Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Wali Kota: Kota Tegal Kondusif

  • Wali Kota: Kota Tegal Kondusif
  • Wali Kota: Kota Tegal Kondusif

Kondisi Kota Tegal yang aman dan kondusif harus terus dipertahankan dan dipelihara.

JAKARTA - Kondisi Kota Tegal yang aman dan kondusif harus terus dipertahankan dan dipelihara. Dengan keadaan tersebut pemerintah bisa membangun kotanya dengan program yang pro rakyat, masyarakat pun bisa beraktifitas dengan tenang.

“Tugas tim terpadu penanganan konflik sosial tingkat Kota Tegal antara lain menyusun rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial, menkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi penanganan konlik,” ungkap Wali Kota.

Selain itu, papar Wali Kota, tim juga harus memberikan informasi kepada publik tentang terjadinya konflik dan upaya penanganannya. Kemudian melakukan upaya pencegahan melalui sistem peringatan dini, merespon secara cepat dan menyelesaikan secara damai semua permasalahan berpotensi menimbulkan konflik.

“Termasuk upaya untuk penanganan pengungsi dan pemulihan pasca konflik yang meliputi rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi,” imbuh Wali Kota.

Rakornas digelar di ruang pertemuan Hotel Bidakara, Jakarta. Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Kesatuan bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarkat Suripto mengungkapkan bahwa untuk sekretariat penanganan konflik sosial Kota Tegal berkedudukan di Kantor Kesatuan bangsa, Politik dan perlindungan masyarkat Kota Tegal.

“Susunan tim ini terdiri dari Wali Kota sebagai ketua dan untuk wakil ketua, sekretaris, anggota terdiri dari forkompimda dan OPD terkait serta dari unsur BIN,” ungkap Seripto.

Situasi dan kondisi yang stabil didaerah ini tidak lepas dari dibentuknya surat keputusan walikota Tegal tentang tim terpadu penanganan konflik sosial di Kota Tegal setiap tahunnya, termasuk juga untuk tahun 2017. Juga dengan komunikasi dan koordinasi yang intens dan efektif mulai dari rapat koordinasi, koordinasi kegiatan di Pemerintah Kota Tegal, kegiatan yang ada di unsur Forkompimda juga kegiatan yang ada di masyarakat, termasuk juga dengan FKUB dan FKDM.

“Dengan tim ini, informasi apapun yang punya potensi gangguan keamanan, ketertiban dan potensi konflik secepatnya bisa kita ketahui dan lakukan pembinaan sehingga tidak membesar dan berkembang keluar, konflik harus kita cegah sedini mungkin, termasuk isu SARA,” ucap Soeripto.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo mengungkapkan bahwa secara Nasional sejak dibentuknya tim terpadu penanganan konflik sosial, kondisi di Indonesia relatif kondusif. Bahkan untuk daerah-daerah yang telah melaksanakan pilkada serentak. (muj/zul)


Berita Sejenis

Genap Tiga Tahun Pimpin Kota Tegal, Wali Kota Minta Didoakan Anak Yatim

Genap Tiga Tahun Pimpin Kota Tegal, Wali Kota Minta Didoakan Anak Yatim

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menggelar doa bersama dengan anak yatim piatu di Pringgitan Rumah Dinas Wali Kota.


Surat Merger Diteken, Akper Pemkot Tegal Tak Jadi Ditutup

Surat Merger Diteken, Akper Pemkot Tegal Tak Jadi Ditutup

Mahasiswa, dosen, dan seluruh orang tua di Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal selayaknya berhagia hari ini.


Wali Kota Optimis Kunjungan Wisatawan Asing Meningkat

Wali Kota Optimis Kunjungan Wisatawan Asing Meningkat

Setelah sukses dengan Pencanangan Kota Tegal Sebagai Kota Kuliner, kini saatnya Kota Tegal lebih mengembangkan destinasi wisata yang ada.


Wali Kota: Kuliner di Kota Tegal Bisa Dongkrak PAD

Wali Kota: Kuliner di Kota Tegal Bisa Dongkrak PAD

Pasar kuliner yang digelar di Jalan Veteran sebagai penanda pencanangan Kota Tegal sebagai Kota Kuliner disambut antusias masyarakat.


Penthol! Kota Tegal Peringkat Terendah Tindak Kekerasan Seksual

Penthol! Kota Tegal Peringkat Terendah Tindak Kekerasan Seksual

Berdasar hasil pendataan terpadu, Kota Tegal menempati peringkat terendah dari 35 kabupaten kota di Jawa Tengah untuk tindak kekerasan seksual.


Wali Kota Minta Kontribusi Positif Warga untuk Bangun Kota Tegal

Wali Kota Minta Kontribusi Positif Warga untuk Bangun Kota Tegal

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengingatkan perencanaan pembangunan daerah harus sesuai dengan target pembangunan nasional.


Wali Kota: Revolusi Mental jangan Sekadar Kata-kata

Wali Kota: Revolusi Mental jangan Sekadar Kata-kata

GNRM merupakan suatu gerakan sosial bagi bangsa Indonesia, bertekad mewujudkan tertanamnya nilai-nilai luhur ke Indonesiaan.


Wali Kota Cantik Ini Optimis Wisata di Kota Tegal Akan Maju

Wali Kota Cantik Ini Optimis Wisata di Kota Tegal Akan Maju

Untuk lebih memajukan pariwisata di Kota Tegal, Wali Kota berjanji akan mengemas lebih baik lagi PAI dan Pantai Muarareja.


17 Maret, Kota Tegal Akan Dicanangkan sebagai Kota Kuliner

17 Maret, Kota Tegal Akan Dicanangkan sebagai Kota Kuliner

17-19 Maret nanti, Kota Tegal akan dicanangkan sebagai kota kuliner.


Wali Kota: Kartu Identitas Anak untuk Minimalisasi Eksploitasi Anak

Wali Kota: Kartu Identitas Anak untuk Minimalisasi Eksploitasi Anak

Peluncuran Kartu Identitas Anak (KIA) dapat meminimalisasi eksploitasi anak-anak di Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!