Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Dari 66.974 Anak, Baru Tercetak 30.841 Kartu Identitas Anak (KIA)

  • Dari 66.974 Anak, Baru Tercetak 30.841 Kartu Identitas Anak (KIA)
  • Dari 66.974 Anak, Baru Tercetak 30.841 Kartu Identitas Anak (KIA)

TEGAL - Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Tegal per 17 April pukul 12.00 telah mencapai 30.841 atau 46 persen dari jumlah Wajib KIA sebanyak 66.974 anak. Berdasarkan pendataan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) per semester kedua 2016, Wajib KIA terdiri dari 34.480 laki-laki dan 32.467 perempuan.

Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Ali Rosidi melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Budi Saptaji mengatakan, KIA merupakan identitas penduduk yang berlaku secara nasional bagi anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.

Penerbitan KIA merupakan wujud kehadiran negara dalam peningkatan kualitas publik. Selain sebagai tanda pengenal, KIA yang dimiliki akan mempermudah anak-anak melakukan pelayanan publik secara mandiri, cepat, dan murah.

Misalnya, dalam keperluan pendidikan, kesehatan, sosial, dan lainnya. Di Kota Tegal, pendaftaran dan pencetakan KIA dapat dilakukan di empat kantor kecamatan dan kantor Disdukcapil.

Budi menerangkan, batas usia terakhir kepemilikan KIA adalah 17 tahun kurang 1 hari, karena berkaitan dengan batas usia kepemilikan KTP yakni 17 tahun. Pemberlakuan KIA diatur untuk anak usia 0 sampai 5 tahun, tanpa foto, dan setelah usia tersebut diterbitkan dengan menampilkan foto. Apabila anak sudah berumur 17 tahun, KIA diganti KTP elektronik.

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menegaskan dengan diterbitkannya KIA, diharapkan ke depan bisa meminimalisasi terjadinya eksploitasi terhadap anak-anak di Kota Tegal. Dengan adanya KIA, Pemerintah Kota Tegal dimudahkan dalam memantau keberadaan anak-anak dan siapa orang tua mereka.

?Penerbitan KIA juga menjadi pedoman penting data administrasi kependudukan dan penyusunan strategi perlindungan anak, serta pelayanan publik anak sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional anak sebagai warga negara,? ujarnya. (nam/ela/jpg)


Berita Sejenis

BMPS Keberatan Penambahan SMP Swasta

BMPS Keberatan Penambahan SMP Swasta

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal merasa keberatan dengan adanya rencana penambahan SMP swasta baru.


Warisan Nenek Moyang, Gotong Royong Harus Dilestariksn

Warisan Nenek Moyang, Gotong Royong Harus Dilestariksn

Sebagai tradisi dari nenek moyang, gotong royong perlu terus dipupuk. Sebab, dengan tradisi itu semua pekerjaan mudah diselesaikan.


Pemkot Tegal Mulai Sosialisasikan Konvensi Hak Anak

Pemkot Tegal Mulai Sosialisasikan Konvensi Hak Anak

Dinas DPPKBP2PA Kota Tegal mengadakan Pelatihan Konvensi Hak Anak untuk Organisasi Perangkat Daerah, instansi vertikal, lembaga masyarakat, media massa.


Warga Diminta Jaga Kondisi Jelang Coblosan Serentak

Warga Diminta Jaga Kondisi Jelang Coblosan Serentak

Sedikitnya 500 jamaah yang berasal dari Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, Minggu (6/5), memadati Haul Mbah Tunon.


Delapan Pasar Target Pengawasan Garam Tak Beryodium

Delapan Pasar Target Pengawasan Garam Tak Beryodium

Untuk meminimalisasi peredaran garam tak beryodium, delapan pasar tradisional menjadi target pengawasan dengan uji sampling dari 40 merk garam pada tahun ini.


Jika Tak Melanjutkan, Anak Tak Sekolah (ATS) Akan Dijemput Paksa

Jika Tak Melanjutkan, Anak Tak Sekolah (ATS) Akan Dijemput Paksa

Disdikbud Kota Tegal menargetkan tingkat kelulusan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD/MI tahun ini 100 persen.


Laporan Keuangan PMI Tegal Dapat Opini WTP

Laporan Keuangan PMI Tegal Dapat Opini WTP

Hasil audit akuntan publik dari Semarang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).


Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Gencarkan Edukasi Pelecehan Seksual Anak

Masih tingginya tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, membuat sejumlah organisasi anak-anak terus menggencarkan edukasi.


10 Balita di Kota Tegal Alami Gizi Buruk

10 Balita di Kota Tegal Alami Gizi Buruk

Dinkes Kota Tegal berhasil menurunkan prevalensi gizi buruk bayi sebesar 0,7 persen atau menjadi 3,1 persen dari yang sebelumnya 3,8 persen.


Hari Pertama Server Ngadat, Semoga Brerikutnya Lancar

Hari Pertama Server Ngadat, Semoga Brerikutnya Lancar

UNBK Tingkat SMP/MTs Tahun 2018 di Kota Tegal yang dimulai Senin (23/4), mengalami keterlambatan beberapa jam dari jadwal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!