Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Dyah: Tak Ada Istilah Blue Print dalam Tata Kelola Pemerintahan

  • Dyah: Tak Ada Istilah Blue Print dalam Tata Kelola Pemerintahan
  • Dyah: Tak Ada Istilah Blue Print dalam Tata Kelola Pemerintahan

Plt Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha mempertanyakan maksud pernyataan HM Ilyas yang tengah fokus membuat blue print pembangunan Kota Tegal.

TEGAL - Wali Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno kaget dengan pernyataan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) HM Ilyas yang tengah fokus membuat blue print pembangunan Kota Tegal ke depan. Atas instruksi wali kota, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Dyah Kemala Sintha mempertanyakan maksud pernyataan HM Ilyas tersebut.

Sebab, kata Plt Sekda, sejauh ini Pemkot Tegal tidak mengenal istilah blue print pembangunan. Wali kota, beber Dyah, tidak pernah memberikan instruksi atau disposisi kepada pihak tertentu untuk menyusun apa yang disebut blue print pembangunan.

Karena hal tersebut tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Bu Wali Kota heran dengan pernyataan yang menyebutkan adanya blue print pembangunan Kota Tegal. Karena selama ini Pemkot Tegal merencanakan pembangunan ya berdasarkan mekanisme yang diatur undang-undang (UU),” ujar Dyah.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, tambah Dyah, Pemkot Tegal selalu berpedoman pada mekanisme perencanaan yang telah diatur di dalam UU, serta melalui pembahasan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal. Lebih rinci, Plt Sekda menjelaskan bahwa mekanisme yang diatur UU adalah mekanisme yang bersifat bottom up.

Dyah menjelaskan, mekanisme yang bersifat bottom up dimulai dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan, kecamatan dan di tingkat Kota Tegal. Musrenbang merupakan instrumen yang berfungsi menyerap aspirasi dan usulan pembangunan dari masyarakat. Dalam proses perencanaan ini, lanjut Dyah, masyarakat dilibatkan secara aktif dari awal hingga akhir.

Setelah selesai pembahasan di tingkat kota, selanjutnya dibahas bersama dengan DPRD Kota Tegal hingga menghasilkan rencana kerja (renja), satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kebijakan umum anggaran (KUA), dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS), dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD).

“Jadi dalam tata kelola pemerintahan tidak ada itu istilah blue print,” tegas Plt Sekda.

Sintha juga menegaskan dengan dijalaninya mekanisme tersebut, semua proses pembangunan dilakukan secara transparan dan akuntabel.(dya/zul)



Berita Sejenis

Wali Kota Tegal Minta PNS Tak Kuatirkan Pensiun

Wali Kota Tegal Minta PNS Tak Kuatirkan Pensiun

75 PNS purna tugas dari 21 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memasuki masa purna tugas di periode II 1 Juli-1 Desember 2016.


Tegal Smart City Didesain Atasi Macet dan Masalah Sampah

Tegal Smart City Didesain Atasi Macet dan Masalah Sampah

Pemkot Tegal menilai konsep Smart City bisa dikembangkan sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan kota, sampah atau pemantau kondisi lingkungan.


Wali Kota Minta Organisasi Guru Profesional

Wali Kota Minta Organisasi Guru Profesional

Sebagai lembaga yang mendukung program pemerintahan, PGRI diminta selalu profesional pada bidangnya.


Wali Kota Cantik Ini Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

Wali Kota Cantik Ini Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno berkomitmen untuk membangun infrastruktur di sejumlah titik yang ada.


Keprimen Kiye... Ada 1.806 Anak di Kota Tegal Putus Sekolah

Keprimen Kiye... Ada 1.806 Anak di Kota Tegal Putus Sekolah

Angka putus sekolah di Kota Tegal masih cukup tinggi. Jumlahnya mencapai 1.806 anak dengan usia 7-18 tahun, tersebar di 27 kelurahan yang ada.


220 Regu Adu Kecepatan dan Kekompakan

220 Regu Adu Kecepatan dan Kekompakan

Ratusan pelajar SD/MI putra dan putri mengikuti lomba gerak jalan tingkat Kota Tegal yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2016.


Wali Kota Tegal Naikkan Bantuan Operasional Ketua RT dan RW Rp400 Ribu Per Bulan

Wali Kota Tegal Naikkan Bantuan Operasional Ketua RT dan RW Rp400 Ribu Per Bulan

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengapresiasi ketua RT dan RW, yang menjadi ujung tombak dalam menyampaikan semua aspirasi dari masyarakat.


Lima Pejabat Eselen IV Naik Pangkat

Lima Pejabat Eselen IV Naik Pangkat

Lima pejabat eselon IVa dan IVb Pemkot Tegal, dilantik dalam upacara pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan struktural.


Wali Kota Tegal Akan Sulap 14 Pasar Tradisional jadi Semi Modern

Wali Kota Tegal Akan Sulap 14 Pasar Tradisional jadi Semi Modern

Pemkot Tegal menegaskan akan membenahi 14 pasar yang ada di daerahnya.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!