Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Wali Kota Serahkan KIA dan Launching Mobil Pelayanan Kependudukan

  • Wali Kota Serahkan KIA dan Launching Mobil Pelayanan Kependudukan
  • Wali Kota Serahkan KIA dan Launching Mobil Pelayanan Kependudukan

TEGAL - Warga Kota Tegal khususnya para orang tua agaknya patut bersyukur. Sebab, saat ini telah diluncurkan program Kartu Identitas Anak (KIA).

KIA sendiri merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak konstitusional anak yang penting. Karena ia menjadi salah satu identitas anak yang dilindungi negara.

Selain itu, KIA juga sebagai salah satu upaya untuk menjamin dan melindungi anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan.

?Saya harap momentum ini dapat menggugah dan membangkitkan kesadaran segenap elemen masyarakat, akan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak. Termasuk didalamnya pemenuhan pelayanan administrasi kependudukan,? demikian diungkapkan Wali Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno Senin (13/3)

Dalam acara launching penyerahan KIA dan Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Wali Kota Tegal sangat mengapresiasi atas beberapa inovasi yang dilakukan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan anak. Terutama untuk mewujudkan Kota Tegal layak anak.

Diantaranya pemenuhan hak anak di Kota Tegal untuk memiliki KIA di bawah umur 17 tahun mulai diberlakukan.

?Pemerintah Kota Tegal menjadi salah satu dari 50 Kabupaten dan Kota di Indonesia, yang mulai menerapkan KIA sebagai program baru yang belum pernah ada sebelumnya. dan sungguh menggembirakan, ternyata masyarakatpun antusias menyambutnya,? ungkapnya.

Menurut Wali Kota, banyak manfaat yang akan dipetik atas pemberlakuan KIA, yakni sebagai tanda pengenal atau bukti diri. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan menjadi bahan persyaratan sejumlah instansi.

?Diantaranya, pendaftaran sekolah, melakukan transaksi keuangan di perbankan atau rumah sakit, pembuatan dokumen keimigrasian, mengurus klaim santunan kematian, mencegah terjadinya perdagangan anak, serta membantu pemerintah daerah dalam mendata perkembangan generasi muda,? ucap Walikota.

Wali Kota juga menegaskan, Pemerintah Kota Tegal juga akan terus berupaya memenuhi hak sipil anak dengan mendorong peningkatan kesejahteraan anak. Baik secara jasmani maupun rohani, dalam rangka mewujudkan Kota Tegal sebagai Kota Layak Anak.

Setelah diluncurkan KIA ini, diharapkan kedepan bisa meminimalisir terjadinya eksploitasi terhadap anak-anak di Kota Tegal. Menurutnya, secara otomatis dengan kepemilikan KIA, nama sekaligus alamat lengkap si pemilik ter-cantum dalam kartu tersebut, memudahkan Pemerintah Kota Tegal untuk memantau keberadaan mereka dan siapa orang tuanya.

?Penerbitan KIA juga menjadi pedoman penting data administrasi kependudukan dan penyusunan strategi perlindungan anak, serta pelayanan publik anak sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional anak sebagai warga negara,? ucap Wali kota.

Dengan KIA tersebut, kata Wali Kota, mulai saat ini akan dilakukan pendataan penduduk, sejak lahir sampai anak berkewajiban memiliki KTP, atau memiliki hak untuk melakukan tindakan hukum.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan KIA kepada perwakilan 27 Kelurahan dan peluncuran Mobil Pelayanan Administrasi Kependudukan. Terkait itu, Wali Kota menegaskan, pelayanan prima bidang kependudukan kini akan semakin prima pula dengan adanya mobil pelayanan administrasi kependudukan.

?Mobil ini yang akan bergerak di 27 Kelurahan dan 4 Kecamatan untuk memberikan pelayanan kependudukan secara jemput bola,? ungkapnya.

Plt . Kepala Disdukcapil Kota Tegal, Drs. Ali Rosyidi mengatakan jumlah anak usia 0 sampai dengan 17 tahun kurang 1 (satu) hari di Kota Tegal sejumlah 66.947 anak, dan hingga akhir Februari sudah mencetak KIA sejumlah 11. 319 keping.

?Untuk mobil pelayanan administrasi kependudukan nantinya akan dipergunakan untuk kegiatan jemput bola perekaman KTP Elektronik dan Pelayanan pendaftaran penduduk serta pencatatan sipil bagi masyarakat Kota Tegal,? ungkap Ali Rosyidi.

Menurut Ali, juga ada bantuan kursi roda yang nantinya akan dipergunakan untuk melayani penduduk yang mengalami keterbatasan (difabel) serta warga jompo dan pengidap penyakit lainnya.

Selain itu, sebagai inovasi baru dan baru satu satunya di Jawa Tengah, Disdukcapil Kota Tegal telah meluncurkan Map Akta Pencatatan SIpil yang merupakan produk inovatif disdukcapil Kota Tegal.

Sementara itu, pada kegiatan itu Wali Kota juga menyaksikan sampling perekaman E-KTP serta melihat isi dan fungsi dari mobil tersebut guna memastikan dapat di pergunakan di masyarakat. (muj)



Berita Sejenis

35 Peserta Lelang Jabatan Akan Dites Psikologi

35 Peserta Lelang Jabatan Akan Dites Psikologi

Sebanyak 35 dari 44 peserta lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Pemkot Tegal dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya.


Program Pengentasan Kemiskinan Berkurang, BKM di Kota Tegal Mati Suri

Program Pengentasan Kemiskinan Berkurang, BKM di Kota Tegal Mati Suri

Sejak beberapa tahun terakhir, aktivitas Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) seolah mati suri.


Kang Nur Minta Setiap Gang di Kota Tegal Dibeton

Kang Nur Minta Setiap Gang di Kota Tegal Dibeton

Usulan pembangunan trotoar diruas jalan Teuku Umar dan KS Tubun diminta dimasukan dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang 2019 mendatang.


Selesaikan Sengketa Tanah Warga dan PT KAI, Pemkot Tegal Siapkan Tim

Selesaikan Sengketa Tanah Warga dan PT KAI, Pemkot Tegal Siapkan Tim

Persoalan sengketa tanah antara warga di wilayah RT 7 dan RT 8 RW 3 Kelurahan Panggung, dengan PT.KAI hingga saat ini belum menemui titik temu.


PKK Kota Tegal Melaju ke Tingkat Provinsi

PKK Kota Tegal Melaju ke Tingkat Provinsi

Atas inovasi dan kerja keras semua kader, Tim Penggerak PKK Kota Tegal masuk tiga nominasi sekaligus dalam Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK tingkat Jateng 2017.


11 Kelurahan Kumuh di Kota Tegal Mulai Ditata

11 Kelurahan Kumuh di Kota Tegal Mulai Ditata

Untuk merealisasikan Kota Tanpa Kumuh, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tegal menjadikan 11 kelurahan sebagai target penuntasan kawasan kumuh.


Puncak Musim Hujan, Waspadai Penyakit Langganan

Puncak Musim Hujan, Waspadai Penyakit Langganan

Pemkot Tegal melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat Kota Bahari untuk mewaspadai penyakit yang menjadi langganan saat musim hujan.


Istri dan Anaknya Berangkat Transmigrasi, Suami Meninggal Dunia

Istri dan Anaknya Berangkat Transmigrasi, Suami Meninggal Dunia

Salah seorang kepala keluarga transmigran asal Kota Tegal, Bambang Sugiono (47), meninggal dunia, Sabtu (2/12) lalu.


Baznas Tegal Gelontorkan Bantuan untuk Pedagang Kecil

Baznas Tegal Gelontorkan Bantuan untuk Pedagang Kecil

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal menggelontorkan bantuan senilai ratusan juta rupiah kepada sejumlah pedagang kecil.


Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Penyakit menular dan tidak menular disosialisasikan Tim Pengerak PKK Kota Tegal di Kompleks Balaikota Tegal, kemarin.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!