Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Tegal Smart City Didesain Atasi Macet dan Masalah Sampah

  • Tegal Smart City Didesain Atasi Macet dan Masalah Sampah
  • Tegal Smart City Didesain Atasi Macet dan Masalah Sampah

Pemkot Tegal menilai konsep Smart City bisa dikembangkan sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan kota, sampah atau pemantau kondisi lingkungan.

TEGAL - Berdasar Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi, pemerintahan yang berkelas dunia diharapkan tercapai di tahun 2025. Salah satu penopang utamanya adalah implementasi e-government melalui pembentukan Smart City.

Pemkot Tegal menilai konsep ini bisa dikembangkan sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan kota, sampah yang berserakan, ataupun pemantau kondisi lingkungan di suatu tempat. Selain itu smart city juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sugiyanto ST MT mengatakan, konsep smart city telah banyak diterapkan. Antara lain penggunaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang dilengkapi dengan smart system. Sehingga kondisi PJU dapat selalu terpantau melalui aplikasi smartphone. Kemudian DPU juga menerapkan layanan aduan online dpumenyapa.com yang dapat diakses seluruh masyarakat.

Sementara Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) mengaktifkan layanan online sistem informasi kawasan rawan kemacetan.

Menurut Wali Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno menjelaskan, smart city didukung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sehingga tidak lama lagi Kota Tegal akan terintegrasi dengan kota dan kabupaten lainnya di Indonesia.

Pengembangan smart city di Kota Tegal diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Apalagi saat ini perkembangan teknologi semakin memperlihatkan kemajuannya. Hal tersebut tentu sesuai dengan misi Pemkot Tegal yakni mewujudkan masyarakat Kota Tegal yang sejahtera dan bermartabat berbasis pelayanan prima.

Teknologi bisa membawa Indonesia menjadi negara hebat dengan kolaborasi antar pemerintah daerah dan mengurangi kompetisi. Adapun tujuan acara ini adalah bersama memperlihatkan kemajuan teknologi di daerah yang sudah melakukan konsep smart city untuk meningkatkan kualitas layanan ke masyarakat, reformasi birokrasi dan penghematan anggaran yang bersifat teknologis.

Konsep smart city merupakan sebuah kebutuhan bukan untuk gaya-gayaan. Dengan konsep ini pemerintah sekarang dapat mengetahui seberapa banyak masyarakat yang tidak puas dengan pelayanan pemerintah. Tidak hanya kepala daerah saja yang dapat mengevaluasi pejabat, tapi adanya konsep smart city masayarakat pun dapat mengevaluasi kinerja pejabat. (dya/ela)


Berita Sejenis

Genap Tiga Tahun Pimpin Kota Tegal, Wali Kota Minta Didoakan Anak Yatim

Genap Tiga Tahun Pimpin Kota Tegal, Wali Kota Minta Didoakan Anak Yatim

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menggelar doa bersama dengan anak yatim piatu di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota.


Wali Kota Usul 10 Prioritas Pembangunan di Kota Tegal ke Provinsi

Wali Kota Usul 10 Prioritas Pembangunan di Kota Tegal ke Provinsi

Pemkot Tegal mengusulkan 10 usulan prioritas pembangunan di 2018 mendatang.


Surat Merger Diteken, Akper Pemkot Tegal Tak Jadi Ditutup

Surat Merger Diteken, Akper Pemkot Tegal Tak Jadi Ditutup

Mahasiswa, dosen, dan seluruh orang tua di Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal selayaknya berhagia hari ini.


Wali Kota Optimis Kunjungan Wisatawan Asing Meningkat

Wali Kota Optimis Kunjungan Wisatawan Asing Meningkat

Setelah sukses dengan Pencanangan Kota Tegal Sebagai Kota Kuliner, kini saatnya Kota Tegal lebih mengembangkan destinasi wisata yang ada.


Wali Kota: Kuliner di Kota Tegal Bisa Dongkrak PAD

Wali Kota: Kuliner di Kota Tegal Bisa Dongkrak PAD

Pasar kuliner yang digelar di Jalan Veteran sebagai penanda pencanangan Kota Tegal sebagai Kota Kuliner disambut antusias masyarakat.


Penthol! Kota Tegal Peringkat Terendah Tindak Kekerasan Seksual

Penthol! Kota Tegal Peringkat Terendah Tindak Kekerasan Seksual

Berdasar hasil pendataan terpadu, Kota Tegal menempati peringkat terendah dari 35 kabupaten kota di Jawa Tengah untuk tindak kekerasan seksual.


Wali Kota Minta Kontribusi Positif Warga untuk Bangun Kota Tegal

Wali Kota Minta Kontribusi Positif Warga untuk Bangun Kota Tegal

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengingatkan perencanaan pembangunan daerah harus sesuai dengan target pembangunan nasional.


Wali Kota Cantik Ini Optimis Wisata di Kota Tegal Akan Maju

Wali Kota Cantik Ini Optimis Wisata di Kota Tegal Akan Maju

Untuk lebih memajukan pariwisata di Kota Tegal, Wali Kota berjanji akan mengemas lebih baik lagi PAI dan Pantai Muarareja.


Wali Kota: Kota Tegal Kondusif

Wali Kota: Kota Tegal Kondusif

Kondisi Kota Tegal yang aman dan kondusif harus terus dipertahankan dan dipelihara.


17 Maret, Kota Tegal Akan Dicanangkan sebagai Kota Kuliner

17 Maret, Kota Tegal Akan Dicanangkan sebagai Kota Kuliner

17-19 Maret nanti, Kota Tegal akan dicanangkan sebagai kota kuliner.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!