Sepakbola
Share this on:

Cucu Mantan Presiden yang Main di Portugal Akan Diundang Seleksi Timnas

  • Cucu Mantan Presiden yang Main di Portugal Akan Diundang Seleksi Timnas
  • Cucu Mantan Presiden yang Main di Portugal Akan Diundang Seleksi Timnas

JAKARTA - Pelatih Timnas, Luis Milla mulai akan menjalani tugas perdananya dalam membentuk skuad proyeksi SEA Games 2017, mulai hari ini. Ya, di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci-Tangerang, Banten itu, pelatih berkebangsaan Spanyol ini akan menyeleksi total 25 pemain hasil pantaunnya selama di babak penyisihan grup Piala Presiden 2017.

Itu adalah seleksi tahap pertama dari total dua tahap yang dia rencanakan bersama 50 nama pemain yang sudah dia kantongi. Nah, rencananya, seleksi tahap pertama ini akan digelar oleh Milla selama tiga hari, mulai hari ini (21/2) sampai Kamis (23/2) lusa.

"Saya akan membiarkan pemain lebih banyak beraktivitas dengan bola," kata Milla terkait program seleksi tersebut.

Dalam seleksi tahap pertama, mayoritas nama pemain yang dipanggil Milla cenderung adalah wajah-wajah baru yang baru bersinar di Piala Presiden seperti Arsyad Yusgiantoro dari Gresik United, A. Nur Hardianto (Persela Lamongan), atau Rizky Dwi Febrianto (Madura United), dan Zalnando (Sriwijaya FC).

Tapi, ada juga sederet pemain berpengalaman yang pernah membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 pada 2013 lalu, turut dipanggil oleh Milla dalam seleksi tahap pertama itu. Di antaranya adalah, Evan Dimas Darmono, Paulo Sitanggang, serta Hansamu Yama.

"Nanti ada lagi seleksi gelombang kedua dengan nama-nama yang berbeda," ungkap Sekjen PSSI, Ade Wellington.

Wellington mengungkapkan bahwa, dalam seleksi tahap kedua, mereka akan mengundang 12 pemain Indonesia yang saat ini sedang meniti karir di luar negeri. Sayangnya, PSSI belum bersedia merilis nama-nama pemain tersebut.

Namun, Wellington menyebutkan bahwa satu di antara mereka adalah M. Rafid Habibie, cucu dari Presiden Ketiga Indnesia, BJ Habibie yang saat ini sedang mengikuti latihan di Sporting Lisbon, Portugal. (ben/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dandanan Rusia, Hati Milik Ronaldo

Dandanan Rusia, Hati Milik Ronaldo

Sejoli Sergey dan Christina Plotnik datang penuh antusiasme ke pertandingan Rusia melawan Portugal di Otkrytiye Stadion, Moskow, Rabu (21/6) lalu.


Milan Siapkan Segala Cara agar Donnarumma Berubah Pikiran

Milan Siapkan Segala Cara agar Donnarumma Berubah Pikiran

CEO AC Milan, Marco Fassone, masih memiliki keyakinan yang begitu kuat kepada Gianluigi Donnarumma akan bertahan di Milan.


Indra Sjafri: Egy Salah Seorang Pemain Spesial di U-19

Indra Sjafri: Egy Salah Seorang Pemain Spesial di U-19

Keputusan Luis Milla untuk memanggil Egy Maulana Vikry ke Timnas U-22, mendapat dukungan dari banyak pihak.


Persija dan Timnas U-19 Hadapi Espanyol

Persija dan Timnas U-19 Hadapi Espanyol

Persija Jakarta mendapat tamu spesial pada pertengahan Juli nanti.


Juara, Fakhri Tetap Evaluasi Timnas U-15

Juara, Fakhri Tetap Evaluasi Timnas U-15

Sukses membawa pulang gelar juara dari Vietnam, ternyata belum membuat Fakhri Husaini berpuas diri.


Dijuluki Milanisti Dollarumma, Donnarumma Tetap Tersenyum

Dijuluki Milanisti Dollarumma, Donnarumma Tetap Tersenyum

Keputusan Gianluigi Donnarumma untuk tidak memperpanjang kontraknya yang bakal habis musim depan, melukai hati fans Milan.


Isu Hengkangnya Ronaldo, Bisa Batalkan Kepindahan Morata

Isu Hengkangnya Ronaldo, Bisa Batalkan Kepindahan Morata

Alvaro Morata yang tengah melangsungkan pernikahan bersama kekasihnya, Alice Campello, di Venezia dinihari kemarin WIB (18/6).


Loew Wanti-wanti Petaka di Bulan Maret

Loew Wanti-wanti Petaka di Bulan Maret

Australia bukan yang dulu lagi. Ya, itu yang harus ditekankan Joachim Loew kepada anak asuhnya.


Jempol! Bantai Taiwan 11-0, Timnas U-15 Juara di Vietnam

Jempol! Bantai Taiwan 11-0, Timnas U-15 Juara di Vietnam

Timnas Indonesia U-15 mendapat modal bagus sebelum tampil di Piala AFF U-15 di Thailand, Juli mendatang.


Timnas Jerman Percaya pada Skuad Muda

Timnas Jerman Percaya pada Skuad Muda

Sejak awal, timnas Jerman sudah melihat bahwa Piala Konfederasi hanya merupakan ”ajang eksperimental”.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!