Sepakbola
Share this on:

Chelsea Menang, Selisih Makin Lebar

  • Chelsea Menang, Selisih Makin Lebar
  • Chelsea Menang, Selisih Makin Lebar

LONDON - Teguran bagi Antonio Conte setelah pulang dari Anfield dengan satu angka, Rabu lalu (1/1) Bukan soal melayangnya peluang Chelsea memperlebar selisih angkanya dari rival-rival terdekat di tiga besar Premier League. Melainkan masih adanya lubang di pertahanannya.

Ya, kelemahan itu dari antisipasi pemain belakang dengan umpan-umpan lambung lawan yang melewati back three-nya. Jordan Henderson memberikan umpan lambung ke James Milner yang meneruskannya kepada Georginio Wijnaldum lalu berbuah gol. Nah, skema itu yang bisa ditiru klub-klub calon lawan Chelsea berikutnya.

Termasuk Arsenal yang bakal mendatangi Stamford Bridge, London, malam nanti WIB. Kembali lengah, maka Arsenal bakal mengganggu jalan Chelsea memuluskan laju kencangnya demi mengamankan trofi juara musim ini. ''Mereka (Arsenal) itu klub hebat. Jangan lupa, kami pernah kalah 0-3 (di Emirates),'' ucap Antonio Conte.

Termasuk dengan gol Wijnaldum, empat dari lima gol kebobolan terakhir Chelsea didapat dari skema yang tidak jauh berbeda. Selalu dimulai dari bola panjang yang dapat melewati Nemanja Matic dan N'Golo Kante, atau barisan pertahanan Chelsea. Rata-rata, itu terjadi di area kanan pertahanannya.

Di situlah Cesar Azpilicueta ataupun Victor Moses harus waspada. Apalagi, untuk kali ini di Arsenal ada Mesut Oezil. Sekalipun baru mengoleksi empat assists di Premier League musim ini, Oezil sering mengancam dengan umpan-umpan lambungnya ke area pertahanan lawan.

Satu dari empat assist-nya sama persis dengan skema gol Henderson, ataupun gol Dele Alli (ketika mencetak dua gol Tottenham Hotspur, 5 Januari lalu). Sayang, Arsenal kecil peluangnya untuk menurunkan Oliver Giroud. Dia dilaporkan terkena cedera pada bagian engkelnya pasca kalah dari Watford (1/2).

Giroud absen, maka Alexis Sanchez yang ditarik ke depan. Meskipun tidak seperti Giroud yang lebih dari 50 persen golnya memanfaatkan bola atas, Sanchez jadi pencetak gol dari bola atas kedua terbanyak di bawah Giroud. Dari 15 golnya, dua gol Sanchez di antaranya diciptakan dari sundulan.

Dikutip AFP, Conte meminta pemainnya menjaga fokus dalam laga nanti. ''Karena ini kans terbaik kami menunjukkan bahwa kami sudah benar-benar berbeda dari sebelum laga ini. Terlebih, sekarang kami bermain di kandang sendiri. Meski saya yakini ini akan jadi laga yang benar-benar sulit,'' tutur pelatih berkebangsaan Italia itu.

Chelsea memang tidak boleh mengulangi kembali kesalahannya. Karena, arti laga nanti bukan sekedar meneruskan catatan streak delapan kemenangannya di kandang saat berlaga di Premier League. Itu catatan terpanjangnya setelah kali terakhir memenangi 10 laga kandang beruntun hingga Januari 2015 silam.

Yang lebih penting lagi, dengan mengalahkan Arsenal maka tugas Gary Cahill dkk setelah ini tidak begitu berat. Enam laga hanya menghadapi klub dari luar delapan besar! Burnley (12/2), Swansea City (25/2), West Ham (7/3), Watford (14/3), Stoke City (18/3), dan Crystal Palace (1/4). Ingat, sejak tumbang 0-3 di Emirates (24/9) tidak sekalipun tim berjuluk The Blues itu tumbang dari klub di luar lima besar.

Rekornya selalu 100 persen. Dengan hitungan kasar, begitu mengalahkan Arsenal, maka gap poin minimal sembilan poin dengan Tottenham Hotspur, Liverpool, ataupun Manchester City sebagai pesaing lainnya di empat besar. Kemudian, setelah menyapu 6 laga setelah ini, gap bisa saja semakin besar. Chelsea baru ditunggu lawan berat ketika menjamu City, 6 April mendatang.

Karena itulah, bentrok malam nanti juga jadi kunci Arsenal bersaing di persaingan juara Premier League musim ini. Bukan hanya tidak ditemani Arsene Wenger yang harus duduk di bangku penonton karena terkena larangan dari FA, Arsenal pun juga tidak akan diperkuat Aaron Ramsey yang cedera betis.

Cederanya Ramsey pun memaksa Wenger memutar otak. Maklum, hanya Francis Coquelin satu-satunya stok gelandang Arsenal pekan ini. Dengan formasi 4-2-3-1, untuk posisi pendamping Coquelin sebagai poros ganda, Wenger pun menggeser Alex Oxlade-Chamberlain. Posisi Chamberlain biasanya gelandang serang atau winger.

Selain mengincar kemenangan pertama di Stamford Bridge sejak 29 Oktober 2011 malam nanti, Arsenal berharap dapat mengulangi pencapaiannya musim 2003-2004 saat mampu mengalahkan Chelsea back to back. Entah di Emirates (dulu Highbury), ataupun di Stamford Bridge.

Berbicara dalam konferensi pers-nya di London Colney tadi malam WIB, Wenger enggan berpatokan dari hasil di Emirates. ''Itu (kekalahan 0-3) hanyalah alarm mereka di saat itu agar bangkit. Dan, Conte berhasil mengubahnya dengan hebat sehingga mereka sekarang jadi seperti ini,'' sebut Wenger, dikutip Mirror. (ren/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wajib Menang jika Mau ke 16 Besar

Wajib Menang jika Mau ke 16 Besar

Senangnya Eusebio Di Francesco. Bersama AS Roma, Di Francesco dapat mencicipi persaingan Liga Champions setelah sembilan musim berkarir sebagai pelatih.


Di Tangan Pep, Sterling Makin Garang

Di Tangan Pep, Sterling Makin Garang

Raheem Sterling pada musim pertama Pep Guardiola di Manchester City hanya bertugas menyervis Sergio Aguero dan Gabriel Jesus.


Menang Setengah Lusin, Real Madrid Lolos

Menang Setengah Lusin, Real Madrid Lolos

Meski tidak turun dengan skuad terbaiknya, Real Madrid berhasil menang 0-6 atas tuan rumah APOEL Nikosia, Rabu (22/11) dinihari WIB.


Menang atau Habis Pulang

Menang atau Habis Pulang

Kekalahan dalam pertandingan pertama grup Y babak delapan besar Liga 2 membuat PS Mojokerto Putra dan PSIS Semarang berada dalam kondisi terdesak.


Chelsea Tumbang, Barca Imbang

Chelsea Tumbang, Barca Imbang

Chelsea bernasib nahas dalam kunjungannya ke ibu kota Italia, tepatnya di Stadio Olimpico, markas AS Roma.


Jangan Sampai Kalah The Blues

Jangan Sampai Kalah The Blues

Bagi Chelsea, pertemuan kembali dengan AS Roma adalah keuntungan dan dilema.


Old Trafford Makin Sulit Ditaklukan

Old Trafford Makin Sulit Ditaklukan

Harry Kane pencetak gol terbanyak Tottenham Hotspur di Premier League tiga musim terakhir.


Tinggal Empat Laga, Perebutan Juara Liga1 Kian Seru

Tinggal Empat Laga, Perebutan Juara Liga1 Kian Seru

Prediksi siapa yang bakal jadi juara Liga 1 musim ini bakal makin sulit.


Cetak Gol ke-100, si Kutu Makin Rakus

Cetak Gol ke-100, si Kutu Makin Rakus

Lionel Messi dan rekor seolah menjadi satu kesatuan.


Gengsi Dua Tim Ibukota

Gengsi Dua Tim Ibukota

Dua tim ibukota, Chelsea dan AS Roma, sama-sama menjalani awal musim yang terjal.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!