun pabrik yang modern dengan sistem keotomatisan dan manajeman berkualitas. Kedua pikap ini diproduksi secara lokal di pabrik Sokon yang berada Cikande, Banten, Jawa Barat.

Sedang untuk mesin 1.500 bensin diproduksi sendiri dari pabrik Sokon di Tiongkok, sementara yang diesel import dari Italia. ''Super Cab merupakan produk unggulan kami. Keunggulan ada di kabin dan mesin," kata Du Xian Jun, Marketing General Manager Sokoningo Automobile.

Bicara soal mesin, tipe bensin mampu menghasilkan 73,9 tekaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi 140 Nm pada 4.000 rpm. Sedangkan mesin turbo diesel 1.300 cc memproduksi 100 tenaga kuda pada 4.000 rpm dan torsi 190 Nm pada 1.750 rpm.

DFSK Sokon Super Cab memiliki dimensi panjang 4.280 mm, lebar 1.810 mm dan tinggi 1.890 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm. Kemampuan daya angkut keduanya berbeda, tipe 1.3T Diesel mampu menggendong bobot hingga 1,45 ton, sedangkan 1.5 bensin 1,27 ton.

Meski diproduksi di Cikande, mesin keduanya masih didatangkan dari luar negeri. Mesin bensin diimpor dari Tiongkok dan mesin diesel didatangkan dari Italia. ''Selama pameran Jakarta Fair ada potongan khusus yang diberikan untuk konsumen,'' ujarnya.

Kedua pikap ini dipasarkan sebesar Rp119,9 juta untuk yang bensin, dan Rp167 juta untuk yang diesel. Namun selama pameran Jakarta Fair ada potongan khusus yang diberikan untuk konsumen.

Tak hanya memikirkan penjualan, PT Sokonindo Automobile juga mengaku akan memperbanyak jaringan penjualan di Indonesia. Hal ini akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Du Xian Jun, menjelaskan, penambahan jaringan akan dilakukan baik untuk penjualan, servis, serta suku cadang.

''Untuk sementara ini kita punya lima dilership di Jakarta, Medan, Semarang, dan kota lainnya, tapi kedepannya kita akan besarkan. Kami menyadari konsumen di Indonesia sangat memperhatikan sisi aftersales karena itu kami targetkan di tahun ini akan ada 20 mitra di seluruh Indonesia,'' tandasnya.

Dia menambahkan, ke-20 mitra tersebut akan membuka gerai baik untuk penjualan dan aftersales Sokonindo. Namun dia memastikan jumlah jaringan yang akan beroperasi akan lebih dari 20 diler.

''Jangan lihat dari 20 mitra, karena dari 20 mitra nanti mereka akan ada yang membuka lebih dari satu diler. Jadi jumlah akan lebih dari 20 pastinya. Target kami hingga akhir tahun untuk penjualan itu 5 ribu unit, karena itu kita siapkan jaringan aftersales-nya,'' imbuhnya.

Tak hanya bermain di segmen kendaraan niaga saja, lanjutnya, tahun depan pihaknya bakal merilis Sokon Glory 580, mobil jenis SUV yang bakal menyaingi Honda CR-V, Nissan X-Trail, dan Mazda CX-5.

Sebagai informasi, Sokonindo Automobile adalah perusahaan joint venture dimotori Sokon Group China. Sindikasi ini mendirikan PT. Sokonindo Automobile pada 2008. Perusahaan ini juga merupakan perusahaan modern yang melakukan pengembangan mobil, pembuatan mobil, pemasaran dan pelayanan yang menjadi satu kesatuan.

Berbasis di Indonesia, PT Sokonindo bertujuan melayani konsumen Indonesia, menciptakan lapangan kerja di Indonesia dan mengekspor mobil ke negara-negara ASEAN. Sokonindo memiliki pabrik yang sudah berdiri sejak tahun 2016, dan berlokasi di kota serang provinsi Banten.

Total investasinya saat ini mencapai USD 100 juta, dan digunakan untuk membangun pabrik yang modern dengan standar keotomatisan yang tinggi. Dengan luas pabrik 80 ribu meter persegi, akan mampu menampung kapasitas produksi 50 ribu unit per tahun. (dew/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penjualan Daihatsu Merangkak Naik

Penjualan Daihatsu Merangkak Naik

Di tengah pasar otomotif yang cenderung stagnan, Daihatsu mencatatkan kenaikan penjualan selama Januari hingga Agustus tahun ini.


Chevy Fokus Pasar SUV

Chevy Fokus Pasar SUV

Peluncuran empat varian baru berhasil mengerek penjualan Chevrolet di Indonesia.


Jamah Pelanggan Indonesia Timur

Jamah Pelanggan Indonesia Timur


50 Konglomerat Langsung Kepincut Beli Seri LS

50 Konglomerat Langsung Kepincut Beli Seri LS

Meski tergolong mobil mewah, rupanya Lexus tetap menjadi incaran para konglomerat Indonesia.


Mobil MPV Masih Paling Diminati

Mobil MPV Masih Paling Diminati

Selama sembilan hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, lebih dari 17 ribu unit kendaraan terjual.


Pembiayaan Otomotif Tumbuh Signifikan

Pembiayaan Otomotif Tumbuh Signifikan

Pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua pada semester pertama tahun ini masih tinggi.


Wuling Jadikan Indonesia Basis ASEAN

Wuling Jadikan Indonesia Basis ASEAN

Pasar otomotif bakal diramaikan pendatang baru, pabrikan asal Tiongkok, Wuling Motors.


Mobil Pedesaan Resmi Dilaunching, Per Unit Rp60-80 Jutaan

Mobil Pedesaan Resmi Dilaunching, Per Unit Rp60-80 Jutaan

IndistriI otomotif nasional tidak bisa mengelak dari terpaan krisis global.


Resale Value Perkuat Posisi Xenia

Resale Value Perkuat Posisi Xenia

Pasar low multipurpose vehicle (LMPV) tahun ini memanas, karena kemunculan dua kompetitor baru, yakni Wuling Confero S dan Mitsubishi Expander.


40 Kendaraan Baru Siap Meluncur di GIIAS

40 Kendaraan Baru Siap Meluncur di GIIAS

Agustus 2017 mendatang, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan kembali menggelar pameran GIIAS.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!