Sepakbola
Share this on:

Barca Semakin Keteteran, Pique Sindir Kepemimpinan Wasit

  • Barca Semakin Keteteran, Pique Sindir Kepemimpinan Wasit
  • Barca Semakin Keteteran, Pique Sindir Kepemimpinan Wasit

VILLARREAL - Roda-roda nasib sedang senang mempermainkan Barcelona. Kalau di awal tahun lalu sangat susah mencari celah buat menahan Barca, nama lain Barcelona, maka awal 2017 yang berlaku justru sebaliknya.

Melompat balik musim 2015-2016, periode 18 Oktober 2015-20 Maret 2016, Barca tak tersentuh. Dalam 39 laga tak satupun tim di Spanyol juga Eropa yang bisa mengalahkan La Blaugrana, julukan Barca.

Akan tetapi lihatlah sekarang. Dalam dua pertandingan terakhir yang dijalani Barca di semua ajang, Andres Iniesta dkk gagal menang. Jumat (6/1) lalu takluk 1-2 kepada Athletico Bilbao, kemarin (9/1) di Estadio de la Ceramica Barca imbang 1-1 lawan tuan rumah Villarreal.

Nicola Sansone menjadi penyumbang gol bagi Villarreal pada menit ke-49. Sementara Lionel Messi untuk kedua kalinya secara beruntun membuat gol lewat sepakan bebas. Gol Messi pada menit ke-90 kemarin menjadi gol yang ke-13 kali di La Liga sekaligus membuat bapak dua anak itu jadi el pichichi alias pemain tersubur sementara di La Liga.

Karena lagi-lagi membuang dua poin di La Liga maka sampai pekan ke-17 ini Barca tercecer di posisi ketiga klasemen dengan poin 35. Di bawah Real Madrid (40 poin) dan Sevilla (36 poin). Namun patut diingat, Real punya tabungan satu pertandingan lebih sedikit daripada Barca.

Menyerahkah Barca musim ini dalam pengejaran titel La Liga? Gelandang Barca Sergio Busquets mengatakan kepada Sport English kemarin tak ada kamus menyerah buatnya musim ini.

“Kami akan tetap mati-matian di lapangan. Saya tahu kalau perjuangan kami musim ini tak akan mudah tapi kami akan terus mencobanya,” tutur Busquets kemarin.

Entrenador Barca Luis Enrique pun tak memungkiri seandainya Barca bermain di bawah ekspektasinya. Namun Enrique menepis tudingan media-media seandainya Barca sedang krisis.

“Melawan Bilbao juga Villarreal saya menilai kami bermain cukup memuaskan. Namun sayangnya kami mendapatkan hasil akhir yang buruk,” kata mantan arsitek Celta Vigo juga AS Roma tersebut.

Dari statistik laga versi AS Barca seperti biasa mendominasi ball possession. Angkanya pun mutlak. Yakni mencapai 71 persen. Barca membombardir gawang Villarreal dengan 22 tembakan dengan sembilan diantaranya on target. Villarreal sendiri menghasilkan 12 kesempatan dan tiga yang menyasar gawang Barca.

Marca menganalisis lini belakang Barca harus ada perbaikan. Dalam lima laga terakhir, Barca jebol empat gol. Kombinasi Gerard Pique dan Javier Mascherano di jantung pertahanan kurang solid.

Pun diantara empat besar klasemen, gawang Barca nomor dua terburuk. Real dan Atletico Madrid jadi paling susah dijebol dengan kebobolan 14 gol. Barca 17 gol. Sevilla 21 gol.

Sementara itu, wasit lagi-lagi menjadi sorotan dalam laga kemarin. Bukan lantaran kartu merah oleh wasit Ignacio Iglesias Villanueva kepada pemain Villarreal Jaume Costa pada menit ke-90, namun Villanueva kelewatan dua momen penalti dari pandangannya.

Pertama ketika tendangan Messi pada menit ke-71 yang kemudian mengenai tangan bek Villarreal Bruno Soriano yang sudah terjatuh di kotak penalti. Kemudian yang kedua saat bek Barca Javier Marcherano menghalau sepakan Roberto Soriano pada menit ke-75.

Bek Barca Gerard Pique pun berang, karena ulah wasit yang merugikan timnya. Seperti terekam dalam kamera TV saat berjalan usai laga, Pique menuding kotak penonton VVIP yang biasanya duduk Presiden La Liga Javier Tebas. Gestur Pique tersebut jelas menantang Tebas.

“Dalam laga ini jelas ada dua penalti yang seharusnya kami dapatkan. Namun hal itu tak diberikan,” kecam suami penyanyi Shakira itu. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pasangan Baru, Kado Lain Buat CR7
Pasangan Baru, Kado Lain Buat CR7

Berita Sejenis

Ditnggal Neymar, Coutinho Makin Dekat ke Barca

Ditnggal Neymar, Coutinho Makin Dekat ke Barca

Namanya menghilang dari daftar skuad Liverpool saat beruji coba melawan Athletic Bilbao di Aviva Stadium, Dublin, Minggu dini hari lalu WIB (6/8).


Bersatu “Melawan” Spurs

Bersatu “Melawan” Spurs

Panasnya tensi pertandingan hanya tampak di lapangan dengan empat kartu merah keluar dari saku wasit Robert Madley.


Jalan Keluar Neymar dari Barca Kian Terang

Jalan Keluar Neymar dari Barca Kian Terang

Kian kemari sikap Neymar menujukkan tak betah di Barcelona semakin nyata.


Niat Barca Tembus Guinness Book of World Records Gagal

Niat Barca Tembus Guinness Book of World Records Gagal

Musim 2017-2018 banyak perubahan yang terjadi di tubuh Barcelona. Di antaranya entrenador Ernesto Valverde yang menggantikan posisi Luis Enrique.


Costa Ejek Conte di Instagram

Costa Ejek Conte di Instagram

Sinyal hengkang Diego Costa semakin kuat. Costa tak masuk dalam skuad yang dibawa Chelsea dalam tur pramusim.


Ini Target Besar Barca di 2021

Ini Target Besar Barca di 2021

Kalau Real Madrid saja bisa menaklukkan Amerika Serikat, Barcelona berkeyakinan bisa melakukan hal serupa.


Di Bawah Madrid, Atletico Lewati Barca dan Bayern

Di Bawah Madrid, Atletico Lewati Barca dan Bayern

Lupakan soal embargo transfer. Ada kabar bagus untuk Atletico Madrid sebelum mengawali musim ini.


Dimingi Kontrak Rp382 Miliar, Paulinho Tolak Barca

Dimingi Kontrak Rp382 Miliar, Paulinho Tolak Barca

Barcelona sebetulnya sudah menyiapkan plan B jika mereka gagal memboyong Marco Verratti.


Datang Resepsi Pernikahan Messi, Pique Rugi Rp200 Juta

Datang Resepsi Pernikahan Messi, Pique Rugi Rp200 Juta

Inilah resiko menggelar pesta pernikahan di lokasi yang berdekatan dengan kasino.


Ubah Keputusan Penalti, Wasit Fariq Kembali Kontroversi

Ubah Keputusan Penalti, Wasit Fariq Kembali Kontroversi

Kepemimpinan wasit Fariq Hitaba saat memimpin pertandingan dalam kompetisi Liga-1 kembali menuai kontroversi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!