Sepakbola
Share this on:

Bantai PBFC, Arema Jadi Jawara Piala Presiden

  • Bantai PBFC, Arema Jadi Jawara Piala Presiden
  • Bantai PBFC, Arema Jadi Jawara Piala Presiden

CIBINONG - Arema FC baru saja membuktikan bahwa mereka adalah satu-satunya tim yang paling siap untuk berlaga di kompetisi musim baru nanti. Dan, panggung pembuktian tersebut setelah mereka berhasil membantai Pusamania Borneo Football Club (PBFC) dengan skor telak 5-1 (3-0) dalam pertandingan final Piala Presiden di Stadion Pakansari, Cibinong, tadi malam.

Dan, Cristian Gonzales kembali menggila dalam laga itu. Ya, striker gaek Arema FC itu berhasil mencetak tiga gol, masing-masing di menit ke-41', 53' dan 64'.

Yang sekaligus memastikan tim tersebut meraih gelar juara turnamen pramusim tersebut. Dua gol Arema lainnya diciptakan oleh Hanif Abdurrauf (29') serta gol bunuh diri Michael Orah di menit ke-36.

Kontribusi besar Gonzales tersebut membuat gelar juara Arema kian lengkap. Sebab, suami dari Eva Siregar ini juga sukses memboyong gelar individu sebagai top scorer dengan mencetak total 11 gol selama turnamen itu berlangsung.

Tim asal Malang ini juga menyabet gelar individu lewat gelandang mereka, Adam Alis. ? Kami sangat bangga dengan gelar ini. Ini adalah awal yang sangat baik sebelum kami bertarung di kompetisi musim depan,? kata Gonzales.

?Dengan materi dan semangat pemain muda yang ada, kami optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Malang dan Aremania,?kata pemain yang mencetak 15 gol di Torabika Soccer Championship 2016 itu.

Dengan sukses meraih gelar turnamen pramusim paling bergengsi itu, manajemen Arema pun langsung memasang target tinggi di kompetisi musim depan. General Manajer Arema, Ruddy Widodo mengungkapkan ambisi mereka adalah, meraih tiket di kompetisi Asia musim depan.

Memang, Indonesia mendapat tiga tiket untuk level asia. Masing-masing dua untuk AFC Cup dan satu tiket untuk kualifikasi AFC Champions League.

?Jadi, kami harus bisa mendapat satu di antara tiga tiket itu,?kata Ruddy. ?Untuk harus bisa sampai ke sana, otomatis kami harus berprestasi di kompetisi musim baru nanti. Juara mungkin,?tegasnya.

Di sisi lain, pelatih Arema FC, Aji Santoso menilai bahwa, target baru yang diembankan oleh manajemen tersebut adalah sebuah tantangan baru bagi dia setelah sukses membawa Arema juara Piala Presiden tadi malam.

?Itu adalah target yang sangat bagus. Dan, kami segera mendiskusikannya dengan pemain setelah sampai di Malang,? lanjutnya.

Walau begitu, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu berharap agar manajemen Arema bisa segera melengkapi skuad yang ada. Sebab, lanjut Aji, tim yang berhasil juara Piala Presiden itu masih jauh dari kata sempurna.

?Kami masih membutuhkan satu stoper dan striker lagi. Dan, itu harus dari pemain pemain lokal,? ucapnya.

Sementara itu, pelatih PBFC, Ricky Nelson mengungkapkan bahwa, Arema adalah tim yang kuat dan sangat layak memenangkan laga final tersebut. Apalagi, salah satu pemain pilar mereka, Yamashita Kunihiro harus ditarik keluar pada menit ke-26 lantaran mengalami cedera.

?Setelah Yama keluar, pola permainan kami langsung kacau,?papar dia.

Penampilan bek asing mereka, Dirkir Khon Glay yang dua kali membuat blunder di lini belakang, sehingga Gonzales leluasa mengobrak abrik gawang mereka, menurut Ricky, tidak lepas dari keluarnya Yamashita tersebut.

?Sejak awal, anak - anak sudah biasa bermain dengan Yamashita. Jadi, pas dia tidak ada dalam tim, kosentrasi semua pemain pun buyar, termasuk Dirkir,?jelas Ricky. (ben/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Navas Tetap yang Tebaik
Navas Tetap yang Tebaik

Berita Sejenis

Ibra “Main” di Piala Dunia

Ibra “Main” di Piala Dunia

Zlatan Ibrahimovic pernah berkelakar bakal comeback ke Piala Dunia 2018 bersama timnas Swedia. Ibra sudah menepati kata-katanya.


Injak Kaki Lawan, Alonso Diskors Tiga Laga

Injak Kaki Lawan, Alonso Diskors Tiga Laga

Chelsea tak bisa menurunkan Marcos Alonso saat menghadapi Southampton di semifinal Piala FA (22/4).


Kaya Pengalaman Bukan Jaminan

Kaya Pengalaman Bukan Jaminan

Piala Dunia 2018 juga memunculkan sejumlah pelatih kutu loncat. Yakni, pelatih yang sudah beberapa kali menangani timnas berbeda di Piala Dunia.


Figo Tolak Jadi Presiden Sporting Lisbon

Figo Tolak Jadi Presiden Sporting Lisbon

Kondisi internal Sporting Lisbon masih bergejolak. Utamanya sejak Presiden Sporting Bruno de Carvalho mencerca pemainnya sendiri di media sosial.


Krisis, Casemiro Bisa Jadi Bek Tengah

Krisis, Casemiro Bisa Jadi Bek Tengah

Kalau Juventus mengalami penyusutan kekuatan di unit serangan, maka lini belakang Real Madrid pun mengalami hal yang sama.


Florentino Perez Incar Trofi Keenam

Florentino Perez Incar Trofi Keenam

Hanya tiga nama Presiden Real Madrid yang pernah membawa Los Merengues menjuarai Liga Champions.


DDG Bisa Jadi Kunci

DDG Bisa Jadi Kunci

Hanya Sergio Aguero generasi striker Manchester City yang mampu menjebol gawang David De Gea di Etihad, Manchester, pada laga Premier League.


Wasit Inggris Absen di Piala Dunia 2018

Wasit Inggris Absen di Piala Dunia 2018

Inggris sudah mendapat tamparan sebelum terbang ke Piala Dunia 2018. Bukan dari skuadnya. Tapi, dari pengadil lapangannya


Didi Masih Kebingungan

Didi Masih Kebingungan

Di antara tim unggulan Piala Dunia 2018, Prancis punya kedalaman skuad paling bagus.


Xavi Jadi Duta Piala Dunia 2022

Xavi Jadi Duta Piala Dunia 2022

Qatar bukanlah negara yang punya tradisi panjang di kancah sepak bola dunia.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!