Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Wali Kota Tegaskan Perusahaan Harus Lindungi Pekerjanya

  • Wali Kota Tegaskan Perusahaan Harus Lindungi Pekerjanya
  • Wali Kota Tegaskan Perusahaan Harus Lindungi Pekerjanya

TEGAL - Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menekankan perlunya perlindungan kerja bagi pekerja-pekerja di Kota Tegal. Karenanya, Wali Kota mengharuskan perusahaan-perusahaan di Kota Tegal untuk mengikuti program jaminan kerja untuk melindungi pekerjanya.

Wali Kota menambahkan bila diperlukan, Pemkot Tegal siap melakukan komuniksasi intensif dengan program BPJS Ketenagakerjaan. ?Apabila memang perlu lagi komunikasi dan kerjasama dengan Pemkot Tegal, bisa kita sama-sama realisasikan. Tentu saja, saya akan berkomunikasi dengan seluruh pelaku usaha dan semua perusahan untuk memperhatikan pekerjanya.?

Ditegaskan Wali Kota, bentul komukasinya bisa dalam bentuk surat ataupun penandatanganan MoU antara Pemkot Tegal dengan BPJS Ketenagakerjaan. Karena bagaimanapun juga, beber Wali Kota, dalam program pemerintah untuk peningkatan ekonomi dan lapangan kerja, yang paling utama adalah perlindungan tenaga kerja.

Wali Kota menceritakan awal mula bertugas sebagai kepala daerah di Kota Tegal, banyak sekali warga yang datang ke kantor. Sebagian besar adalah keluarga anak buah kapal (ABK). Mereka melaporkan suaminya kecelakaan di laut, suaminya dinyatakan hilang, dan sebagainya.

Ironisnya, ungkap Wali Kota, mereka tidak tahu harus bagaimana. ?Karena di tempat mereka bekerja, sepertinya tidak memperhatikan terkait keamanan pekerjanya. Baik yang terkena kecelakaan maupun pengobatan dan lain sebagainya,? tuturnya saat menerima audiensi BPJS Ketenagakerjaan Tegal di Ruang Audiensi Wali Kota Tegal, kemarin.

Mendapati banyaknya keluhan warganya itu, Wali Kota lalu bergerak cepat dengan seluruh jajaran OPD terkait, tentang perlunya kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. ?Saya sampaikan kepada seluruh OPD harus ada kerjasama untuk memberikan perlindungan kepada pekerja. Itu dulu syarat utama yang harus mereka penuhi, yakni tenaga kerjanya harus ikut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,? ungkap Wali Kota.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Alfian mengatakan maksud tujuan BPJS Ketenagakerjaan beraudiensi adalah sebagai bentuk silaturahmi dengan Pemkot Tegal, dalam hal ini wali kota beserta jajarannya. Audiensi ini juga terkait dukungan pemerintah daerah tentang rencana MoU kesepakatan pelaksanaan PP No. 86/2003 mengenai sanksi administrasi kepada perusahaan yang tidak patuh terhadap peraturan BPJS.

?Nantinya diharapkan ada MoU dengan Dinas Penananam Modal dan PTSP, di mana dalam pelayanan izin usaha diharapkan keikutsertaan sebagai peserta BPJS masuk dalam salah satu syarat prosedur untuk mendapatkan izin usaha terkait,? pinta Alfian.

Menurut Akfian, BPJS Kesehatan juga akan meminta program CSR dari perusahaan-perusahaan di Kota Tegal untuk memberikan stimulus kepada pekerja-pekerja mikro. Misalnya pedagang sayur, tukang ojek, pedagang kaki lima, tukang becak, diberi bantuan stimulus perlindungan minimal dua program yaitu kecelakaan kerja dan kematian.

?Harapannya, Pemkot Tegal bisa menjadi pionir dalam hal perlindungan, rule model bagaimana caranya semua pekerja yang ada di Kota Tegal terlindungi dengan program BPJS ketenagakerjaan,? pungkasnya. (muj/zul)


Berita Sejenis

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Usulan Dana Kelurahan Diapresiasi Pemkot Tegal

Pemkot Tegal menyambut baik usulan dana kelurahan yang disampaikan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada Pemerintah Pusat.


Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Rebana dan Balo-balo Harus Dilestarikan

Lomba seni kemasyarakatan berupa rebana dan balo-balo tingkat kota diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung eks Samsat.


Perda Lingkungan Hidup di Kota Tegal Disosialisasikan

Perda Lingkungan Hidup di Kota Tegal Disosialisasikan

Peraturan daerah (perda) perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup disosialisasikan kepada masyarakat di Aula Kecamatan Margadana, Kota Tegal.


Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Dua Balita Sehat Melaju ke Provinsi

Mirza Akbar dan Arista Shakila Rafanda Putri, menjadi dua Balita Sehat yang mewakili Kota Tegal untuk bersaing di tingkat provinsi pada Juni - Juli mendatang.


Seluruh Sekolah Ditarget Terapkan Kurtilas

Seluruh Sekolah Ditarget Terapkan Kurtilas

68 sekolah baik negeri dan swasta menjadi target penerapan dan pemberlakuan kurikulum 2013 (kurtilas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal.


Disnakerin Wajib Pantau UMK

Disnakerin Wajib Pantau UMK

Komisi II DPRD Kota Tegal meminta Disnakerin secara berkala melakukan pemantauan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tegal 2018.


Kota Tegal Serius Bidik Adipura

Kota Tegal Serius Bidik Adipura

Pemkot Tegal membidik Piala Adipura. Untuk itu, Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan penanganan setiap titik pantau.


Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Warga Perbatasan Brebes-Tegal Tolak Hoax dan Hate Speech

Seluruh unsur dan elemen yang ada di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, sepakat menolak adanya berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech).


Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon

Festival Bakul-bakul Harus Jadi Ikon

Pemkot Tegal menginginkan Festival Bakul-bakul, bisa menjadi ikon untuk melengkapi Festival Tegal Tempoe Doeloe dan Tegal Pesisir Karnival.


ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

ASN Harus Netral dan Tak Berpihak

Aparatur sipil negara (ASN) yang ada di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diminta untuk netral dalam menjaga iklim politik yang sedang berkembang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!