Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Didatangi Wantimpres, Nelayan Tegal Wadul

  • Didatangi Wantimpres, Nelayan Tegal Wadul
  • Didatangi Wantimpres, Nelayan Tegal Wadul

TEGAL - Perpanjangan izin penggunaan cantrang oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga akhir Desember 2017, dinilai belum menyelesaiakan sejumlah persoalan yang ada. Karenanya, sejumlah nelayan mengadukan itu dihadapan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sri Adiningsih, kemarin.

Dalam penyampaiannya, anggota Asosiasi Fillet Basah Rudi mengatakan akibat pelarangan cantrang, pabrik miliknya berhenti beroperasi. Sebab, selama ini ikan yang ditangkap nelayan hampir tidak ada sejak adanya aturan tersebut.

"Sekarang pabrik saya tidak beroperasi sekitar dua tahun. Padahal ada 300 orang pekerja lebih. Saat itu kita bisa ekspor, namun saat ini tidak bisa beroperasi," katanya.

Selain itu, kata Rudi, pangsa pasar produknya yang sudah ada saat ini yakni ikan-ikan dasar dengan alat tangkap cantrang. Kebijakan pelarangan cantrang di Indonesia membuat industri perikanan mati.

"Menggunakan Gillnet tidak bisa menjangkau ikan dasar. Kalu pelarangan ini dibiarkan maka akan terjadi pengangguran yang cukup tinggi," ungkapnya.

Rudi melihat persoalan itu menjadi tanggung jawab presiden. Sebab, tidak ada susahnya presiden menegur mentri untuk mencabut permen yang merugikan masyarakat.

Ketua KUD Karya Mina Hadi Utomo berharap kedatangan Sri Adiningsih bisa membuat Presiden Joko Widodo mengetahui permasalahan yang dihadapi nelayan jika larangan cantrang tetap diberlakukan.

"Nelayan sekarang tidak sejahtera. Kami harap ada perubahan kebijakan. Harus dicabut permen larangan cantrang," tandasnya.

Menanggapi itu, Ketua Wantimpres Sri Adiningsih menemui nelayan pengguna alat tangkap cantrang di Kota Tegal kemarin. Sri berjanji menyampaikan permasalahan yang dihadapi para nelayan setelah keluarnya kebijakan pelarangan cantrang ke Presiden Joko Widodo.

"Saya sudah mendengar semua permasalahan yang dihadapi para nelayan menyusul adanya larangan alat cantrang yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti,? ungkapnya.

Dia menyebut kebijakan tersebut berdampak luas pada sejumlah usaha di sektor perikanan dan usaha lain yang mendukung beroperasinya kapal cantrang. Di Tegal dampaknya pada usaha yang mendukung atau yang mengolah hasil perikanan cukup besar. Jumlah nelayan atau ekonomi nelayan di sini cukup besar.

"Jadi dampaknya signifikan, baik langsung atau tidak langsung," ujarnya.

Sri mengaku hanya bisa sebatas menyampaikan apa yang dilihat dan didengar dari para nelayan maupun pelaku usaha di sektor perikanan. Apakah larangan cantrang nantinya bisa dibatalkan sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Joko Widodo. (muj/zul)



Berita Sejenis

Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Menjamurnya tempat pembuangan sementara (TPS) liar, kembali dikeluhkan warga di Kelurahan Slerok khususnya di kompleks SMAN 3 Kota Tegal.


Bukan Usaha Mikro Jangan Pakai Gas Melon

Bukan Usaha Mikro Jangan Pakai Gas Melon

Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal mengingatkan pengusaha rumah makan, hotel, industri, dan seluruh jenis usaha lain untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg.


Kang Nur Komitmen Teruskan Pembangunan

Kang Nur Komitmen Teruskan Pembangunan

Pemkot Tegal kembali menggelar dialog interaktif dengan masyarakat kelurahan, Selasa (16/1) malam.


Dishub Target Parkir Rp1,4 Miliar

Dishub Target Parkir Rp1,4 Miliar

Dishub Kota Tegal menargetkan untuk pendapatan parkir tahun 2018 mencapai Rp1,4 miliar.


RTH di Kora Tegal Sulit Dipenuhi

RTH di Kora Tegal Sulit Dipenuhi

Pemkot Tegal melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) masih kesulitan untuk memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bahari.


PDAM Target Kurangi Kebocoran Lima Persen

PDAM Target Kurangi Kebocoran Lima Persen

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh meminta PDAM Kota Tegal terus meningkatkan pelayanan, seiring bertambahnya usia.


Pegawai Negeri Jangan Coba-coba Berpolitik

Pegawai Negeri Jangan Coba-coba Berpolitik

Menindaklanjuti Edaran Komisi Aparatur Sipil Negara, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tegal melayangkan Surat Edaran bagi semua instansi pemerintah.


Pengunjung Dilarang Berenang di PAI

Pengunjung Dilarang Berenang di PAI

Disporapar Kota Tegal merespons tingginya gelombang laut dengan mengingatkan pengunjung Obyek Wisata PAI yang biasanya ramai di akhir pekan.


Pemkot Tegal Fasilitasi PIK Remaja dan Mahasiswa

Pemkot Tegal Fasilitasi PIK Remaja dan Mahasiswa

Pemkot Tegal melalui Dinas PPKBP2PA Kota Tegal memberikan fasilitas untuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M).


Waspada Rob dan Banjir, BPBD Keliling Tiap Tiga Jam

Waspada Rob dan Banjir, BPBD Keliling Tiap Tiga Jam

Posko penanggulangan banjir dan rob yang merupakan posko 2 berada di Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, kemarin.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!