Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Tenaga Kerja asal Kota Tegal Harus Siap Pakai

  • Tenaga Kerja asal Kota Tegal Harus Siap Pakai
  • Tenaga Kerja asal Kota Tegal Harus Siap Pakai

PEMBEKALAN ? Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno membuka diklat kerja di Gedung Arofah, Kamis (13/7) lalu. (humas pemkot tegal)

TEGAL - Pemkot Tegal melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) meningkatkan keterampilan kerja bagi para pencari kerja melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kerja di Gedung Arofah, Kamis (13/7) lalu. Diklat dibuka langsung Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno, dihadiri Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Herlien Tedjoe Oetami.

Hadir pula kepala Organisasi Perangkat Daerah, camat, lurah, dan pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS). Wali kota mengatakan, Kota Tegal merupakan kota yang dinamis. Masyarakatnya cerdas dan kreatif, sehingga dengan adanya stimulan diklat ini, tidak akan sulit bagi pesertanya untuk mendapatkan satu tempat menyalurkan keahlian dan keterampilannya.

Wali kota mengungkapkan diklat ini merupakan modal yang sangat penting untuk para pencari kerja. Sebab, dewasa ini dibutuhkan tenaga kerja yang terampil dan ahli di bidangnya.

?Setelah mengikuti pelatihan, saya berharap para peserta benar-benar menjadi tenaga kerja yang siap pakai untuk memenuhi pasar kerja,? kata Wali Kota.

Pelaksana Tugas Kepala Disnakerin Haryana menyampaikan, diklat ini diikuti 140 pencari kerja yang terbagi dalam tujuh bidang pelatihan. Yakni, pelatihan desain grafis, teknisi komputer, pra magang Jepang, menjahit tingkat terampil, tata rias penganten, tata rias wajah dan rambut, serta pelatihan montir dan stir mobil yang bekerjasama dengan LPKS.

Haryana berharap, dengan mengikuti diklat ini, keterampilan para pencari kerja meningkat. Sehingga, siap memasuki pasar kerja atau berwiraswasta.

?Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan pencari kerja, yang khususnya merupakan warga Kota Tegal,? ungkap Haryana. (nam/ela/zul)


Berita Sejenis

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Pemkot Tegal menyambut baik usulan dana kelurahan yang disampaikan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada Pemerintah Pusat.


Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Lomba seni kemasyarakatan berupa rebana dan balo-balo tingkat kota diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung eks Samsat.


Pimen Kiye, 578 Jamban Belum Miliki Septictank

Pimen Kiye, 578 Jamban Belum Miliki Septictank

578 jamban di wilayah kerja Puskesmas Tegal Timur belum memiliki septictank.


Perda Lingkungan Hidup di Kota Tegal Disosialisasikan

Perda Lingkungan Hidup di Kota Tegal Disosialisasikan

Peraturan daerah (perda) perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup disosialisasikan kepada masyarakat di Aula Kecamatan Margadana, Kota Tegal.


Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Mirza Akbar dan Arista Shakila Rafanda Putri, menjadi dua Balita Sehat yang mewakili Kota Tegal untuk bersaing di tingkat provinsi pada Juni - Juli mendatang.


Seluruh Sekolah Ditarget Terapkan Kurtilas

Seluruh Sekolah Ditarget Terapkan Kurtilas

68 sekolah baik negeri dan swasta menjadi target penerapan dan pemberlakuan kurikulum 2013 (kurtilas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal.


Disnakerin Wajib Pantau UMK

Disnakerin Wajib Pantau UMK

Komisi II DPRD Kota Tegal meminta Disnakerin secara berkala melakukan pemantauan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tegal 2018.


Kota Tegal Serius Bidik Adipura

Kota Tegal Serius Bidik Adipura

Pemkot Tegal membidik Piala Adipura. Untuk itu, Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan penanganan setiap titik pantau.


Pantai Muarareja Dipenuhi 500 Meter Kubik Sampah

Pantai Muarareja Dipenuhi 500 Meter Kubik Sampah

Pemkot Tegal dan jajaran Forkompinda serta masyarakat bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan sampah yang memenuhi Pantai Muarareja, Jumat (13/4) lalu.


Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Seluruh unsur dan elemen yang ada di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, sepakat menolak adanya berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!