Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Di Kota Tegal Baru 493 Nelayan yang Diasuransikan

  • Di Kota Tegal Baru 493 Nelayan yang Diasuransikan
  • Di Kota Tegal Baru 493 Nelayan yang Diasuransikan

TEGAL - Program asuransi dari pemerintah melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKP3) Kota Tegal belum menjangkau semua nelayan.

Berdasardata DKP3, pada 2016 lalu himpunan nelayan hanya mengajukan 520 orang nelayan yang bekerja di kapal di bawah 10 gross tonnage (GT). Dari jumlah tersebut, yang mendapat asuransi baru 493 nelayan.

Padahal, kuota yang tersedia sebanyak 800 untuk nelayan yang bekerja di kapal di bawah 10 GT. Kepala DKP3 Noor Fuadi melalui Kepala Bidang Kelautan Setyo Widardo menyampaikan, berhak dan tidaknya nelayan yang diajukan untuk mendapatkan asuransi, ditentukan pusat. Diperkirakan, nelayan yang belum berasuransi karena data yang diberikan kurang.

Setyo memaparkan, nelayan wajib mendapatkan asuransi untuk menjamin pekerjaannya yang cukup berisiko. Besaran asuransi untuk nelayan yang meninggal di laut sebesar Rp200 juta, jika meninggal di darat Rp160 juta.

Sedang apabila cacat, tergantung prosentase cacatnya. Agar bisa mendapatkan asuransi, seorang nelayan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya, memiliki kartu nelayan, yang diwajibkan dimiliki nelayan di atas 17 tahun sampai 65 tahun.

Selain itu, nelayan disyaratkan belum pernah mengikuti program asuransi dari pemerintah. “Nelayan tersebut juga tidak boleh menggunakan alat tangkap yang dilarang pemerintah,” kata Setyo, kemarin.

Di Kota Tegal, diketahui terdapat sekitar 12 ribu nelayan. Mereka tidak hanya bekerja di kapal di bawah 10 GT yang asuransinya dijamin pemerintah. Lalu bagaimana untuk asuransi nelayan yang bekerja di kapal di atas 10 GT?

Setyo mengemukakan, asuransi mereka ditangani oleh para pemilik masing-masing kapal yang mempekerjakan nelayan. “Terkait hal tersebut, kami sudah sering melakukan sosialisasi,” ujarnya. (nam/ela/zul)



Berita Sejenis

Pelantikan PNS Nonjob, Tunggu Teken Mendagri

Pelantikan PNS Nonjob, Tunggu Teken Mendagri

Pelantikan sejumlah aparatur sipil nasional (ASN) yang dinonjobkan oleh Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno mundur.


Jempol! Film Turah Masuk Nominasi Piala Oscar

Jempol! Film Turah Masuk Nominasi Piala Oscar

Pemerintah Kota Tegal mengapresiasi sutradara, pemain, dan kru yang terlibat dalam produksi film ‘Turah’.


Dua Raperda Disetujui untuk Dijadikan Perda

Dua Raperda Disetujui untuk Dijadikan Perda

Dua dari sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Pemkot Tegal disetujui Dewan untuk dijadikan Perda.


Siapkan Reformasi Birokrasi, Nursholeh Kembalikan Jabatan Pegawai yang Dinonjobkan Bunda Sitha

Siapkan Reformasi Birokrasi, Nursholeh Kembalikan Jabatan Pegawai yang Dinonjobkan Bunda Sitha

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menegaskan akan melakukan pelantikan pengembalian jabatan ASN yang dinonjobkan.


Nursholeh Ajak Angkatan 67 SMAN 1 Membangun Bersama Kota Tegal

Nursholeh Ajak Angkatan 67 SMAN 1 Membangun Bersama Kota Tegal

Meski usia tak lagi muda, namun sumbangsih dari alumni SMA Negeri Tegal angkatan 1967 masih diperlukan.


Pemkot Tegal Beri Penghargaan 87 Atlet Potensial

Pemkot Tegal Beri Penghargaan 87 Atlet Potensial

87 atlet berprestasi diguyur reward atau penghargaan yang diserahkan secara simbolis pada upacara Hari Olahraga Nasional 2017 di GOR Wisanggeni, kemarin.


Plt Wali Kota: Jangan Ada Lagi Gap-gapan Antar Pegawai

Plt Wali Kota: Jangan Ada Lagi Gap-gapan Antar Pegawai

Terjaringnya Wali Kota Tegal nonaktif KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam OTT KPK hendaknya menjadi pembelajaran bersama.


Temui Plt Wali Kota, Nelayan Tegal Minta Uji Petik Cantrang Dipastikan

Temui Plt Wali Kota, Nelayan Tegal Minta Uji Petik Cantrang Dipastikan

Sejumlah nelayan menemui Plt. Wali Kota Tegal Nursoleh diruang kerjanya, Selasa (12/9) sore.


Rumah Kreatif BUMN (RKB) Harus Dorong Digitalisasi UMKM di Kota Tegal

Rumah Kreatif BUMN (RKB) Harus Dorong Digitalisasi UMKM di Kota Tegal

Pada era yang serba digital ini, persaingan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) semakin kompetitif.


Nursholeh Minta Didoakan agar Kota Tegal Lebih Baik

Nursholeh Minta Didoakan agar Kota Tegal Lebih Baik

Kegiatan jalan sehat bersama warga Kelurahan Kejambon, Minggu (10/9), berjalan meriah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!