Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Rusak Berat dan Berunur, Dua Pasar Tradisional Mendesak Direvitalisasi

  • Rusak Berat dan Berunur, Dua Pasar Tradisional Mendesak Direvitalisasi
  • Rusak Berat dan Berunur, Dua Pasar Tradisional Mendesak Direvitalisasi

PRIORITAS - Pasar Kraton menjadi salah satu prioritas revitalisasi di di Kota Tegal. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menegaskan dari lima pasar tradisional yang akan direvitalisasi, dua diantaranya diusulkan menjadi prioritas. Selain bangunan yang sudah berumur, kondisi Pasar Kraton dan Pasar Sumurpanggang rusak berat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkop UKM Perdagangan AT. Raharjo melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaan Pasar Adayat mengungkapkan, hingga saat ini konsep pematangan rencana revitalisasi pasar tradisional terus lakukan.

Bahkan, rapat koordinasi melibatkan instansi terkait meliputi BP4D, Disperkim, DPU Taru, dan PPKom juga terus digelar untuk merumuskan target pelaksanaan revitalisasi lima pasar tradisional sesuai rencana.

"Yang jelas, tahapan revitalisasi jalan terus dan prioritas pengerjaan yakni Kraton (Cinde) dan Sumurpanggang," jelasnya.

Terkait faktor yang menjadi prioritas revitalisasi, lanjut Adayat, Pasar Kraton dan Sumurpanggang dinilai paling siap dengan respon positif dari semua pedagang. Sebab menurutnya, berdasarkan sosialisasi dengan semua pedagang dan unsur terkait masyarakat dan sarpras relokasi penunjang paling siap terdapat di dua titik pasar tradisional tersebut.

Di antaranya, lahan relokasi sementara yang disiapkan berstatus tanah milik Pemkot dan jaraknya sangat dekat dengan pasar target revitalisasi. "Meski ditunda, proses revitalisasi masih berjalan sampai tahap sosialisasi sambil menunggu kesiapan anggaran," terangnya.

Kepala Bidang Pasar Aris Suroso menambahkan sementara ini proses pematangan perencanaan yang sudah terlaksana meliputi tahap sosialisasi dan perencanaan DED. Bahkan, untuk prioritas revitalisasi di dua pasar konsep pendanaan dan pengerjaan fisik masih menunggu hasil penyempurnaan dari tim yang dibentuk.

"Hasil pembentukan PPKom, DPU Taru ditunjuk sebagai tim pelaksana perencanaan yang masih pematangan konsep dan perencanaan," tandasnya. (syf/ela/zul)



Berita Sejenis

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal membutuhkan pemulihan pascakepemimpinan wali kota nonaktif. Sebab, masih banyak residu dan hal tersebut membutuhkan penanganan yang khusus.


Disdukcapil Sweeping Sekolah

Disdukcapil Sweeping Sekolah

Untuk merealisasikan pemetaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Disdukcapil Kota Tegal terus menyisir semua sekolah SMA dan SMK.


Penataan Kawasan Nelayan Tegalsari Jalan Terus

Penataan Kawasan Nelayan Tegalsari Jalan Terus

Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berencana melanjutkan pengembangan kawasan kampung nelayan Tegalsari.


600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

Pemkot Tegal mencanangkan Gerakan Minum Susu, Makan Daging dan Telur Itik untuk masyarakat di Pendapa Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota, kemarin.


Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi ASN, Pemerintah Kota Tegal diharapkan mulai berbenah diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.


Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Setelah dinanti-nanti, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas P dan K akhirnya mencarikan bantuan fasilitasi honor bagi pendidik dan tenaga kependidikan.


Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh selaku penanggungjawab segera menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit keuangan.


1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

Masa jabatan Ketua RT dan RW bakal berakhir pada Desember 2017. Pemkot Tegal memastikan tidak akan memperpanjang masa jabatan mereka.


Kang Nur: Pelayanan Publik Lelet, Laporkan ke Saya

Kang Nur: Pelayanan Publik Lelet, Laporkan ke Saya

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal HM Nursholeh menegaskan lagi ke depan pelayanan di Kota Tegal harus cepat, mudah, murah, dan ramah.


PAD Meningkat, APBD Perubahan Naik 3,65 Persen

PAD Meningkat, APBD Perubahan Naik 3,65 Persen

Pemkot Tegal menargetkan adanya kenaikan pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2017.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!