Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Di Kota Tegal, 321 Warganya Derita TBC

  • Di Kota Tegal, 321 Warganya Derita TBC
  • Di Kota Tegal, 321 Warganya Derita TBC

TEGAL - Antara sampai Maret 2017, jumlah warga Kota Tegal yang menderita tuberkulosis (TNC) mencapai 321 orang. Dari jumlah tersebut, 8 orang di antaranya merupakan hasil temuan terbaru yang terungkap dalam Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia di Pendapa Ki Gede Sebayu, Komplek Balai Kota Tegal, kemarin.

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia ditandai Deklarasi Stop TB yang ditandatangani Wali Kota Tegal Siti Masitha, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suharjo, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Dewi Umaroh, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nadirin Maskha, dan Anggota DPRD Nur Fitriani.

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengatakan komitmen memberantas tuberkulosis merupakan hal krusial. Karena penyakit tersebut berdampak terhadap keberlangsungan hidup generasi penerus. Komitmen memberantas tuberculosis, kata wali kota, menjadi awal mula yang harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata, dan dikawal secara bersama-sama.

?Edukasi dan sosialisasi harus diberikan kepada masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat. Mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati,? katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Suharjo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Yuli Prasetya di Pendapa Ki Gede Sebayu menyampaikan, sebelumnya, Dinkes memprediksi penemuan kasus tuberkulosis sebanyak 718. Warga yang ditemukan menderita tuberkulosis, segera mendapatkan penanganan untuk diobati.

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini, menyebar melalui udara ketika seseorang dengan infeksi tuberkulosis aktif batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah melalui udara. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, dan bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya.

Menurut Yuli, risiko tinggi terjadinya penularan tuberkulosis terjadi pada wilayah dengan kepadatan tinggi, yang kondisi sanitasi maupun ventilasi rumahnya kurang bagus. ?Tuberkulosis merupakan penyakit menular dengan penemuan yang tinggi. Karena itu, sebaiknya segera ditemukan, sehingga bisa cepat terobati dan jumlah penderitanya bisa diturunkan,? ujarnya.

Ke depan, Dinkes berupaya menggencarkan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan kemampuan petugas tata laksana, melakukan case fending, dan melakukan pengobatan secara adekuat. Ketua PDA Dewi Umaroh menyampaikan, PDA telah mendatangi 1.400 rumah warga Kota Tegal untuk penyaringan kasus gejala penyakit tuberkulosis.

Di mana, dari gerakan tersebut ditemukan delapan orang yang menderita tuberkulosis. ?Ini merupakan kontribusi organisasi untuk meningkatkan angka penemuan dan penyembuhan kasus tuberkulosis. Sehingga, cita-cita Kota Tegal sebagai kota yang bebas tuberkulosis bisa segera terwujud dengan kerjasama dan bergerak bersama,? ujarnya. (nam/ela/zul)



Berita Sejenis

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal membutuhkan pemulihan pascakepemimpinan wali kota nonaktif. Sebab, masih banyak residu dan hal tersebut membutuhkan penanganan yang khusus.


Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Plt Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menginginkan kehadirian Menteri Susi Pujiastuti di Kota Tegal dapat membuka jalur dialog dengan para nelayan.


Disdukcapil Sweeping Sekolah

Disdukcapil Sweeping Sekolah

Untuk merealisasikan pemetaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Disdukcapil Kota Tegal terus menyisir semua sekolah SMA dan SMK.


600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

Pemkot Tegal mencanangkan Gerakan Minum Susu, Makan Daging dan Telur Itik untuk masyarakat di Pendapa Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota, kemarin.


Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Memasuki tahun politik, Pemkot Tegal menggagas acara pertemuan dengan TNI-Polri, Senin (6/11) malam.


Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi ASN, Pemerintah Kota Tegal diharapkan mulai berbenah diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.


Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Setelah dinanti-nanti, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas P dan K akhirnya mencarikan bantuan fasilitasi honor bagi pendidik dan tenaga kependidikan.


Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh selaku penanggungjawab segera menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit keuangan.


Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Pascamendapatkan izin dari Gubernur Jawa Tengah, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Setda) resmi dipindah tugaskan, Jumat (20/10) siang.


1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

Masa jabatan Ketua RT dan RW bakal berakhir pada Desember 2017. Pemkot Tegal memastikan tidak akan memperpanjang masa jabatan mereka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!