Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Perjuangan Nasib Nelayan Kota Tegal, Wali Kota Temui Wantimpres

  • Perjuangan Nasib Nelayan Kota Tegal, Wali Kota Temui Wantimpres
  • Perjuangan Nasib Nelayan Kota Tegal, Wali Kota Temui Wantimpres

JAKARTA - Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno bersama dengan jajaran Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Tegal serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Tegal beraudiensi dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), kemarin. Wali Kota yang diterima langsung Ketua Wantimpres Sri Adiningsih, bermaksud mencari solusi dampak larangan penggunaan alat tangkap cantrang.

Wali Kota mengatakan kedatanganya adalah untuk mencari solusi bersama terkait permasalahan yang muncul, akibat diberlakukannya larangan alat tangkap cantrang. Menurutnya walaupun pemberlakuannya diundur sampai Juni mendatang, ini belum membuat nelayan di Kota Tegal tenang.

Menurut wali Kota, para nelayan di daerahnya masih resah, apalagi jika Juni mendatang larangan itu benar-benar diberlakukan. Walikota menegaskan dengan jumlah nelayan yang mencapai 12.000 orang dan sebagian besar mengandalkan alat tangkap cantrang, jelas ini bukan masalah main-main.

?Dengan pemberlakuan larangan ini, tentu dampak perekonomian dan sosial yang ditimbulkan akan sangat luas dan kompleks,?ucap Wali Kota.

Tidak hanya bagi nelayan, dampak larangan ini juga akan menimpa para pengusaha pengolahan ikan, maupun para pedagang ikan. Wali Kota berharap usulan untuk mengevaluasi larangan penggunaan cantrang yang disampaikannya melalui Wantimpres, bisa dijadikan skala proritas usulan kepada Presiden.

Menanggapi usulan Wali Kota Tegal, Sri Adiningsih menyatakan, persoalan nasib nelayan akibat larangan alat tangkap cantrang memang terjadi di seluruh Indonesia. Tidak hanya di Kota Tegal.

Dijelaskan pula, berbagai permasalahan yang disampaikan Wali Kota beserta jajarannya akan dibantu untuk disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. ?Sesuai dengan tugas Wantimpres, tentu segala masukan atau aspirasi dari daerah akan kami bantu sampaikan ke Presiden sebagai bahan pertimbangan dalam menjalankan pemerintahan.?

Kepada Wali Kota, Sri Adiningsih meminta selain melalui Wantimpres, Pemkot Tegal disarankan pula melayangkan surat resmi kepada Presiden terkait persolalan tersebut. ?Karena presiden perlu juga mengetahui langsung permasalahan-permasalahan dari daerah melalui surat dari daerah.?

Sehingga, harapan Sri Adiningsih, persoalan nasib nelayan di Kota Tegal yang terdampak larangan cantrang dapat menjadi perhatian Presiden. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Wilayah Kumuh di Kota Tegal Digelontori Rp1,5 Miliar

Wilayah Kumuh di Kota Tegal Digelontori Rp1,5 Miliar

Untuk tahun 2018, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Pesurungan Kidul akan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1,5 Miliar.


Tekan Kemiskinan, Dunia Usaha Diminta Berperan Aktif

Tekan Kemiskinan, Dunia Usaha Diminta Berperan Aktif

Pemkot Tegal terus berupaya menekan angka kemiskinan yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) berada di angka 8,1 persen.


Pjs Wali Kota Tekankan Sikap Tolong Menolong

Pjs Wali Kota Tekankan Sikap Tolong Menolong

Pjs Wali Kota Tegal melanjutkan kegiatan Salat Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) di Masjid Nurul Falah Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat.


Tiga Sekolah Terendam Air Rob

Tiga Sekolah Terendam Air Rob

Limpasa air laut atau rob yang menyapu pesisir Pantai Utara (Pantura) tidak hanya menggenangi kelurahan-kelurahan di Kota Bahari.


Pelimpahan Terminal Tegal Dilanjutkan Lagi

Pelimpahan Terminal Tegal Dilanjutkan Lagi

Pelimpahan Terminal Tegal ke Pemerintah Pusat yang sempat mandeg di zaman pemerintahan Siti Masitha Soeparno dilanjutkan.


Pemkot Tegal Tarik 26 Produk Makanan dan Minuman Tak Layak Konsumsi

Pemkot Tegal Tarik 26 Produk Makanan dan Minuman Tak Layak Konsumsi

Pemkot Tegal bersama Forkompinda menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko, pasar tradisional, dan pasar modern, kemarin.


Penerapan E-Kelurahan di Randugunting Diundur

Penerapan E-Kelurahan di Randugunting Diundur

Penerapan sistem e-kelurahan yang akan diberlakukan di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan diundur.


BMPS Keberatan Penambahan SMP Swasta

BMPS Keberatan Penambahan SMP Swasta

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal merasa keberatan dengan adanya rencana penambahan SMP swasta baru.


Pemkot Tegal Mulai Siapkan Sarpras Jalur Mudik

Pemkot Tegal Mulai Siapkan Sarpras Jalur Mudik

Pemkot Tegal melalui Dinas Perhubungan menyelenggarakan rapat koordinasi dengan OPD terkait di Kantor Dishub.


Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Bijak Belanja

Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Bijak Belanja

TPID Kota Tegal mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tegal untuk lebih bijak dan tidak boros dalam berbelanja kebutuhan pokok masyarakat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!